Impact and Collaboration Forum 2026, Kemenag Ciamis Salurkan Bantuan Zakat dan Wakaf

- Redaktur

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Impact and Collaboration Forum Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Nasional 2026 tingkat Kabupaten Ciamis.

Impact and Collaboration Forum Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Nasional 2026 tingkat Kabupaten Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis turut ambil bagian dalam Impact and Collaboration Forum Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Nasional 2026 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat dan wakaf.

Forum yang mengusung tema “Berdaya Bersama, Berakar pada Nilai, Berdampak Nyata: Zakat dan Wakaf untuk Kemandirian Umat dan Kelestarian Alam” itu mencakup sejumlah program unggulan Direktorat Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, di antaranya Kampung Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) KUA, Inkubasi Wakaf Produktif (IWOP), serta program beasiswa berbasis wakaf.

Kepala Seksi Zakat dan Wakaf (PZW) Kemenag Kabupaten Ciamis, H. Wahidin, mengatakan Impact and Collaboration Forum merupakan salah satu rangkaian program pemberdayaan yang dilaksanakan mulai dari tahap pendaftaran, seleksi, hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“Ini merupakan rangkaian dari program yang empat tadi. Mulai dari pendaftaran, penyeleksian, dan sekarang penyerahan bantuannya secara serentak di seluruh Indonesia,” ujar Wahidin.

Di Kabupaten Ciamis, program tersebut mencakup bantuan untuk Kampung Zakat, PEU KUA, dan IWOP. Untuk program Kampung Zakat, terdapat sejumlah penerima bantuan yang melibatkan kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis serta Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Tiga Kampung Zakat, yakni Mekarjaya, Cisontrol, dan Padaringan memperoleh bantuan dari BAZNAS Kabupaten Ciamis dengan nilai masing-masing Rp5 juta. Sementara Kampung Zakat Cimari mendapatkan dukungan dari Hidayah Berbagi Indonesia (HBI).

Baca Juga :  Dari Gabah Menjadi Beras, Begini UPZ Pawindan Salurkan Zakat Warga kepada Mustahik

Selain Kampung Zakat, bantuan juga disalurkan melalui program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) KUA di tiga kecamatan.

Di Kecamatan Cikoneng, sebanyak 10 penerima manfaat mendapatkan bantuan masing-masing Rp5 juta melalui Rumah Zakat, sehingga total bantuan mencapai Rp50 juta.

Sementara itu, PEU KUA Cisaga menyasar lima penerima manfaat dengan bantuan masing-masing Rp1 juta dari BAZNAS Kabupaten Ciamis. Adapun PEU KUA Panjalu diberikan kepada tiga penerima manfaat dengan nilai bantuan masing-masing Rp1 juta.

Untuk program Inkubasi Wakaf Produktif (IWOP), bantuan diberikan kepada dua lembaga, yakni Yayasan Al-Risalah di Jantung dan Yayasan As-Salam di Panjalu.

Wahidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, sinergi antara Kemenag, BAZNAS, dan LAZ menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada para kolaborator yang telah ikut berpartisipasi membantu program Kementerian Agama. Tujuannya sama, yaitu untuk kemaslahatan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi umat,” katanya.

Ciamis Miliki 15 Kampung Zakat

Wahidin juga menyebut kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu faktor yang mendukung berkembangnya program Kampung Zakat di Kabupaten Ciamis.

Menurut dia, saat ini Ciamis memiliki 15 Kampung Zakat, yang disebutnya sebagai jumlah terbanyak di Indonesia.

“Ini tidak terlepas dari kolaborasi yang sangat kuat. Tanpa adanya kebersamaan dan kolaborasi, hal ini tidak akan bisa tercapai, khususnya untuk Kampung Zakat yang sampai mencapai 15 Kampung Zakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, masyarakat Ciamis juga dinilai memiliki kepedulian yang tinggi terhadap gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Baca Juga :  Diki Darusman Ungkap Alasan Visitasi PKN Tingkat II Jadi Momentum Penting bagi Ciamis

Pada 2026, Kemenag Ciamis kembali mendorong gerakan zakat, termasuk menyasar kalangan pengusaha serta sejumlah instansi yang belum terakomodasi dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah.

Percepatan Legalitas Tanah Wakaf

Selain pemberdayaan zakat, Kemenag Ciamis juga terus mendorong percepatan legalisasi tanah wakaf. Wahidin mengatakan sebanyak 297 bidang tanah wakaf telah diajukan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk diproses sertifikasinya.

“Kami berharap prosesnya dapat diselesaikan tahun ini,” ujarnya.

Untuk mendukung percepatan tersebut, Kemenag Ciamis melibatkan Duta Wakaf dan Operator Wakaf di setiap Kantor Urusan Agama (KUA). Keduanya berperan dalam membantu pendataan sekaligus memberikan sosialisasi mengenai wakaf kepada masyarakat.

Kemenag Ciamis juga berencana memperkuat edukasi melalui pengukuhan Duta Zakat dan Duta Wakaf. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam gerakan zakat dan wakaf.

Wahidin berharap pelaksanaan Impact and Collaboration Forum tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi benar-benar memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat.

Ia juga menilai program-program pemberdayaan zakat dan wakaf menunjukkan bahwa Kementerian Agama tidak hanya menjalankan tugas dalam bidang keagamaan, tetapi turut berkontribusi dalam aspek sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Harapannya program ini bisa berdampak dan dirasakan oleh masyarakat. Masyarakat juga dapat melihat bahwa Kementerian Agama bukan hanya mengurusi masalah keagamaan, tetapi juga memiliki peran dalam bidang sosial,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Gabah Menjadi Beras, Begini UPZ Pawindan Salurkan Zakat Warga kepada Mustahik
Antusiasme Luar Biasa, Hampir 4.000 Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Mamah Dedeh di Ciamis
Diki Darusman Ungkap Alasan Visitasi PKN Tingkat II Jadi Momentum Penting bagi Ciamis
Sekolah Lapang PSRLB Ciamis Dorong Petani Lebih Mandiri dan Ramah Lingkungan
Agus Nugraha Terpilih Jadi Ketua Gapensi Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031
Tina Wiryawati Sambangi Penerima Bantuan Becak Listrik di Ciamis
Sembahyang Jing He Ping di Ciamis, Doakan Leluhur Sambil Berbagi Sembako
Kemarau Panjang, 90 Persen Kolam Budidaya Ikan di Ciamis Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 05:17 WIB

Percepat Layanan Pertanahan, Nusron Minta BPN, Bapenda, dan PPAT Satu Visi

Senin, 14 September 2026 - 05:11 WIB

Lampaui Target Nasional, Menteri ATR/BPN Minta LP2B Jawa Timur Segera Masuk RTRW

Senin, 14 September 2026 - 04:58 WIB

Kejar Target 1.703 RDTR, ATR/BPN Libatkan 38 Perguruan Tinggi

Senin, 14 September 2026 - 04:33 WIB

Wamen Ossy Minta Pejabat Baru Perkuat Kinerja dan Sinergi untuk Transformasi Pertanahan

Kamis, 10 September 2026 - 14:11 WIB

Pengusaha Buka Lahan dengan Cara Membakar Terancam Kehilangan HGU

Kamis, 10 September 2026 - 14:05 WIB

Menteri Nusron Dorong Layanan Pengukuran dan Peralihan Hak Lebih Cepat

Rabu, 9 September 2026 - 20:10 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Percepat Pengurusan Tanah Warga

Rabu, 9 September 2026 - 19:46 WIB

Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan Pertanahan Berbasis Keadilan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!