Kemenag Apresiasi Ciamis sebagai Kabupaten Zakat Terbaik Nasional 2025

- Redaktur

Selasa, 1 Juli 2025 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Ciamis meraih dua penghargaan sekaligus dari Baznas RI.

Kabupaten Ciamis meraih dua penghargaan sekaligus dari Baznas RI.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia.

Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M., dinobatkan sebagai Kepala Daerah Penggerak Zakat Terbaik, sementara Kabupaten Ciamis juga ditetapkan sebagai Kabupaten Penggerak Zakat Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2025.

Kedua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Amil UPZ se-Kabupaten Ciamis dan Penganugerahan Kabupaten Zakat Tahun 2025 yang digelar di Gedung Islamic Center Ciamis, Selasa (1/7/2025).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi atas prestasi ini, serta menekankan pentingnya penguatan peran amil zakat untuk meningkatkan profesionalitas dan dampak sosial pengelolaan zakat.

“Zakat adalah rukun Islam yang memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Pengelolaan zakat yang baik dan profesional akan memberikan dampak positif bagi perbaikan ekonomi, sosial, dan kemanusiaan,” ujarnya.

Menurut Asep, Ciamis memiliki potensi besar dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari berbagai sektor masyarakat seperti ASN, UMKM, petani, dan aghniya di pedesaan. Namun, ia mengakui bahwa pengumpulan dana ZIS melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masih belum maksimal, khususnya di wilayah pedesaan, salah satunya karena keterbatasan kapasitas SDM amil.

Baca Juga :  Coach Faisal Antar Alexa Ciamis Melaju ke Ajang Nasional D'Academy 8 Indosiar

Kegiatan penguatan kompetensi amil UPZ ini, lanjutnya, menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan integritas pengelola zakat agar mampu menjalankan tugas secara syar’i, profesional, transparan, dan berdampak nyata.

“Kita harus mendorong pemanfaatan teknologi, peningkatan akuntabilitas dan transparansi, serta kolaborasi yang erat antara UPZ, pemerintah, dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, juga diumumkan bahwa Kabupaten Ciamis resmi menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia, sebuah pencapaian yang mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak.

Asep juga menyoroti peran Kementerian Agama Ciamis melalui Seksi Zakat dan Wakaf yang telah meluncurkan sejumlah program unggulan seperti Kampung Zakat, pemberdayaan ekonomi umat melalui KUA, serta pemanfaatan aplikasi digital seperti Go Gesek (Aplikasi Keuangan UPZ) dan Website Almar’ah UPZ BKMM Desa Maparah, yang kini menjadi satu-satunya sistem berbasis digital pengelolaan zakat di Indonesia.

Baca Juga :  Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat

Sejauh ini, Kabupaten Ciamis telah memiliki 6 UPZ Kampung Zakat yang diakui secara nasional dan 2 KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat (KUA Rajadesa dan KUA Ciamis).

Kementerian Agama pun menyampaikan sejumlah harapan usai penganugerahan ini, antara lain:

• Peningkatan Pengumpulan Zakat, baik dari individu maupun lembaga;

• Pemanfaatan Zakat yang Efektif, agar dana zakat benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan;

• Sinergi Pemerintah dan Masyarakat, dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat secara kolaboratif.

“Zakat adalah ibadah yang memiliki dimensi sosial, ekonomi, dan keagamaan. Ini adalah instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan membangun kesejahteraan bersama,” kata Asep.

Menutup pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai budaya yang mengakar dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan ibadah kepada Allah SWT.

“Semoga Baznas Kabupaten Ciamis terus menjadi contoh dalam pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak. Mari kita wujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya melalui zakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus
Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah
Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat
Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan
Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026
Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi
FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:31 WIB

MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:21 WIB

MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:57 WIB

MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:17 WIB

MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:37 WIB

Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:28 WIB

MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!