MUI Ciamis Perkuat Akidah dan Akhlak Melalui Pesantren Ramadan

- Redaktur

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs. KH. Saeful Ujun.

Drs. KH. Saeful Ujun.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis kembali menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat lanjut usia (lansia).

Ketua MUI Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Asep Saeful Ujun, mengatakan kegiatan Pesantren Ramadan ini telah dilaksanakan selama empat tahun terakhir dan mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat.

“Alhamdulillah selama empat tahun mengadakan pesantren kilat, antusiasme masyarakat luar biasa. Bahkan dari kalangan orang tua dan lansia jumlah pesertanya terus bertambah hingga sekarang mencapai sekitar 270 orang,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan semakin kuatnya ketertarikan warga Ciamis terhadap pembelajaran agama. Program tersebut juga merupakan hasil kolaborasi antara MUI dan Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam upaya meningkatkan iman dan ketakwaan masyarakat.

Pesantren Ramadan tersebut diikuti oleh berbagai kelompok peserta, di antaranya pelajar tingkat SMP dan SMA, serta masyarakat umum. Kegiatan dilaksanakan dengan durasi yang berbeda untuk setiap kelompok.

Untuk pelajar tingkat SMA, kegiatan berlangsung selama dua malam tiga hari dengan sistem menginap. Sementara untuk pelajar SMP dilaksanakan hingga waktu Asar tanpa menginap. Adapun peserta dari kalangan ibu-ibu mengikuti kegiatan hingga menjelang waktu Magrib.

Baca Juga :  Cap Go Meh 2577 Kongzili, Simbol Kerukunan Umat Beragama di Ciamis

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga memilih sejumlah peserta terbaik. Untuk kategori orang tua dipilih sekitar enam orang peserta terbaik, pelajar SMP dan SMA masing-masing 12 orang, serta empat orang dari kalangan jurnalis.

Kegiatan Pesantren Ramadan ini didukung anggaran dari APBD sebesar Rp200 juta yang dialokasikan kepada MUI melalui program pendidikan keagamaan. Dana tersebut kemudian dikelola oleh panitia penyelenggara untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.

Meski demikian, menurut KH. Asep, anggaran tersebut belum sepenuhnya mencukupi karena jumlah peserta dari kalangan orang tua melebihi kuota awal.

“Awalnya kuota untuk orang tua hanya sekitar 50 orang, tetapi yang datang bisa sampai 100 orang. Karena membludak, akhirnya ada gotong royong dan swadaya dari peserta untuk mendukung kegiatan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi digital yang sangat memengaruhi generasi muda, terutama penggunaan gawai atau gadget. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus diarahkan ke hal-hal yang positif, termasuk untuk kegiatan dakwah.

“Sekarang banyak anak-anak terpengaruh gadget. Maka perlu ada dakwah digital agar mereka tahu kanal atau konten yang berisi dakwah dan pembelajaran agama, sehingga gadget juga bisa digunakan untuk kebaikan, apalagi di bulan Ramadan,” katanya.

Baca Juga :  Lomba Mewarnai Hihid, Cara Anak RA Ciamis Mengenal Budaya Sunda

Selain itu, MUI juga menilai pentingnya penguatan akidah dan akhlak di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang di masyarakat.

“Pesantren Ramadan ini menjadi upaya untuk memperkuat akidah, ibadah, dan akhlak. Dengan begitu generasi muda dapat memahami mana yang baik dan mana yang buruk,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi keagamaan, di antaranya akidah, ibadah, akhlak, serta pembelajaran membaca Al-Qur’an. Peserta pelajar yang mengikuti kegiatan terdiri dari perwakilan sekolah, dengan jumlah sekitar 100 siswa tingkat SMA dan 50 siswa tingkat SMP.

Ke depan, MUI Ciamis berencana memperluas jangkauan kegiatan Pesantren Ramadan hingga ke tingkat kecamatan. Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah pelaksanaan pembukaan kegiatan secara daring melalui Zoom agar dapat diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis.

Melalui kegiatan tersebut, MUI berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin memahami ajaran agama serta memperoleh hidayah dari Allah SWT dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Cap Go Meh 2577 Kongzili, Simbol Kerukunan Umat Beragama di Ciamis
Transparansi Keuangan Teruji, BAZNAS Ciamis Raih Opini WTP 2025 
BAZNAS Ciamis Benahi Pelaporan Zakat Fitrah, Target 85 Persen Tercapai
Tagihan Listrik PJU Kota Tasikmalaya Capai Rp30,6 Miliar per Tahun
Festival Ramadan, LASQI-NJ Ciamis Bangkitkan Gairah Seni Religi
Bapenda Ciamis Pantau Omzet Restoran dan Kafe Selama Ramadan
Rakor BHRD Ciamis Evaluasi Program dan Siapkan Kepengurusan Baru
MUI Ciamis Dukung Surat Edaran Bupati tentang Amaliyah Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 17:07 WIB

Afwaja Center Buka Jalan Pelajar Indonesia Kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir 

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:28 WIB

Webinar ATR/BPN Dorong Profesionalitas Pengadaan Barang/Jasa, 820 KPA Ikuti Sosialisasi

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:22 WIB

Satker Berprestasi Diganjar Penghargaan WBBM dan WTAB 2026

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:28 WIB

Bazar Ramadan 1447 H di Kementerian ATR/BPN Ramaikan UMKM dan Perkuat Ekonomi Lokal

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:45 WIB

Bazar Ramadan ATR/BPN Hadirkan Puluhan UMKM, Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:36 WIB

Permen ATR/BPN Nomor 2 Tahun 2026 Resmi Disosialisasikan, Pengelolaan Arsip Jadi Kunci Layanan Pertanahan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:17 WIB

ATR/BPN Siapkan Dashboard SDM, Permudah Pemetaan Talenta dan Pengisian Jabatanj

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pasca Banjir di Aceh, Sertipikat Elektronik Jadi Solusi Aman Lindungi Dokumen Pertanahan

Berita Terbaru

Nasional

Satker Berprestasi Diganjar Penghargaan WBBM dan WTAB 2026

Minggu, 8 Mar 2026 - 22:22 WIB

error: Content is protected !!