Ciamis Raih Penghargaan “Clean Land” ASEAN di Malaysia

- Redaktur

Kamis, 4 September 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPRKPLH Ciamis, Dr. Giyatno, S.IP., M.Si, mewakili Bupati untuk menerima penghargaan di Malaysia.

Kepala DPRKPLH Ciamis, Dr. Giyatno, S.IP., M.Si, mewakili Bupati untuk menerima penghargaan di Malaysia.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Kabupaten Ciamis berhasil mencatatkan namanya di panggung internasional setelah meraih penghargaan The 6th ASEAN Environmentally Sustainable Cities (ESC) Award dalam kategori kota kecil untuk penilaian “Clean Land” atau Lahan Bersih.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, Dr. Giyatno, S.IP., M.Si, dalam acara 18th ASEAN Ministerial Meeting on the Environment (AMME) di Langkawi, Malaysia, pada 2–3 September 2025.

Usai menerima penghargaan, Giyatno menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan penuh dari Bupati Ciamis.

“Terima kasih Pak Bupati Ciamis, Bapak Dr. Herdiat Sunarya, yang telah memberikan support dan dukungannya sehingga kami bisa mencapai prestasi ini,” ujarnya.

Giyatno hadir mewakili Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya dalam forum yang mempertemukan para pemimpin dan ahli lingkungan se-Asia Tenggara tersebut.

Penghargaan ESC Award dikenal sebagai ajang bergengsi yang memberikan pengakuan terhadap kota-kota dengan komitmen tinggi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan tata kelola lingkungan yang efektif.

Baca Juga :  Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat

“Ini adalah bukti kolaborasi yang solid antara pemerintah dan masyarakat Ciamis. Kami tidak bekerja sendiri,” tambah Giyatno.

Ciamis tidak sendiri; sejumlah daerah lain dari Indonesia juga mendapat pengakuan serupa, seperti Kota Bandung, Malang, Padang, dan Kabupaten Banyumas.

Mereka bersaing dengan kota-kota dari seluruh ASEAN seperti Johor Bahru, Klang, Melaka (Malaysia), Hai Phong (Vietnam), serta beberapa wilayah dari Kamboja, Thailand, dan Filipina.

Kunci Keberhasilan: Partisipasi Masyarakat dan Inovasi Pengelolaan Sampah

Prestasi Ciamis bukanlah pencapaian instan. Penilaian juri berfokus pada konsistensi kebijakan pengelolaan sampah yang inovatif dan partisipatif.

Beberapa faktor penentu kemenangan antara lain sistem pemilahan sampah dari sumber, perluasan layanan persampahan berbasis masyarakat, dan dukungan terhadap ekonomi sirkular.

Yang menarik, peran komunitas lokal menjadi tulang punggung kesuksesan ini. Kelompok seperti Pasukan Ungu, penggiat Bank Sampah, Komposter, dan peternak maggot disebutkan sebagai ujung tombak yang mendorong pengurangan timbunan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Baca Juga :  Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Bupati: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat

Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian ini. Menurutnya, penghargaan ini adalah buah dari kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemda, tetapi milik seluruh masyarakat Ciamis. Gotong royong dan komitmen bersamalah yang membawa hasil nyata,” tegas Herdiat.

Ia juga berharap, penghargaan internasional ini dapat memacu semangat lebih besar untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di seluruh penjuru Tatar Galuh.

“Mari kita jaga alam, agar alam menjaga kita,” tutupnya.

ESC Award diberikan setiap empat tahun sekali bersamaan dengan pertemuan menteri lingkungan hidup ASEAN.

Penghargaan ini dirancang untuk mendorong praktik-praktik berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup perkurbanan di kawasan Asia Tenggara.

Berita Terkait

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus
Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah
Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat
Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan
Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026
Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi
FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:31 WIB

MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:21 WIB

MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:57 WIB

MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:17 WIB

MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:37 WIB

Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:28 WIB

MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!