Menteri ATR/BPN Serahkan 20 Sertipikat Tanah Wakaf di Kudus

- Redaktur

Senin, 10 Maret 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid di Kudus.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid di Kudus.

Berita Kudus, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa ketidakadilan dalam kepemilikan tanah masih menjadi permasalahan utama di Indonesia. Salah satu upaya mengatasinya adalah dengan melakukan redistribusi tanah secara merata kepada masyarakat.

“Isu utama dalam dunia pertanahan di Indonesia adalah ketidakadilan. Oleh karena itu, kita harus melakukan redistribusi tanah kepada rakyat. Namun, redistribusi ini harus diimbangi dengan kapasitas dan kualitas yang baik agar tanah yang diberikan dapat dimanfaatkan secara produktif,” ujar Menteri Nusron saat menyerahkan 20 sertipikat tanah wakaf dalam acara Buka Puasa Bersama di Pondok Pesantren Qudsiyyah, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (8/3/2025).

Baca Juga :  ASN Dituntut Jadi Humas, ATR/BPN Perkuat Kompetensi Komunikasi CPNS

Redistribusi Tanah untuk Pemerataan Kepemilikan

Redistribusi Tanah merupakan bagian dari program Reforma Agraria yang dijalankan oleh Kementerian ATR/BPN. Program ini bertujuan untuk menciptakan pemerataan kepemilikan tanah dan mengurangi kesenjangan, khususnya bagi masyarakat kecil. Dengan adanya sertipikat tanah wakaf, hak kepemilikan atas tanah menjadi lebih terjamin secara hukum.

Menteri Nusron menekankan bahwa permasalahan pertanahan bukan hanya soal hukum, tetapi juga berkaitan erat dengan aspek kemanusiaan.

“Problem tanah itu sama persis dengan problem umat manusia. Maka, dalam mengurus tanah harus dengan hati, seperti halnya mengurus manusia, karena pada hakikatnya manusia diciptakan dari tanah,” ungkapnya.

Santri Didorong untuk Berwirausaha di Sektor Pertanian

Dalam kesempatan ini, Menteri ATR/BPN juga mengajak para penerima sertipikat, khususnya santri, untuk memanfaatkan tanah tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai peluang usaha di bidang pertanian dan perkebunan.

Baca Juga :  Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat Resmi Diluncurkan, ATR/BPN Jamin Legalitas Tanah

“Tujuan saya mengunjungi pondok pesantren adalah untuk menanamkan semangat berusaha kepada para santri, terutama di sektor perkebunan, karena peluang di bidang ini masih sangat terbuka,” tutur Nusron.

Penyerahan sertipikat tanah wakaf ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan sosial dan ekonomi, serta memperkuat kepemilikan tanah sebagai salah satu pilar pembangunan berkelanjutan.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri, beserta jajaran pejabat lainnya. (TONY)

Berita Terkait

ASN Dituntut Jadi Humas, ATR/BPN Perkuat Kompetensi Komunikasi CPNS
Kebijakan WFH ASN Setiap Jumat, ATR/BPN Jamin Pelayanan Publik Tidak Terganggu
Proyek Pelabuhan Tanjung Carat Masuk PSN, Pemerintah Percepat Sertifikasi Tanah di Sumsel
Pemilik Ruko Perlu Tahu, Status HGB Dapat Diubah Menjadi Hak Milik
Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Ossy Dermawan Tekankan Nilai Kejujuran dan Etika bagi Profesi Penilai
Wamen Ossy: ATR/BPN Bantu Legalisasi Lahan untuk Program KPLP
Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:38 WIB

Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat Resmi Diluncurkan, ATR/BPN Jamin Legalitas Tanah

Kamis, 16 April 2026 - 22:36 WIB

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Kamis, 16 April 2026 - 21:13 WIB

Faujiana Fatah Terpilih Pimpin Hiswana Migas Priangan Timur

Kamis, 16 April 2026 - 12:19 WIB

Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gelar Pelepasan Calon Jamaah Haji Secara Seremonial

Kamis, 16 April 2026 - 11:21 WIB

Target PAD Parkir Rp2,65 Miliar, UPTD Parkir Kota Tasikmalaya Tancap Gas

Sabtu, 11 April 2026 - 16:12 WIB

Inspektorat Kemenag Turun Langsung Bina Pengelolaan Keuangan Madrasah di Ciamis

Jumat, 10 April 2026 - 18:15 WIB

BAZNAS Ciamis Dorong Program Kencleng Terus Bertambah di Tingkat Desa

Kamis, 9 April 2026 - 15:32 WIB

RSUD Kawali Optimalkan Pelayanan di Tengah Keterbatasan Tenaga Perawat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!