DKUKMPP Ciamis Tingkatkan Kapasitas SDM Industri Hasil Tembakau

- Redaktur

Rabu, 23 September 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan pelaku usaha industri tembakau.

Pelatihan pelaku usaha industri tembakau.

BERITA CIAMIS, ASAJABAR.COM – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Ciamis melalui Bidang Industri menggelar kegiatan koordinasi, sinkronisasi, serta pelaksanaan pemberdayaan industri dan peran serta masyarakat dalam pembinaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pada usaha industri hasil tembakau (IHT) kecil dan menengah.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu Hotel Ciamis, Rabu (23/9/2026), tersebut diikuti sebanyak 30 peserta yang berasal dari pelaku usaha dan pekerja industri hasil tembakau di Kabupaten Ciamis.

Kepala Bidang Industri DKUKMPP Kabupaten Ciamis, Nanik Kumaladewi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan SDM yang bekerja pada sektor industri hasil tembakau, khususnya dalam menjaga serta meningkatkan kualitas produk.

“Terutama untuk meningkatkan kemampuan mereka, misalnya dari segi blending atau keterampilan melinting. Itu memengaruhi kemampuan mereka dalam mempertahankan kualitas produk,” ujar Nanik.

Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM menjadi bagian penting bagi pelaku IHT agar mampu mengikuti kebutuhan dan perkembangan industri. Pelatihan juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan pekerja yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman di bidang tersebut.

Baca Juga :  SMAN 2 Ciamis Gelar Aksi Bersih-Bersih Peringati World Cleanup Day

Peserta juga mendapatkan materi mengenai ketentuan cukai dan legalitas produk. Materi tersebut disampaikan oleh pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, sedangkan materi praktik diberikan oleh praktisi industri tembakau dari Garut.

“Kalau materi cukai tentu berkaitan dengan legalitas produk. Sedangkan untuk praktik, materinya blending dan melinting, termasuk tata cara meracik bahan sesuai ukuran sigaret kretek tangan serta teknik melinting yang rapi,” katanya.

Nanik menjelaskan, keterampilan melinting tidak hanya dilihat dari kemampuan peserta dalam membuat rokok linting, tetapi juga dari kerapian dan ketelitian hasilnya. Hal tersebut menjadi salah satu keterampilan yang perlu terus diasah untuk menjaga kualitas produk.

Dalam pemilihan peserta, salah satu pertimbangan yang digunakan adalah pelaku usaha atau pekerja yang belum pernah mengikuti pelatihan serupa. Sementara bagi peserta yang sudah pernah mengikuti pelatihan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan kembali keterampilan yang telah dimiliki.

Baca Juga :  Selama Tiga Hari, 628 ASN Ciamis Jalani Penilaian Kompetensi

Selain peningkatan keterampilan, DKUKMPP Ciamis juga mendorong pelaku IHT agar memperhatikan standar dan legalitas produk. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung keberadaan industri hasil tembakau yang memenuhi ketentuan sekaligus meningkatkan daya saing pelaku industri.

Nanik menuturkan, program pembinaan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi pekerja maupun pelaku usaha. Peningkatan keterampilan pekerja diharapkan dapat mendukung produktivitas dan taraf hidup, sementara dari sisi pemerintah daerah, keberadaan industri hasil tembakau yang legal juga berkaitan dengan penerimaan dari sektor cukai.

“Harapannya pelaku industri tembakau dapat bersaing secara sehat, dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya. Pelatihan tidak cukup hanya sekali atau dua kali karena perkembangan zaman terus berjalan,” tuturnya.

Ia berharap pelaku industri hasil tembakau di Kabupaten Ciamis dapat terus meningkatkan kemampuan dan mengikuti perkembangan industri sehingga mampu bersaing secara sehat dengan pelaku usaha lainnya.

“Dengan mengikuti pelatihan dan terus meningkatkan kemampuan, mudah-mudahan mereka bisa bersaing secara sehat dengan perusahaan-perusahaan lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Selama Tiga Hari, 628 ASN Ciamis Jalani Penilaian Kompetensi
Impact and Collaboration Forum 2026, Kemenag Ciamis Salurkan Bantuan Zakat dan Wakaf
Dari Gabah Menjadi Beras, Begini UPZ Pawindan Salurkan Zakat Warga kepada Mustahik
Antusiasme Luar Biasa, Hampir 4.000 Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Mamah Dedeh di Ciamis
Diki Darusman Ungkap Alasan Visitasi PKN Tingkat II Jadi Momentum Penting bagi Ciamis
Sekolah Lapang PSRLB Ciamis Dorong Petani Lebih Mandiri dan Ramah Lingkungan
Agus Nugraha Terpilih Jadi Ketua Gapensi Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031
Tina Wiryawati Sambangi Penerima Bantuan Becak Listrik di Ciamis

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:36 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal Hadir di 466 Kantor Pertanahan

Senin, 21 September 2026 - 15:00 WIB

ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah bagi MBR, Target Rampung 2027

Senin, 21 September 2026 - 14:13 WIB

Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Minggu, 20 September 2026 - 20:18 WIB

ATR/BPN Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,385 Triliun untuk Percepatan Program Pertanahan dan Tata Ruang

Minggu, 20 September 2026 - 19:40 WIB

Sekjen ATR/BPN Tekankan Integritas dan Pengawasan untuk Jaga Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 19:32 WIB

KPK Serahkan Aset Rampasan Negara kepada ATR/BPN untuk Dukung Layanan Publik

Senin, 14 September 2026 - 05:17 WIB

Percepat Layanan Pertanahan, Nusron Minta BPN, Bapenda, dan PPAT Satu Visi

Senin, 14 September 2026 - 05:11 WIB

Lampaui Target Nasional, Menteri ATR/BPN Minta LP2B Jawa Timur Segera Masuk RTRW

Berita Terbaru

error: Content is protected !!