Tina Wiryawati Tegaskan Pengawasan Ketat MBG Wajib Dilaksanakan

- Redaktur

Minggu, 23 November 2025 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jabar, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M.

Anggota DPRD Jabar, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M., menegaskan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menilai peran Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sangat krusial dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan yang didistribusikan kepada para siswa.

Tina menyampaikan bahwa kualitas produk MBG merupakan aspek yang tidak boleh dinegosiasikan. Pengawasan menyeluruh, terutama pada proses produksi dan distribusi makanan, harus menjadi prioritas utama bagi seluruh penyelenggara dapur MBG.

“Harus ada pengawasan dan quality control terhadap aktivitas di SPPG, terutama soal produk MBG yang akan dikonsumsi anak-anak kita,” ujar Tina, Jumat (21/11/2025).

Baca Juga :  Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Ia mengakui bahwa program MBG masih relatif baru berjalan dan sejumlah persoalan teknis masih ditemukan di lapangan. Kondisi ini, menurutnya, membuat perbaikan dan pengetatan sistem pengelolaan menjadi kebutuhan mendesak.

“Karena program ini belum stabil, masih banyak permasalahan dalam pengelolaannya. Dan ini tidak bisa dianggap sepele, karena berkaitan langsung dengan kesehatan anak-anak bangsa,” tegasnya.

Tina juga menyoroti penyelenggara dapur yang saat ini masih fokus menyelesaikan persyaratan sanitasi dan sertifikasi. Meski demikian, ia menilai kemajuan tersebut harus tetap dibarengi dengan pengawasan kualitas secara konsisten agar layanan dapur berjalan sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan.

Dalam konteks itu, Tina kembali menegaskan bahwa dapur MBG bukan sekadar tempat memasak atau mendistribusikan makanan, tetapi bagian dari kebijakan strategis yang menyentuh kebutuhan dasar siswa sekaligus berdampak pada sektor kesehatan dan ekonomi.

Baca Juga :  MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru

Pernyataan Tina disampaikan sebagai respons atas keterangan Wakil Kepala BGN Bidang Investigasi dan Komunikasi Publik, Nanik Sudaryati Deyang, yang mengungkapkan bahwa baru 5.168 SPPG di Indonesia yang mendaftar untuk memperoleh Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS). Jumlah tersebut baru sekitar 33 persen dari total 15.251 SPPG yang beroperasi hingga 16 November 2025.

Dengan kondisi itu, BGN berencana menghentikan sementara operasional SPPG yang belum mengajukan sertifikasi hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!