Jumlah Koperasi Sehat di Kabupaten Ciamis Masih Sedikit

- Redaktur

Senin, 29 Juli 2024 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dekopinda Ciamis.

Kantor Dekopinda Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Jumlah koperasi yang dikategorikan sehat secara kelembagaan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, masih relatif sedikit.

Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kabupaten Ciamis, Maman Hidayat, mengungkapkan bahwa dari 641 koperasi yang ada, hanya 30 persen yang dinyatakan sehat.

“Sehat itu dalam arti secara kelembagaan dan tata kelola, termasuk finansial,” jelas Maman, Senin (29/7/2024).

Menurutnya, salah satu kriteria koperasi sehat adalah pelaksanaan rapat anggota tahunan (RAT) secara berturut-turut.

Maman menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong koperasi agar cepat pulih dan berkembang.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026

“Kami mengapresiasi aktivitas koperasi yang rutin melaksanakan RAT. Kami terus membimbing koperasi-koperasi yang sudah ada agar bisa lebih maju, memajukan bidang-bidang usahanya, serta sinergis dan sinkron antara para pengurus dan anggotanya,” ujarnya.

Maman juga meminta agar masalah kelembagaan dan perusahaan segera direvitalisasi.

Dekopinda berencana menurunkan advokasi dan manajemen untuk menganalisis dan mengevaluasi koperasi, yang hasilnya akan dirumuskan kemudian.

Selain itu, ia mengusulkan adanya adendum Perda tentang Koperasi untuk memperkuat pergerakan koperasi di Ciamis, karena Dekopinda tidak dapat bergerak tanpa dukungan dari pemerintah.

Baca Juga :  PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama

Kabid Koperasi dan UMKM DKUKMP Kabupaten Ciamis, Adang Hartono, menyarankan lembaga koperasi untuk merekrut generasi muda.

Berdasarkan survei nasional, mayoritas anggota koperasi di Indonesia berusia lanjut. Adang berharap kelembagaan koperasi di Ciamis diisi oleh generasi muda, terutama generasi Z.

“Saat ini kami juga telah melakukan sosialisasi kepada kelompok gen Z dan lingkungan kampus supaya mereka tertarik dan mau berkoperasi.

Dengan era digitalisasi saat ini, koperasi harus bisa menyesuaikan zaman dan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” tambah Adang. (TONY/NHA/ASAJABAR)

Berita Terkait

Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026
Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga
PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat
Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat
Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat
Bapenda Kota Tasikmalaya Targetkan Pajak Daerah Rp235,4 Miliar pada 2026
Jelang Iduladha, Edukasi Kurban ASUH Digencarkan di Ciamis

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:29 WIB

Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:06 WIB

PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama

Senin, 11 Mei 2026 - 19:58 WIB

KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:30 WIB

Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 06:59 WIB

Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat

Rabu, 29 April 2026 - 06:41 WIB

Bapenda Kota Tasikmalaya Targetkan Pajak Daerah Rp235,4 Miliar pada 2026

Kamis, 23 April 2026 - 18:32 WIB

Jelang Iduladha, Edukasi Kurban ASUH Digencarkan di Ciamis

Rabu, 22 April 2026 - 21:30 WIB

Tingkatkan Profesionalitas, KKTU Ciamis Ikuti Bimtek Penyusunan SOP Madrasah

Berita Terbaru

FLS3N jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Ciamis.

Pendidikan

Disdik Ciamis Optimistis Wakil FLS3N Mampu Bersaing di Provinsi

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:01 WIB

error: Content is protected !!