Dua Pekan Menuju Iduladha, Disnakan Ciamis Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban 

- Redaktur

Jumat, 16 Juni 2023 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisnakan Ciamis, Drs. H. Syarief Nurhidayat tengah memberikan stempel kepada hewan ternak sapi.

Kadisnakan Ciamis, Drs. H. Syarief Nurhidayat tengah memberikan stempel kepada hewan ternak sapi.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dua pekan menuju Hari Raya Iduladha, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis melakukan pemeriksaan hewan kurban kepada Kelompok ternak sapi Binta Sribodas yang terletak di Dusun Cibodas, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Jumat (16/6/2023).

Pemeriksaan hewan kurban tersebut dilaksanakan secara serentak di Eks Kawedanan.

Petugas kesehatan hewan (Keswan) dan kesehatan masyarakat veteriner (Kesmavet) mendatangi sejumlah kandang ternak hewan kurban guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat.

Kepala Disnakan Kabupaten Ciamis, Drs. H. Syarief Nurhidayat, M.Si mengatakan, pemeriksaan hewan kurban tersebut penting dilakukan menjelang hari raya iduladha,” ujarnya.

“Pemeriksaan hewan kurban dilakukan guna memastikan hewan yang akan disembelih tersebut dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Menurutnya, pemeriksaan hewan kurban tersebut dilakukan dengan dua macam metode, yang pertama pemeriksaan antemortem, yakni pemeriksaan kesehatan hewan kurban sebelum disembelih.

“Sementara pemeriksaan postmortem adalah pemeriksaan kesehatan jeroan dan karkas setelah hewan kurban itu disembelih, biasanya kita lakukan pemeriksaan setelah melaksanakan kegiatan kurban.

Baca Juga :  Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat

Syarief menjelaskan, ciri-ciri hewan ternak sapi yang dinyatakan sehat dan layak untuk disembelih telah dilabeli stempel dan stiker dari Disnakan.

“Ia juga mengatakan bahwa selama pemeriksaan ada sapi yang belum layak untuk kurban atau disembelih karena belum cukup umur dan ada juga sapi dalam keadaan bunting.

Disnakan Kabupaten Ciamis Lakukan Penanganan Penyakit Lato-lato Pada Hewan Ternak Sapi.

Syarief menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan antemortem terhadap hewan sapi ternak yang mengalami penyakit lato-lato.

“Penyakit lato-lato pada hewan ternak sapi yakni ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit sapi, terutama pada bagian leher, punggung, dan perut,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan antemortem sejak 7 Juni hingga 16 Juni 2023, kasus penyakit lato-lato tersebar di 19 lokasi kandang.

Dari 19 lokasi kandang itu kata Syarief, pihaknya telah menemukan sebanyak 72 ekor sapi yang terkena penyakit lato-lato.

Hingga saat ini Disnakan Ciamis telah melakukan pengobatan terhadap sapi yang terkena penyakit lato-lato.

Baca Juga :  Guru PAI Harus Menjadi Ajengan di Sekolah di Tengah Gempuran Era Digital

Syarief mengaku, sampai saat ini kondisi sapi yang sudah dilakukan pengobatan tersebut belum dilaporkan sembuh.

“Kita masih menunggu perkembangan kesembuhan sapi tersebut dari pihak pemilik kandang,” kata dia.

Jika penyakit lato-lato tersebut belum kunjung sembuh, Disnakan akan kembali melakukan pemeriksaan antemortem.

Karena menurut Syarief, pemeriksaan antemortem terhadap hewan ternak sapi dilakukan sejak 7 Juni hingga 28 Juni 2023.

Hewan Ternak Sapi Kebanyakan Dari Luar Ciamis dan Prediksi Jumlah Permintaan Meningkat.

Syarief mengungkapkan bahwa rata-rata sebagian hewan ternak sapi kurban berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Meskipun masih ada beberapa ternak sapi lokal dari Ciamis,” ungkapnya.

Menurut Syarief, permintaan hewan kurban saat ini di prediksi meningkat dari tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2022 kemarin jumlah permintaan hewan kurban sebanyak 6.117 ekor.

Saat ini kata Syarief kasus Covid-19 sudah melandai, permintaan hewan kurban di Kabupaten Ciamis pada tahun 2023 ini di prediksi akan bertambah sekitar 10 persen, yakni 11.112 ekor. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen
BAZNAS Ciamis Kenalkan Layanan Infaq Bebas Pilih Program di JAZIRAH Ciamis Creative Expo 2026
Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat
Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter KJT 4 Alami Keterlambatan, Keluarga Menunggu Hingga Malam
Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:52 WIB

Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen

Jumat, 5 Juni 2026 - 02:24 WIB

Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:08 WIB

Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter KJT 4 Alami Keterlambatan, Keluarga Menunggu Hingga Malam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:57 WIB

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:53 WIB

DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:26 WIB

Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:15 WIB

Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:28 WIB

Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!