Berita Ciamis, Asajabar.com – Sejumlah siswa Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis kembali menorehkan prestasi di berbagai ajang kompetisi akademik dan nonakademik sepanjang Agustus 2026. Prestasi tersebut diraih mulai dari tingkat nasional hingga kompetisi olahraga, sekaligus menjadi bukti berkembangnya potensi siswa di sekolah MAUNG.
Salah satu prestasi akademik diraih Niken Aulia Pasaribu dari kelas X E-11 yang berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Indonesian Student Brilliant Olympiad (Science) 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Satu Prestasi bersama HMIP FISIP Universitas Indonesia.
Prestasi serupa juga diraih sejumlah siswa dalam bidang akademik. Daffa Ferdiansyah Hidayat (X E-3) berhasil meraih medali emas pada Kompetisi Nasional Pelajar Indonesia (KNPI) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Olimpiade Nusantara, Pakar Akademik, dan Satu Prestasi.
Sementara itu, Nazira Kirania (X E-9) meraih medali emas dalam Golden Minds Academic Olympiad 2026 yang diselenggarakan oleh AON, Satu Prestasi, dan Olimpiade Sains Pelajar (OSP).
Di bidang olahraga, tim atletik SMAN 1 Ciamis juga berhasil memborong sejumlah gelar dalam ajang Sirkuit Atletik Champions 9.
Nizar Satria Nugraha (XI F-7) dan Muhammad Saka Labib Saksana (XI F-5) masing-masing berhasil menjadi juara pertama nomor 100 meter KU18.
Pada nomor 100 meter KU16, Dika Rivaldi (X E-7) dan Keylani Asri Nurhakim (X E-3) masing-masing berhasil meraih juara pertama. Sementara Aditya Rizqi Pratama (X E-8) menempati posisi juara kedua.
Prestasi lainnya datang dari cabang olahraga bela diri. Dinar Nurzakyputra (X E-11) berhasil meraih medali emas dalam Panjalu Fighting Series 2 yang diselenggarakan oleh PBC dan Pertina Kabupaten Ciamis.
Wakasek Kesiswaan Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis, Jaen, mengatakan pihak sekolah merasa bangga atas berbagai prestasi yang berhasil diraih para siswa, khususnya siswa kelas X.
“Sekolah merasa bangga dan mengucapkan selamat kepada semua siswa yang telah meraih prestasi, terutama di tingkat nasional,” ujar Jaen.
Ia menjelaskan, antusiasme siswa Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis untuk mengikuti berbagai kompetisi, baik akademik maupun nonakademik, cukup tinggi. Namun, sekolah masih menghadapi keterbatasan dalam hal dukungan pembiayaan untuk menunjang kegiatan dan pengembangan prestasi siswa.
Karena itu, menurut Jaen, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk orang tua siswa, komite sekolah, pemerintah, alumni, maupun pihak lain yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan potensi siswa.
“Memang kalau siswa antusias dan semangatnya dalam mengikuti pembelajaran maupun lomba yang diselenggarakan di tingkat provinsi ataupun nasional itu sangat besar. Cuma sekolah punya keterbatasan daya dukung dari sisi pembiayaan,” katanya.
Jaen menuturkan, sekolah telah berupaya mengatur dukungan terhadap siswa sejak awal ketika mereka hendak mengikuti perlombaan. Pihak sekolah bersama pembina dan guru memberikan pemahaman mengenai bentuk dukungan yang dapat diberikan sekolah serta hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh siswa dan orang tua.
Menurutnya, kebutuhan pembiayaan juga bergantung pada mekanisme perlombaan. Kompetisi yang seluruh tahapannya dilakukan secara daring relatif lebih ringan dari sisi biaya. Namun, apabila peserta harus mengikuti babak final secara langsung di luar daerah, kebutuhan biaya menjadi lebih besar karena tidak hanya peserta yang harus diberangkatkan, tetapi juga pembimbing atau pendamping.
“Ketika lomba untuk penyisihan dilakukan secara online, kemudian saat masuk 10 besar, lima besar, atau final harus datang ke tempat penyelenggara, itu yang biasanya perlu dipikirkan dari sisi pembiayaannya. Yang berangkat bukan hanya pesertanya, tetapi juga perlu ada pembimbing,” jelasnya.
Di sisi lain, sekolah terus berupaya meningkatkan kapasitas guru dalam membimbing dan mengembangkan potensi siswa sesuai kebutuhan serta perkembangan saat ini. Salah satunya melalui kegiatan peningkatan kompetensi guru.
Dalam pengembangan prestasi siswa, Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis juga telah membentuk tim yang menangani kegiatan lomba akademik maupun nonakademik. Pembinaan disesuaikan dengan bidang kompetisi. Untuk bidang tertentu, pembinaan dapat melibatkan guru mata pelajaran maupun kelompok musyawarah guru mata pelajaran (MGMP).
Untuk cabang atletik, misalnya, pembinaan dilakukan melalui guru olahraga dan jejaring MGMP olahraga.
Jaen menambahkan, setiap prestasi yang diraih siswa juga mendapatkan apresiasi dari sekolah. Para siswa berprestasi biasanya diumumkan dan diberikan apresiasi dalam kegiatan upacara hari Senin. Guru mata pelajaran juga didorong untuk lebih aktif mencari informasi mengenai berbagai kompetisi yang dapat diikuti siswa.
Selain itu, dukungan alumni turut menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan kegiatan siswa. Menurut Jaen, komunikasi dengan alumni melalui Alusmanis sejauh ini telah memberikan dukungan positif, meskipun dari sisi pembiayaan masih perlu ditingkatkan.
“Peran alumni dan dukungan alumni cukup bagus. Memang sampai saat ini belum maksimal dari segi pembiayaan, tetapi dukungannya sudah sangat baik. Tinggal bagaimana meningkatkan lagi komunikasi sekolah dengan para alumni,” katanya.
Terkait peluang kerja sama dengan pihak eksternal, Jaen menyebut sekolah terbuka terhadap dukungan melalui sponsorship maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), sepanjang pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Namun, hingga saat ini Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis belum memiliki sponsor atau mitra CSR tetap yang secara khusus mendukung kegiatan prestasi siswa.
Di tengah keterbatasan tersebut, sekolah memastikan berbagai program pengembangan siswa tetap berjalan. Salah satunya program kegiatan tambahan setiap Sabtu.
“Walaupun belum ada tambahan biaya operasional dan sebagainya, program tetap kami jalankan dan dimaksimalkan,” pungkas Jaen.













