Jemaah Haji Asal Ciamis Dilaporkan Kritis dan Mendapat Perawatan di Mekkah

- Redaktur

Selasa, 9 Juli 2024 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulangan jemaah haji asal Ciamis.

Kepulangan jemaah haji asal Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Seorang jemaah haji asal Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, dilaporkan sakit saat melaksanakan ibadah haji di Mekkah. Jemaah tersebut, Hj. Edoh, saat ini sedang menjalani perawatan medis.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Saeful Ujun, mengonfirmasi kabar tersebut kepada Asajabar, Selasa (9/7/2024).

“Jemaah haji yang sakit itu bernama Hj. Edoh, saat ini sedang mendapat perawatan,” ujarnya.

Saeful Ujun menjelaskan bahwa kondisi kesehatan Hj. Edoh mengharuskan dirinya menunda kepulangan ke tanah air karena masih dalam perawatan di rumah sakit di Mekkah.

Baca Juga :  Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan

Ia juga memberikan informasi mengenai kepulangan jemaah haji dari Kabupaten Ciamis.

“Kepulangan jemaah haji kloter pertama atau kloter 26 JKS yang berjumlah 432 orang telah dilaksanakan pada Kamis, 4 Juli, sekitar pukul 22.05, dan tiba di Islamic Center Ciamis.

Kloter kedua atau kloter 34 JKS tiba di Islamic Center Ciamis pada Selasa, 9 Juli, sekitar pukul 06.30, juga dengan jumlah jemaah sebanyak 432 orang,” jelasnya.

Baca Juga :  Ciamis Siapkan Peserta Terbaik untuk Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat

“Untuk kloter terakhir atau kloter 53 JKS dijadwalkan tiba di Islamic Center Ciamis pada Rabu, 17 Juli, sekitar pukul 12.25, dengan jumlah jemaah sebanyak 294 orang,” tambahnya.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Ciamis, Agus Abdullah, membenarkan bahwa Hj. Edoh saat ini sedang menjalani perawatan medis di Mekkah.

“Dari petugas kloter kita mendapatkan info, dan jemaah haji yang saat ini sedang dirawat tersebut menderita sakit jantung,” ungkap Agus Abdullah secara singkat. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan
Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun
Dicky Candra: Budaya dan Teknologi Harus Berjalan Beriringan
Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026
Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga
PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat
Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:01 WIB

ATR/BPN Dukung Proses Hukum Dugaan Korupsi di Kantah Kota Serang

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:53 WIB

ATR/BPN Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:20 WIB

Hadiri SUSBANPIM Banser di Semarang, Nusron Wahid Soroti Pentingnya Good Governance dan SDM

Senin, 18 Mei 2026 - 22:19 WIB

Masyarakat Diminta Pahami Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 18 Mei 2026 - 21:58 WIB

KAN Sitapa Nilai Sertipikat Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Aset Nagari

Berita Terbaru

Nasional

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

Nasional

ATR/BPN Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:53 WIB

error: Content is protected !!