Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat

- Redaktur

Rabu, 29 April 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dipusipda) Kota Tasikmalaya, H. Andi Abdullah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dipusipda) Kota Tasikmalaya, H. Andi Abdullah.

Berita Kota Tasikmalaya, Asajabar.com – Kota Tasikmalaya mencatatkan prestasi sebagai daerah dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat tahun 2026, indeks kegemaran membaca masyarakat Kota Tasikmalaya mencapai 63,36, tertinggi dibandingkan kota lainnya di Jawa Barat.

Di bawah Kota Tasikmalaya, Kota Bogor menempati posisi kedua dengan skor 61,21, disusul Kota Sukabumi di peringkat ketiga dengan nilai 60,74. Ketiga kota tersebut menjadi satu-satunya wilayah di Jawa Barat yang berhasil mencatatkan indeks di atas angka 60.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dipusipda) Kota Tasikmalaya, H. Andi Abdullah, menjelaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai program literasi yang terus dijalankan pemerintah daerah.

“Pengukuran dilakukan oleh Perpustakaan Nasional melalui penyebaran survei ke sekolah, aparatur sipil negara, hingga pengunjung perpustakaan. Hasil akhirnya langsung diolah oleh pusat,” ujar Andi.

Menurutnya, terdapat sejumlah faktor yang mendorong tingginya minat baca masyarakat di Kota Tasikmalaya. Selain ketersediaan bahan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tingginya penggunaan internet juga menjadi salah satu indikator penilaian. Durasi membaca masyarakat yang rata-rata lebih dari satu jam per hari turut berkontribusi terhadap peningkatan indeks tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Ciamis Dorong Pelaksanaan Kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal

Dipusipda Kota Tasikmalaya juga secara rutin menjalankan berbagai program literasi, seperti layanan storytelling bagi anak usia dini 4 hingga 6 tahun, serta perpustakaan keliling yang menyasar sekolah-sekolah di berbagai wilayah.

“Kalau di sekolah buku yang dibutuhkan belum tersedia, siswa bisa meminjam melalui perpustakaan umum. Layanan ini rutin dilakukan setiap hari dengan lokasi yang berbeda,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga melibatkan komunitas literasi dalam berbagai kegiatan untuk memperluas jangkauan gerakan membaca di masyarakat. Sejumlah taman bacaan masyarakat, pojok baca di ruang publik, hingga fasilitas literasi di beberapa titik kota terus dikembangkan.

Saat ini, Dipusipda Kota Tasikmalaya memiliki koleksi lebih dari 50.000 eksemplar buku dengan sekitar 26.000 judul. Pada tahun 2026, pemerintah juga mengalokasikan pengadaan 2.000 buku Braille guna memenuhi kebutuhan literasi bagi penyandang disabilitas. Sebanyak 385 eksemplar di antaranya telah tersedia.

Baca Juga :  Bapenda Kota Tasikmalaya Targetkan Pajak Daerah Rp235,4 Miliar pada 2026

“Semua warga memiliki hak yang sama untuk membaca, termasuk penyandang disabilitas. Karena itu kami mulai memperkuat koleksi buku yang ramah disabilitas,” tambah Andi.

Di tengah perkembangan teknologi digital, Andi mengakui tantangan terbesar saat ini adalah perubahan kebiasaan masyarakat yang lebih banyak mengakses informasi melalui gawai. Meski demikian, pihaknya terus mendorong masyarakat agar tetap menjadikan buku sebagai sumber informasi yang lebih valid dan terpercaya.

Sebagai bagian dari pengembangan layanan, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga merencanakan pembangunan diorama sejarah kota. Fasilitas ini akan menghadirkan visualisasi arsip dan perjalanan sejarah Kota Tasikmalaya dalam bentuk tampilan tiga dimensi interaktif.

Pembangunan diorama tersebut diharapkan menjadi daya tarik wisata edukasi baru yang mampu meningkatkan minat generasi muda dan wisatawan dalam mempelajari sejarah lokal. Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari modernisasi layanan perpustakaan melalui integrasi teknologi informasi dengan pelestarian budaya untuk memperkuat identitas Kota Tasikmalaya.

Berita Terkait

Bapenda Kota Tasikmalaya Targetkan Pajak Daerah Rp235,4 Miliar pada 2026
Jelang Iduladha, Edukasi Kurban ASUH Digencarkan di Ciamis
Tingkatkan Profesionalitas, KKTU Ciamis Ikuti Bimtek Penyusunan SOP Madrasah
Pemkab Ciamis Dorong Pelaksanaan Kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal
Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat Resmi Diluncurkan, ATR/BPN Jamin Legalitas Tanah
Karaoke Kocok Berhadiah Meriahkan HUT ke-1 Komunitas Sehati Tasikmalaya
Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Faujiana Fatah Terpilih Pimpin Hiswana Migas Priangan Timur

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:20 WIB

Aksi Aliansi Ormas di Pendopo Indramayu Minta Klarifikasi Pernyataan Staf Khusus Bupati

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:37 WIB

Ratusan Warga Hadiri Syukuran Kemenangan Kuwu Rancahan Terpilih

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:28 WIB

Pleno Pilwu Babakan Jaya Tetapkan Masirin sebagai Pemenang dengan Selisih 665 Suara

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:56 WIB

Golkar Ciamis Rayakan HUT ke-61, Perkuat Komitmen Kebersamaan dan Sinergi dengan Pemerintah

Minggu, 7 September 2025 - 11:01 WIB

Estafet Kepemimpinan PKS Ciamis Resmi Beralih ke Didi Sukardi

Minggu, 8 Juni 2025 - 08:07 WIB

PKS Tetapkan Struktur Baru, Ini Respons Miranti Mayangsari

Sabtu, 19 April 2025 - 11:23 WIB

DPD PKS Ciamis Gelar Musyawarah Cabang Serentak, Lantik Pengurus DPC 2025–2028

Jumat, 10 Januari 2025 - 07:43 WIB

KPU Ciamis Tetapkan Herdiat Sunarya Sebagai Bupati Terpilih

Berita Terbaru

Keterbatasan Perangkat, SDN 7 Ciamis manfaatkan lab komputer SMPN 2.

Pendidikan

14.711 Siswa SD di Ciamis Ikuti TKA, Digelar Empat Gelombang

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:50 WIB

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Ciamis, H. Jajang Jamaludin.

Pendidikan

Kemenag Ciamis Pastikan Pelaksanaan TKA Minim Kendala Teknis

Senin, 27 Apr 2026 - 17:04 WIB

error: Content is protected !!