Dicky Candra: Budaya dan Teknologi Harus Berjalan Beriringan

- Redaktur

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra.

Plh Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra.

Berita Kota Tasik, Asajabar.com – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, menilai momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 harus menjadi dorongan bagi generasi muda untuk memanfaatkan kemajuan teknologi digital tanpa meninggalkan budaya lokal dan nilai religius yang menjadi identitas Kota Tasikmalaya.

Tema Hari Kebangkitan Nasional yang diusung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tahun ini adalah “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan tantangan perkembangan zaman saat ini, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi.

Menurut Dicky, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan pelestarian budaya daerah. Ia menyebut masyarakat kini cenderung terbagi dalam dua kelompok, yakni mereka yang fokus pada budaya tetapi kurang mengikuti perkembangan teknologi, serta mereka yang aktif di dunia digital namun mulai melupakan budaya lokal.

“Sekarang seolah-olah ada yang hanya fokus pada budaya tetapi jadi gagap teknologi. Ada juga yang sangat digital, tetapi menganggap budaya sebagai sesuatu yang sudah tidak penting. Padahal keduanya harus bisa berjalan beriringan,” ujarnya kepada Asajabar.com usai Upacara Harkitnas, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga :  Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga

Ia menuturkan, Pemerintah Kota Tasikmalaya berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda melalui berbagai kegiatan kreatif dan berbasis budaya. Salah satunya dengan menjadikan Tasikmalaya sebagai kota event yang memberi ruang bagi anak muda untuk berekspresi tanpa meninggalkan nilai budaya daerah.

Menurut Dicky, berbagai kegiatan budaya yang dikemas secara modern tetap dapat menarik minat generasi muda. Ia mencontohkan kegiatan “Ngarumat Hulu Cai” yang tetap menghadirkan unsur seni tradisional berdampingan dengan hiburan kekinian seperti pertunjukan musik.

“Kekinian boleh, tetapi tetap harus menjaga marwah budaya dan karakter wilayah masing-masing. Jadi semuanya bisa berjalan bersama dan saling menghargai,” katanya.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026

Sebagai seorang seniman dan sutradara, Dicky juga mengaku telah lama berupaya mengenalkan budaya Sunda kepada generasi muda melalui pendekatan kreatif. Ia pernah mengemas pertunjukan wayang golek dengan konsep kolaborasi bersama grup musik modern agar lebih diterima anak muda.

“Dulu saya membuat konsep band tampil bersama Cepot supaya anak muda tertarik dengan wayang golek. Itu bagian dari ikhtiar agar tradisi tetap dicintai generasi sekarang,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pelestarian budaya bukan hanya soal seni, tetapi juga menjaga karakter dan kebiasaan baik, seperti menghormati orang tua, menjaga sopan santun, hingga tradisi sungkeman yang mulai ditinggalkan sebagian generasi muda.

Dicky menilai tantangan tersebut tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk peran keluarga dalam mendidik anak-anak di rumah.

“Ini bukan hanya tantangan pemerintah, tetapi juga tantangan orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga karakter generasi muda,” tandasnya.

Berita Terkait

Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026
Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga
PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat
Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat
Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat
Bapenda Kota Tasikmalaya Targetkan Pajak Daerah Rp235,4 Miliar pada 2026
Jelang Iduladha, Edukasi Kurban ASUH Digencarkan di Ciamis

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 22:19 WIB

Masyarakat Diminta Pahami Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 18 Mei 2026 - 21:58 WIB

KAN Sitapa Nilai Sertipikat Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Aset Nagari

Senin, 18 Mei 2026 - 21:48 WIB

Rakor ATR/BPN dan Kepala Daerah Kalsel Bahas LP2B hingga Legalitas Sawit

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:23 WIB

Sertipikat Elektronik dan Sentuh Tanahku Permudah Verifikasi Data Pertanahan

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:25 WIB

Pemda se-Sulut Dilibatkan dalam Program Pencegahan Korupsi dan Penguatan Tata Kelola Pertanahan

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:55 WIB

Inovasi LARIS MANIS Permudah Layanan Pertanahan di Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:38 WIB

Aceh Jadi Provinsi Pertama Terapkan Integrasi Data Spasial dengan ATR/BPN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:19 WIB

Sulawesi Utara Jadi Pilot Project Penguatan Pelayanan Pertanahan dan Pencegahan Korupsi

Berita Terbaru

FLS3N jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Ciamis.

Pendidikan

Disdik Ciamis Optimistis Wakil FLS3N Mampu Bersaing di Provinsi

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:01 WIB

error: Content is protected !!