Berita Kota Tasik, Asajabar.com – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tasikmalaya mengkampanyekan gerakan minum susu kepada para siswa MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya dalam rangkaian Festival Seni Budaya dan Milad ke-48 sekolah tersebut.
Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya membiasakan anak-anak mengonsumsi minuman sehat sejak dini sekaligus mengurangi kebiasaan membeli minuman instan yang kurang baik bagi kesehatan.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Tasikmalaya, Cecep Kustiawan, mengatakan kampanye gerakan minum susu menyasar sekolah-sekolah tingkat SD hingga SMP, termasuk madrasah tsanawiyah.
“Kami ingin membiasakan anak-anak memilih jajanan yang sehat. Salah satunya dengan menyisihkan uang jajannya untuk membeli susu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, anak usia pertumbuhan dianjurkan mengonsumsi susu secara rutin setiap hari. Idealnya, anak minum susu dua kali sehari, yakni pagi dan sore.
“Manfaat susu sangat baik untuk pertumbuhan anak, kesehatan tulang dan gigi, membantu pertumbuhan tinggi badan, serta meningkatkan daya tahan tubuh,” katanya.
Cecep menambahkan, hingga saat ini pemerintah daerah masih fokus melakukan kampanye dan sosialisasi gerakan minum susu. Untuk tahun 2026, program tersebut baru dilaksanakan di MTsN 3 Kota Tasikmalaya karena keterbatasan anggaran.
Meski demikian, pihaknya berencana memperluas sosialisasi ke sekolah dasar dan posyandu di sejumlah wilayah Kota Tasikmalaya, terutama daerah yang masih minim edukasi mengenai pentingnya konsumsi susu bagi anak.
“Ke depan kami ingin berkolaborasi dengan sekolah-sekolah dan posyandu agar kampanye minum susu bisa menjangkau lebih banyak anak,” ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut, susu yang dibagikan kepada siswa merupakan produk kemasan yang telah memiliki izin edar dan label halal. Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan produk yang dikonsumsi para siswa.
Cecep berharap gerakan minum susu dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang sehat dan unggul.
“Melalui gerakan ini, kami berharap anak-anak Kota Tasikmalaya tumbuh menjadi generasi penerus yang sehat, kuat, dan berkualitas,” pungkasnya.













