RSUD Kawali Optimalkan Pelayanan di Tengah Keterbatasan Tenaga Perawat

- Redaktur

Kamis, 9 April 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Kawali.

RSUD Kawali.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kawali terus berupaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan meski masih menghadapi keterbatasan tenaga perawat.

Kepala Seksi Keperawatan RSUD Kawali, Santi Setiawan, S.Kep., Ners., mengatakan bahwa secara umum pelayanan keperawatan berjalan kondusif dengan dukungan kerja sama tim yang baik.

“Selama ini kondisi masih kondusif. Jika ada kekosongan di satu unit, seperti ICU, perawat bisa membantu di unit lain seperti IGD untuk menutupi kekurangan,” ujar Santi.

Ia menjelaskan bahwa saat ini RSUD Kawali memiliki sekitar 71 perawat yang berstatus ASN dan PPPK, 19 bidan, 4 bidan kontrak BLUD, serta 49 tenaga non-ASN yang merupakan pegawai kontrak BLUD.

Namun demikian, keterbatasan jumlah tenaga masih menjadi tantangan, terutama dalam sistem kerja shift. Idealnya, setiap shift diisi tiga perawat, tetapi saat ini masih terdapat unit yang hanya diisi dua perawat tanpa tenaga cadangan.

“Kondisi ini terasa saat ada perawat yang cuti, seperti cuti melahirkan, sehingga tidak ada back up. Tapi dengan kondisi yang ada, pelayanan tetap berjalan dan terus dioptimalkan,” jelasnya.

Baca Juga :  14.711 Siswa SD di Ciamis Ikuti TKA, Digelar Empat Gelombang

Santi mengakui, kebutuhan tenaga perawat masih cukup besar. Berdasarkan perencanaan kebutuhan (Renbut), RSUD Kawali diperkirakan masih membutuhkan sekitar 45 perawat tambahan untuk menunjang pelayanan yang ada saat ini.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan kompetensi tenaga perawat. Hal ini penting, terutama dalam mendukung kerja sama dengan BPJS Kesehatan agar layanan dapat diklaim sesuai ketentuan.

“Peningkatan kompetensi itu wajib. Misalnya untuk layanan ICU, sebelumnya kami memberangkatkan dua perawat untuk pelatihan agar ICU bisa beroperasi. Alhamdulillah sekarang sudah berjalan lebih dari satu tahun,” katanya.

Ke depan, RSUD Kawali juga berencana kembali mengirimkan tenaga perawat untuk pelatihan lanjutan, yang dijadwalkan pada Mei mendatang.

Selain pelatihan eksternal, peningkatan kompetensi juga dilakukan secara rutin melalui in house training (IHT).

“Untuk pelatihan internal cukup rutin dilakukan. Narasumbernya juga sudah tersedia dari internal rumah sakit,” tambahnya.

Dari sisi inovasi pelayanan, Santi menyebutkan bahwa pengembangan lebih banyak datang dari lintas unit, salah satunya inovasi dari bagian farmasi yang memanfaatkan aplikasi untuk mengurangi antrean pengambilan obat.

Baca Juga :  Dua Siswa SMAN 1 Ciamis Lolos ke FLS3N Tingkat Jabar, Siap Bersaing di Provinsi

“Dengan aplikasi itu, pasien bisa memantau status obatnya, apakah sudah siap diambil atau belum, sehingga tidak terjadi penumpukan,” jelasnya.

Terkait keluhan pasien, Santi mengakui bahwa keluhan tetap ada, terutama terkait persepsi sikap perawat yang terkadang dianggap kurang ramah. Namun, pihaknya selalu berupaya menampung dan menindaklanjuti setiap keluhan yang masuk.

“Kami memiliki portal pengaduan resmi, meski banyak pasien yang lebih memilih menyampaikan langsung. Semua keluhan tetap kami terima dan evaluasi,” katanya.

Ia juga menambahkan, kondisi psikologis pasien maupun keluarga yang mendampingi sering kali memengaruhi persepsi terhadap pelayanan.

“Pasien dan keluarga yang datang biasanya dalam kondisi tidak nyaman secara psikologis, sehingga lebih sensitif. Itu yang juga menjadi perhatian kami dalam meningkatkan pelayanan,” ujarnya.

Ke depan, RSUD Kawali berharap dapat memiliki tenaga perawat dengan kompetensi yang semakin baik, sejalan dengan visi pelayanan rumah sakit.

“Harapannya, perawat kami bisa benar-benar menjadi sahabat masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal menuju masyarakat yang sehat,” pungkas Santi.

Berita Terkait

Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat
Bapenda Kota Tasikmalaya Targetkan Pajak Daerah Rp235,4 Miliar pada 2026
Jelang Iduladha, Edukasi Kurban ASUH Digencarkan di Ciamis
Tingkatkan Profesionalitas, KKTU Ciamis Ikuti Bimtek Penyusunan SOP Madrasah
Pemkab Ciamis Dorong Pelaksanaan Kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal
Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat Resmi Diluncurkan, ATR/BPN Jamin Legalitas Tanah
Karaoke Kocok Berhadiah Meriahkan HUT ke-1 Komunitas Sehati Tasikmalaya
Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:20 WIB

Aksi Aliansi Ormas di Pendopo Indramayu Minta Klarifikasi Pernyataan Staf Khusus Bupati

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:37 WIB

Ratusan Warga Hadiri Syukuran Kemenangan Kuwu Rancahan Terpilih

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:28 WIB

Pleno Pilwu Babakan Jaya Tetapkan Masirin sebagai Pemenang dengan Selisih 665 Suara

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:56 WIB

Golkar Ciamis Rayakan HUT ke-61, Perkuat Komitmen Kebersamaan dan Sinergi dengan Pemerintah

Minggu, 7 September 2025 - 11:01 WIB

Estafet Kepemimpinan PKS Ciamis Resmi Beralih ke Didi Sukardi

Minggu, 8 Juni 2025 - 08:07 WIB

PKS Tetapkan Struktur Baru, Ini Respons Miranti Mayangsari

Sabtu, 19 April 2025 - 11:23 WIB

DPD PKS Ciamis Gelar Musyawarah Cabang Serentak, Lantik Pengurus DPC 2025–2028

Jumat, 10 Januari 2025 - 07:43 WIB

KPU Ciamis Tetapkan Herdiat Sunarya Sebagai Bupati Terpilih

Berita Terbaru

Keterbatasan Perangkat, SDN 7 Ciamis manfaatkan lab komputer SMPN 2.

Pendidikan

14.711 Siswa SD di Ciamis Ikuti TKA, Digelar Empat Gelombang

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:50 WIB

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Ciamis, H. Jajang Jamaludin.

Pendidikan

Kemenag Ciamis Pastikan Pelaksanaan TKA Minim Kendala Teknis

Senin, 27 Apr 2026 - 17:04 WIB

error: Content is protected !!