ATR/BPN Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,385 Triliun untuk Percepatan Program Pertanahan dan Tata Ruang

- Redaktur

Minggu, 20 September 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA, ASAJABAR.COM — Komisi II DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp10.758.191.532.000. Persetujuan tersebut disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai penetapan dan penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) Tahun 2027, Rabu (16/9/2026).

Rapat yang berlangsung di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, tersebut dihadiri Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan. Dalam kesempatan itu, Ossy memaparkan struktur pagu anggaran, rencana penggunaan anggaran, target output prioritas nasional, serta usulan tambahan pagu untuk mendukung pelaksanaan program pertanahan dan tata ruang.

Ossy menjelaskan, pagu indikatif Kementerian ATR/BPN semula sebesar Rp10,608 triliun. Setelah mendapatkan tambahan Rupiah Murni sebesar Rp150 miliar untuk mendukung percepatan penataan ruang, pagu anggaran 2027 menjadi Rp10,758 triliun.

Tambahan tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta dukungan terhadap Online Single Submission (OSS).

Baca Juga :  Urus Balik Nama Sertipikat Lebih Pasti, warga samarinda Rasakan Manfaat PERINTIS 10 Hari

“Pagu indikatif semula sebesar Rp10,608 triliun. Setelah terdapat tambahan Rupiah Murni sebesar Rp150 miliar untuk percepatan penataan ruang, khususnya RDTR, RTRW, dan OSS, pagu anggaran 2027 menjadi Rp10,758 triliun,” ujar Ossy.

Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk program dukungan manajemen, penyelenggaraan penataan ruang, serta pengelolaan dan pelayanan pertanahan.

Untuk 2027, Kementerian ATR/BPN menargetkan sejumlah output prioritas nasional. Target tersebut antara lain percepatan penyusunan 256 dokumen Persetujuan Substansi RDTR kabupaten/kota, sertipikasi hak atas tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 3.208.472 bidang, Redistribusi Tanah sebanyak 105.600 bidang, serta akses Reforma Agraria bagi 180.000 kepala keluarga.

Dalam RDP tersebut, Kementerian ATR/BPN turut mengusulkan tambahan pagu anggaran sebesar Rp3,385 triliun. Tambahan anggaran tersebut diharapkan dapat memperkuat pencapaian target prioritas, memenuhi kebutuhan operasional, mempercepat penataan ruang, serta mendukung program 3 Juta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca Juga :  Sekjen ATR/BPN Tekankan Integritas dan Pengawasan untuk Jaga Kepercayaan Masyarakat

“Kami mohon dukungan Komisi II DPR RI agar kebutuhan tambahan tersebut dapat memperkuat pencapaian target prioritas, pemenuhan kebutuhan operasional, percepatan penataan ruang, serta dukungan program 3 Juta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” tutur Ossy.

Setelah melalui pembahasan, Komisi II DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2027 sebesar Rp10.758.191.532.000 untuk ditetapkan sebagai pagu alokasi anggaran atau pagu definitif tahun 2027.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima kemudian membacakan persetujuan tersebut dalam rapat.

“Komisi II DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian ATR/BPN tahun 2027 sebesar Rp10.758.191.532.000 untuk ditetapkan sebagai pagu alokasi anggaran (pagu definitif) tahun 2027,” ujar Aria Bima.

RDP tersebut turut diikuti sejumlah kementerian/lembaga yang menjadi mitra Komisi II DPR RI. Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN juga hadir mendampingi Wamen ATR/Waka BPN.

Berita Terkait

Urus Balik Nama Sertipikat Lebih Pasti, warga samarinda Rasakan Manfaat PERINTIS 10 Hari
Sekjen ATR/BPN Tekankan Integritas dan Pengawasan untuk Jaga Kepercayaan Masyarakat
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara kepada ATR/BPN untuk Dukung Layanan Publik
Percepat Layanan Pertanahan, Nusron Minta BPN, Bapenda, dan PPAT Satu Visi
Lampaui Target Nasional, Menteri ATR/BPN Minta LP2B Jawa Timur Segera Masuk RTRW
Ada Penyidikan Polda Metro Jaya, ATR/BPN Tegaskan Layanan Kantah Bogor I Berjalan Normal
Kejar Target 1.703 RDTR, ATR/BPN Libatkan 38 Perguruan Tinggi
Wamen Ossy Minta Pejabat Baru Perkuat Kinerja dan Sinergi untuk Transformasi Pertanahan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:31 WIB

Dari Gabah Menjadi Beras, Begini UPZ Pawindan Salurkan Zakat Warga kepada Mustahik

Sabtu, 12 September 2026 - 12:54 WIB

Antusiasme Luar Biasa, Hampir 4.000 Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Mamah Dedeh di Ciamis

Kamis, 10 September 2026 - 18:54 WIB

Diki Darusman Ungkap Alasan Visitasi PKN Tingkat II Jadi Momentum Penting bagi Ciamis

Kamis, 10 September 2026 - 08:44 WIB

Sekolah Lapang PSRLB Ciamis Dorong Petani Lebih Mandiri dan Ramah Lingkungan

Selasa, 8 September 2026 - 20:57 WIB

Agus Nugraha Terpilih Jadi Ketua Gapensi Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031

Senin, 7 September 2026 - 18:11 WIB

Tina Wiryawati Sambangi Penerima Bantuan Becak Listrik di Ciamis

Minggu, 6 September 2026 - 18:37 WIB

Sembahyang Jing He Ping di Ciamis, Doakan Leluhur Sambil Berbagi Sembako

Kamis, 3 September 2026 - 17:54 WIB

Kemarau Panjang, 90 Persen Kolam Budidaya Ikan di Ciamis Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!