Kampung Berseri Astra Layana Indah, Bangkitkan Kemandirian Warga Pasca Bencana

- Redaktur

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Panca Saputra beternak kambing di Kampung Berseri Astra Layana Indah. (FOTO: Astra)

Agus Panca Saputra beternak kambing di Kampung Berseri Astra Layana Indah. (FOTO: Astra)

Palu, ASAJabar – Kampung Berseri Astra (KBA) Layana Indah di Palu menjadi bukti nyata kekuatan kemandirian warga yang bangkit setelah bencana gempa dan tsunami pada 2018. 

Lewat program pemberdayaan yang dikembangkan bersama Astra, kampung ini kini tidak hanya pulih tetapi juga tumbuh menjadi pusat kewirausahaan, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan yang berkelanjutan.

Pilar Kewirausahaan: Bertani Cabai dan Beternak Kambing

Salah satu tokoh penggerak utama di Layana Indah, Agus Panca Saputra, menggunakan ladang cabai sebagai langkah awal untuk memberdayakan warga setempat.

Menghadapi keterbatasan air, cabai dipilih karena tidak membutuhkan banyak air dan dapat dipanen setiap 2,5-3 bulan sekali, memberikan penghasilan tetap bagi warga. 

Warga Kampung Berseri Astra Layana Indah
Warga Kampung Berseri Astra Layana Indah sedang mentraktor ladang untuk penanaman cabai. (FOTO: Astra)

Selain bertani cabai, Agus mengembangkan peternakan kambing yang memanfaatkan pakan ternak gratis dari sekitar.

Usaha ini berkembang pesat, dari lima ekor kambing menjadi 24 ekor dalam beberapa tahun.

Pilar Kesehatan: Posyandu Terpadu untuk Gizi Anak

Kesehatan anak-anak menjadi fokus penting bagi Agus dan warga KBA Layana Indah. 

Dengan menggandeng bidan dan kader Posyandu, warga diinisiasi untuk menjaga gizi anak-anak melalui Posyandu Terpadu yang dilakukan setiap bulan.

Kegiatan ini membantu pemantauan kesehatan dan gizi anak sejak dini, serta mengedukasi para ibu untuk menyiapkan makanan sehat.

Pilar Pendidikan: Rumah Baca dan Beasiswa

Untuk mendukung pengembangan SDM, didirikan sebuah rumah baca yang kini dilengkapi dengan fasilitas komputer dan internet gratis.

Rumah baca ini menjadi tempat belajar bersama dan melatih keterampilan, serta menerima beasiswa dari Astra bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pilar Lingkungan: Pemanfaatan Limbah dan Tanaman Obat

Warga KBA Layana Indah memanfaatkan kotoran ternak sebagai pupuk organik untuk menyuburkan tanaman di sekitar kampung.

Mereka juga memulai penanaman tanaman obat dan sayuran di pekarangan rumah masing-masing, menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.

Dukungan Astra dalam Program Kemandirian Berkelanjutan

Astra memainkan peran kunci dalam keberlanjutan program KBA Layana Indah dengan menyediakan pelatihan soft skill, bantuan alat pertanian, perangkat kesehatan, dan beasiswa. Kolaborasi ini sesuai dengan Sustainability Aspirations Astra 2030 dan komitmennya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia.

Kampung Berseri Astra Layana Indah pada tahun 2022 berhasil meraih Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2022. Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan proses pembangunan dan pemberdayaan yang digalakan oleh warganya untuk bangkit usai terpuruk dari bencana dimasa lalu. *EL

Baca Juga :  Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terkait

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK
Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja
Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat
Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026
Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis
Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat
KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana
Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!