DPKP Ciamis Bangun Jalan Lahan Pertanian dan Salurkan Alat Untuk Kebutuhan Kelompok Petani Tembakau

- Redaktur

Rabu, 13 September 2023 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid PSP DPKP Ciamis, Dudung Abdul Syukur.

Kabid PSP DPKP Ciamis, Dudung Abdul Syukur.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Ciamis telah menyalurkan Anggaran Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) dari Pemerintah Pusat .

Penyaluran program DBHCHT tersebut dikemas dalam beberapa kegiatan untuk 9 kelompok petani tembakau di Kabupaten Ciamis.

Kabid PSP DPKP Ciamis, Dudung Abdul Syukur menyebutkan, beberapa program kegiatan dari anggaran DBHCT itu salah satunya disalurkan untuk pembangunan jalan lahan pertanian tembakau,” ujarnya kepada Asajabar, Rabu (13/9/2023).

Menurutnya, pembangunan jalan untuk lahan usaha pertanian tembakau tersebut dilakukan di Banjarsari dan Pamarican,” ungkap dia.

Baca Juga :  Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gelar Pelepasan Calon Jamaah Haji Secara Seremonial

Untuk pembangunan jalan, yang satu titiknya sudah selesai, yang satunya lagi dalam tahap menuju finishing.

Dudung mengatakan, pembangunan jalan untuk lahan pertanian tembakau tersebut volume ketebalannya 10 sentimeter dan lebar 2 meter, sementara untuk panjangnya menyesuaikan.

“Jalan yang dibangun tersebut menjadi akses para petani tembakau untuk mengangkut hasil pertaniannya dengan kendaraan roda tiga (R3),” ucap dia.

Kemudian selain pembangunan jalan akses menuju lahan pertanian, PSP juga telah menyerahkan 9 unit alat penyulingan dan 27 unit hand sprayer untuk kelompok petani tembakau pada bulan Agustus kemarin.

Dudung menjelaskan, alat penyulingan tersebut fungsinya digunakan untuk membuat pestisida alami dari limbah tembakau.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

“Jadi limbah tembakau seperti daun, akar hingga batangnnya itu diolah, selanjutnya dilakukan penyulingan hingga menghasilkan air pestisida.

Pestisida itu kata Dudung dicampur dengan air untuk disemprotkan ke tanaman tembakau menggunakan hand sprayer.

“Untuk 1 unit hand sprayer itu bisa menampung air sebanyak 17 liter, dan kebutuhannya bisa untuk menyemprot lahan pertanian tembakau dengan luas kurang lebih 1 hektar.

Selain beberapa kegiatan tersebut, bidang PSP juga telah melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) terkait penanaman, pemeliharaan, pencegahan dan penanggulangan hama tanaman tembakau. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Karaoke Kocok Berhadiah Meriahkan HUT ke-1 Komunitas Sehati Tasikmalaya
Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Faujiana Fatah Terpilih Pimpin Hiswana Migas Priangan Timur
Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gelar Pelepasan Calon Jamaah Haji Secara Seremonial
Target PAD Parkir Rp2,65 Miliar, UPTD Parkir Kota Tasikmalaya Tancap Gas
Inspektorat Kemenag Turun Langsung Bina Pengelolaan Keuangan Madrasah di Ciamis
BAZNAS Ciamis Dorong Program Kencleng Terus Bertambah di Tingkat Desa
RSUD Kawali Optimalkan Pelayanan di Tengah Keterbatasan Tenaga Perawat

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:21 WIB

Karaoke Kocok Berhadiah Meriahkan HUT ke-1 Komunitas Sehati Tasikmalaya

Kamis, 16 April 2026 - 22:36 WIB

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Kamis, 16 April 2026 - 21:13 WIB

Faujiana Fatah Terpilih Pimpin Hiswana Migas Priangan Timur

Kamis, 16 April 2026 - 12:19 WIB

Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gelar Pelepasan Calon Jamaah Haji Secara Seremonial

Sabtu, 11 April 2026 - 16:12 WIB

Inspektorat Kemenag Turun Langsung Bina Pengelolaan Keuangan Madrasah di Ciamis

Jumat, 10 April 2026 - 18:15 WIB

BAZNAS Ciamis Dorong Program Kencleng Terus Bertambah di Tingkat Desa

Kamis, 9 April 2026 - 15:32 WIB

RSUD Kawali Optimalkan Pelayanan di Tengah Keterbatasan Tenaga Perawat

Selasa, 7 April 2026 - 21:25 WIB

DPRD Ciamis Soroti Maraknya Keuangan Ilegal, Penyuluh Agama Didorong Jadi Garda Edukasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!