Dokumen Warga Hilang Saat Gempa, Eva Dorong Masyarakat Beralih ke Sertipikat Elektronik

- Redaktur

Kamis, 27 November 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Tangerang, Asajabar.com – Gempa bumi dahsyat yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada 2022 meninggalkan duka mendalam sekaligus memunculkan solidaritas dari berbagai daerah. Salah satu relawan yang terjun langsung membantu para penyintas adalah Eva, warga asal Bandung yang kala itu melihat sendiri bagaimana warga berjuang menyelamatkan diri di tengah reruntuhan.

Eva mengenang, banyak korban kehilangan dokumen penting seperti sertipikat tanah dan surat nikah setelah rumah mereka hancur. Bahkan, ada warga yang nekat kembali ke rumah yang roboh demi menyelamatkan berkas berharga tersebut.

“Saya lihat sendiri ada bapak-bapak yang nekat masuk ke reruntuhan rumahnya untuk mengambil sertipikat. Saya bilang, ‘Pak, jangan! Nyawa lebih penting.’ Tapi mereka tetap ingin menyelamatkan berkasnya karena takut tanahnya jadi bermasalah nanti,” ujar Eva saat ditemui di Livin Fest 2025, PIK 2.

Baca Juga :  ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Pengalaman itu membuka matanya akan pentingnya perlindungan dokumen pertanahan dari risiko bencana alam. Setelah kembali ke Bandung, Eva memutuskan mengurus alih media sertipikat tanah menjadi Sertipikat Elektronik di Kantor Pertanahan.

“Dulu saya pernah kebanjiran, untung sertipikat saya simpan di tempat tinggi. Tapi setelah lihat di Cianjur, saya tidak mau ambil risiko lagi. Makanya saya ubah ke Sertipikat Elektronik, biar datanya aman dan tersimpan di sistem BPN,” jelasnya.

Baca Juga :  GEMAPATAS Dorong Masyarakat Pasang Tanda Batas Tanah demi Kepastian Hak

Selain alasan keamanan, Eva juga ingin mempermudah proses waris dan pembagian aset keluarga. Dengan dokumen elektronik, proses administrasi menjadi lebih cepat dan terintegrasi.

Sertipikat Elektronik merupakan bagian dari transformasi digital Kementerian ATR/BPN, yang memastikan data kepemilikan tanah tersimpan secara digital sehingga tidak mudah hilang, rusak, ataupun dimanipulasi.

Dengan semangat yang sama seperti saat menjadi relawan, Eva kini turut mengedukasi keluarga dan tetangganya agar segera melakukan alih media. “Saya sering bilang ke tetangga, jangan tunggu nanti. Urus sekarang, biar aman. Kalau bencana datang, setidaknya kita tidak kehilangan segalanya,” ujarnya menutup perbincangan.

Berita Terkait

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan
Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku
Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA
GEMAPATAS Dorong Masyarakat Pasang Tanda Batas Tanah demi Kepastian Hak
ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah
ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:49 WIB

Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:50 WIB

Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:38 WIB

Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Berita Terbaru

error: Content is protected !!