Dinsos Provinsi Sumbar dan Kota Padang Studi Tiru Pelaksanaan Program PKH di Ciamis, Ini Kata Kadinsos Ciamis

- Redaktur

Kamis, 22 Juni 2023 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan Studi Tiru.

Rombongan Studi Tiru.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Sosial Provinsi Sumatra Barat dan Dinas Sosial Kota Padang melakukan kunjungan Studi Tiru Tentang Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) ke Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kunjungan rombongan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Ciamis pada Rabu 21 Juni 2023.

Kadinsos Kabupaten Ciamis, Eka Permana Oktaviana, S.T.,M.A.P mengaku dengan adanya kunjungan tersebut merupakan suatu kebanggaan untuk Pemkab Ciamis dan khususnya Dinas Sosial,” ujarnya kepada Asajabar.com.

Menurutnya, kedatangan mereka yakni untuk melakukan penelitian maupun investigasi dan juga studi tiru terkait berbagai inovasi yang dilakukan oleh pendamping PKH di Kabupaten Ciamis.

“Jumlahnya mereka ada 90 orang, kemudian mereka membagi dua kelompok untuk melakukan penelitian ke lokasi tempat inovasi itu dikembangkan.

Baca Juga :  Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Eka menjelaskan, studi tiru yang dilakukan rombongan tersebut hanya 1 hari lamanya. Ia memaksimalkan waktu untuk menyerap ilmu inovasi yang ada di PKH Ciamis.

“Ia juga menyebut bahwa inovasi keberhasilan PKH di Kabupaten Ciamis tidak terlepas dari adanya kolaborasi dari semua pihak.

Jadi memang keberhasilan yang kita raih itu tidak terlepas dari adanya kolaborasi yang baik antara pihak pemerintah, non pemerintah dan juga keluarga penerima manfaat (KPM).

Dengan kolaborasi yang baik itu kata Eka, berbagai program inovasi akan dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat sesuai apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Eka menyebutkan bahwa, dengan program inovasi misalnya PKH Shop, mereka masyarakat (KPM) yang sudah graduasi dapat mampu menguliahkan anaknya ke Perguruan Tinggi (PT), baik itu PT swasta maupun negeri.

“Meski rata-rata pendidikan orangtuanya sampai jenjang sekolah dasar (SD), namun mereka mampu berusaha bagaimana caranya untuk menguliahkan anaknya.

Ia menambahkan bahwa Dinsos akan terus mendorong supaya program inovasi PKH terus berlanjut dan dapat dikembangkan, sehingga masyarakat yang berada di program PKH tersebut bisa graduasi dan tidak selalu ketergantungan bantuan dari pemerintah.

“Eka khawatir jika masyarakat terus-terusan ketergantungan dengan bantuan dari pemerintah, karena jika sewaktu-waktu program bantuan itu tidak ada, maka masyarakat dikhawatirkan belum siap untuk mandiri. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!