Kolaborasi Bersama BIN dan Kemenhan Jadi Kekuatan Baru Lawan Mafia Tanah

- Redaktur

Minggu, 17 November 2024 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, pada Jumat (15/11/2024).

Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, pada Jumat (15/11/2024).

Berita Jakarta, Asajabar.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, resmi menutup Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, pada Jumat (15/11/2024).

Dalam pidatonya, Ossy menekankan pentingnya penguatan sinergi dan kolaborasi antarinstansi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam mengatasi kasus-kasus pertanahan.

“Melalui komunikasi, sinergi, dan kolaborasi, kita bisa bekerja dengan lebih baik. Hilangkan ego sektoral dan tingkatkan koordinasi.

Kepala Kantor Wilayah harus selalu dekat dengan Kajati, Kapolda, dan jajarannya. Dengan sinergi yang kuat, mafia tanah akan berpikir dua kali sebelum bertindak,” ujar Ossy.

Ossy juga berharap bahwa hasil rapat koordinasi ini dapat menjadi landasan nyata untuk memberantas mafia tanah di tahun 2025 dan seterusnya.

Baca Juga :  Kinerja dan Inovasi Diakui, ATR/BPN Borong Penghargaan Sepanjang 2025

“Arahan dan diskusi selama Rakor ini harus bisa menghasilkan visi dan misi yang jelas untuk melawan mafia tanah,” tambahnya.

Menurut Ossy, transformasi modus operandi kejahatan pertanahan menuntut Satgas Anti-Mafia Tanah untuk terus beradaptasi dan mengasah kecerdikan dalam menghadapi ancaman baru.

Sinergi dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kementerian Pertahanan disebut akan memperkuat upaya pemberantasan mafia tanah.

“Kolaborasi ini menjadi kekuatan besar dalam melawan mafia tanah di tahun 2025. Yang utama adalah manfaatnya harus dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang lemah secara hukum dan ekonomi. Mereka ini yang perlu kita prioritaskan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ossy menyampaikan apresiasi kepada Satgas Anti-Mafia Tanah atas kinerja mereka selama ini yang berhasil menyelamatkan aset negara dan masyarakat.

Baca Juga :  Sekjen ATR/BPN Paparkan Capaian Program 2025, Sejumlah Target Lampaui 100 Persen

Ia juga menyebut penghargaan yang diberikan kepada 97 pihak sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan integritas mereka dalam mencegah dan menyelesaikan tindak pidana pertanahan.

Penghargaan berupa pin emas dan piagam diberikan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, pada pembukaan Rakor sehari sebelumnya, Kamis (14/11/2024).

Dalam Rakor ini, laporan juga disampaikan oleh Ketua Satgas Anti-Mafia Tanah yang juga Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Pertanahan, Arif Rachman, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Dengan semakin kuatnya sinergi dan koordinasi antarinstansi, pemerintah optimis langkah pemberantasan mafia tanah akan semakin efektif dan berdampak positif bagi masyarakat luas.

Berita Terkait

Kinerja dan Inovasi Diakui, ATR/BPN Borong Penghargaan Sepanjang 2025
Kementerian ATR/BPN Perkuat Legalitas Tanah untuk Pembangunan Desa
Awal 2026, ATR/BPN Targetkan Perbaikan Jutaan Peta Bidang Tanah Lama
Sekjen ATR/BPN Paparkan Capaian Program 2025, Sejumlah Target Lampaui 100 Persen
Capaian PTSL 2025 Capai 100 Persen, ATR/BPN Catat 97,4 Juta Bidang Tanah Bersertipikat
Kementerian ATR/BPN Targetkan Percepatan Pendaftaran 6 Juta Bidang Tanah
Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM
Tingkatkan Layanan Pertanahan, Nusron Wahid Dorong Sinkronisasi Loket dan Back Office

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:29 WIB

Kementerian ATR/BPN Perkuat Legalitas Tanah untuk Pembangunan Desa

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:21 WIB

Awal 2026, ATR/BPN Targetkan Perbaikan Jutaan Peta Bidang Tanah Lama

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:14 WIB

Sekjen ATR/BPN Paparkan Capaian Program 2025, Sejumlah Target Lampaui 100 Persen

Senin, 19 Januari 2026 - 14:58 WIB

Capaian PTSL 2025 Capai 100 Persen, ATR/BPN Catat 97,4 Juta Bidang Tanah Bersertipikat

Senin, 19 Januari 2026 - 14:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Targetkan Percepatan Pendaftaran 6 Juta Bidang Tanah

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:54 WIB

Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:38 WIB

Tingkatkan Layanan Pertanahan, Nusron Wahid Dorong Sinkronisasi Loket dan Back Office

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:20 WIB

Nusron Wahid Dorong Perubahan Layanan Pertanahan agar Lebih Pasti dan Terukur

Berita Terbaru

error: Content is protected !!