Menteri ATR/BPN Pimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan ILASPP 2025-2029

- Redaktur

Sabtu, 22 Maret 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian ATR/BPN.

Kementerian ATR/BPN.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pelaksanaan proyek Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) untuk periode 2025-2029.

Rakor yang dilaksanakan pada Selasa, 18 Maret 2025, di Kantor Badan Informasi Geospasial (BIG), merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani oleh lima kementerian/lembaga (K/L) pada Senin, 17 Maret 2025.

Dalam rakor tersebut, Menteri Nusron Wahid menjelaskan pentingnya kolaborasi antar kementerian untuk memastikan keberhasilan proyek ILASPP.

“Kami akan melakukan pertemuan setiap bulan untuk memantau serta mengontrol pengembangan dan dinamika proyek ini,” ujar Menteri Nusron.

Baca Juga :  Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Proyek ILASPP bertujuan untuk mengintegrasikan administrasi pertanahan dan tata ruang di Kementerian ATR/BPN, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Kehutanan, serta Badan Informasi Geospasial (BIG).

Fokus utama dari proyek ini adalah penyelesaian kadastral, khususnya untuk Areal Penggunaan Lain (APL) di sektor Kehutanan dan Transmigrasi.

Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menambahkan bahwa integrasi data nasional merupakan amanat dari Presiden Republik Indonesia kepada Kementerian Transmigrasi.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program ini, terutama dalam hal penyelesaian masalah lahan,” ujar Viva.

Sementara itu, Kepala BIG, Muh Aris Marfai, yang juga menjadi tuan rumah dalam rakor ini, melaporkan bahwa BIG telah membentuk struktur organisasi untuk mendukung pelaksanaan ILASPP.

Baca Juga :  Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi

“Kami telah menyiapkan tim teknis yang akan bertanggung jawab untuk kebutuhan peta dalam proyek ini,” jelasnya.

Rakor kali ini dihadiri oleh pejabat pimpinan tinggi madya dari Kemendagri, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Hadir juga mendampingi Menteri ATR/BPN, Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya, serta Plt. Direktur Jenderal Tata Ruang, Reny Windyawati beserta jajaran.

Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini, diharapkan integrasi administrasi pertanahan dan tata ruang di Indonesia dapat lebih terkoordinasi dan efisien, guna mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus
Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah
Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat
Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan
Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026
Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi
FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:49 WIB

Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:36 WIB

FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!