Menteri ATR/BPN AHY Bahas Kerja Sama Reforma Agraria dengan World Bank

- Redaktur

Jumat, 30 Agustus 2024 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan audiensi dari perwakilan World Bank, Kamis (29/08/2024) di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN.

Kunjungan audiensi dari perwakilan World Bank, Kamis (29/08/2024) di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menerima kunjungan audiensi dari perwakilan World Bank, Kamis (29/08/2024) di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN.

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama untuk mendukung pelaksanaan program Integrated Land Administration and Spatial Planning (ILASP) yang bertujuan mempercepat Reforma Agraria di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri AHY menyoroti pentingnya kesinambungan program ILASP dalam berbagai aspek, terutama dalam upaya perencanaan tata ruang dan perkotaan.

“Presiden berikutnya juga akan memberikan prioritas pada perencanaan perkotaan dan tata ruang, terutama dalam agenda Reforma Agraria,” ujar AHY.

Baca Juga :  PJS Mantapkan Langkah Menuju Organisasi Konstituen Dewan Pers

Kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan World Bank, menurut AHY, telah memberikan hasil signifikan, terutama dalam program pendaftaran tanah. AHY mengapresiasi peran World Bank yang mendukung percepatan pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Dengan dukungan World Bank, capaian pendaftaran tanah melalui PTSL mencapai 8,8 juta bidang tanah, melebihi target 7 juta bidang,” jelas AHY.

Menteri AHY juga berharap kerja sama ini dapat berkontribusi pada peningkatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang lebih baik, guna mendorong kepastian hukum bagi investor dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Kami akan meningkatkan komunikasi untuk mencapai perencanaan tata ruang yang lebih maju dan detail, demi kepastian bagi investor,” tambahnya.

Baca Juga :  Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah

Country Director World Bank untuk Indonesia, Carolyn Turk, menyambut baik rencana kerja sama tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa World Bank saat ini sedang bernegosiasi dengan Kementerian Keuangan terkait pinjaman untuk mendukung implementasi program ILASP.

Turk juga optimis bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat bagi Indonesia dalam lima tahun mendatang.

“Kami berharap dapat mendukung program ini berkat kepemimpinan dan kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN dan World Bank,” kata Carolyn Turk.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Raja Juli Antoni, serta sejumlah pejabat tinggi dari Kementerian ATR/BPN. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus
Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah
Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat
Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan
Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026
Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi
FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:49 WIB

Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:36 WIB

FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!