MTsN 1 Ciamis Gelar KOSS+, Ratusan Siswa SD/MI Ikuti Ajang Kompetisi

- Redaktur

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompetisi Olahraga, Seni, dan Sains (KOSS+) bagi siswa SD/MI se-Kabupaten Ciamis.

Kompetisi Olahraga, Seni, dan Sains (KOSS+) bagi siswa SD/MI se-Kabupaten Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – MTsN 1 Ciamis kembali menggelar ajang Kompetisi Olahraga, Seni, dan Sains (KOSS+) bagi siswa SD/MI se-Kabupaten Ciamis. Kegiatan yang telah memasuki tahun ketujuh ini menjadi sarana pengembangan bakat sekaligus promosi madrasah kepada masyarakat.

Humas MTsN 1 Ciamis, Yayang Ridwan, mengatakan KOSS tahun ini hadir dengan konsep baru melalui penambahan dua cabang lomba, yakni Semaphore Dance dan Rukiba atau Pengibar Regu Bendera.

“Awalnya hanya KOS, sekarang menjadi KOSS+ karena ada tambahan Semaphore Dance yang berkaitan dengan keterampilan Pramuka dan Rukiba yang berhubungan dengan Paskibra,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, dengan jumlah peserta mencapai ratusan siswa dari berbagai SD dan MI di Kabupaten Ciamis.

Menurut Yayang, antusiasme peserta cukup tinggi, terutama pada cabang sains, Semaphore Dance, dan Rukiba. Bahkan untuk cabang sains, panitia harus membatasi jumlah peserta maksimal 10 orang per sekolah karena tingginya minat.

“Pesertanya diperkirakan mencapai 300 orang. Yang paling banyak itu sains karena peminatnya tinggi. Kalau tidak dibatasi, ada sekolah yang mengirim sampai 20 hingga 30 peserta,” katanya.

Baca Juga :  Bapenda Ciamis Apresiasi Desa Taat Pajak dengan 50 Unit Sepeda Motor

Ia menjelaskan, Semaphore Dance dikemas lebih modern dengan memadukan gerakan semaphore dan iringan musik sehingga lebih menarik bagi siswa.

“Semaphore Dance ini dibuat lebih kekinian agar sesuai dengan perkembangan zaman, jadi bukan hanya gerakan biasa tetapi dipadukan dengan musik,” jelasnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, KOSS+ juga bertujuan memperkenalkan MTsN 1 Ciamis kepada masyarakat sebagai lembaga pendidikan yang mampu bersaing dengan sekolah umum lainnya.

“Madrasah ingin dikenal lebih luas dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk jenjang SLTP, bukan sekadar pilihan kedua,” ucap Yayang.

Ia juga menepis anggapan bahwa lulusan madrasah memiliki keterbatasan dalam melanjutkan pendidikan ke sekolah umum maupun perguruan tinggi negeri.

“Lulusan madrasah bisa melanjutkan ke SMA, SMK, bahkan perguruan tinggi negeri seperti UGM, Unpad, ITB, dan lainnya. Tidak hanya ke perguruan tinggi berbasis agama,” katanya.

Baca Juga :  Persaingan Ketat SPMB di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis, 94 Pendaftar Gagal Lolos

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan khusus bagi juara pertama di beberapa cabang lomba. Salah satunya berupa bebas biaya pendaftaran untuk kegiatan ekstrakurikuler tertentu di MTsN 1 Ciamis.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Ciamis, Hj. Enok Robiah Adawiyah, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari promosi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027.

Menurutnya, hingga saat ini jumlah pendaftar sudah mendekati 180 siswa dan diperkirakan terus bertambah seiring pelaksanaan KOSS+.

“Kegiatan ini menjadi salah satu sarana promosi agar masyarakat semakin mengenal MTsN 1 Ciamis. Mudah-mudahan jumlah peserta didik baru terus meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, MTsN 1 Ciamis memiliki berbagai prestasi yang telah diraih siswa dalam bidang akademik maupun nonakademik, seperti Paskibra dan futsal. Namun pihak sekolah juga terus mendorong pengembangan kegiatan lain, termasuk kepramukaan.

“Pramuka sekarang menjadi kegiatan wajib. Karena itu kami berharap pembinaan kepramukaan di MTsN 1 Ciamis semakin meningkat dan mampu melahirkan prestasi baru,” katanya.

Berita Terkait

MTsN 15 Ciamis Lepas 210 Siswa, Catat Nilai TKA Tertinggi di Kabupaten Ciamis
Persaingan Ketat SPMB di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis, 94 Pendaftar Gagal Lolos
223 Siswa SMPN 4 Ciamis Lulus 100 Persen, Pelepasan Digelar Sederhana namun Bermakna
Porseni MI Cijeungjing-Cisaga Siapkan Wakil Terbaik ke Tingkat Kabupaten
Guru PAI Harus Menjadi Ajengan di Sekolah di Tengah Gempuran Era Digital
Pelepasan Kelas IX SMPN 8 Ciamis Berlangsung Haru, Simbol Payung Jadi Sorotan
Fossma Tasikmalaya Buka Posko Pengaduan SPMB 2026, Siap Beri Pendampingan Gratis hingga Advokasi Hukum
Nesaba Cup Jadi Ajang Promosi dan Pembinaan Olahraga SMPN 1 Baregbeg Ciamis

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Persaingan Ketat SPMB di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis, 94 Pendaftar Gagal Lolos

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:39 WIB

223 Siswa SMPN 4 Ciamis Lulus 100 Persen, Pelepasan Digelar Sederhana namun Bermakna

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30 WIB

Porseni MI Cijeungjing-Cisaga Siapkan Wakil Terbaik ke Tingkat Kabupaten

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:43 WIB

Guru PAI Harus Menjadi Ajengan di Sekolah di Tengah Gempuran Era Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:36 WIB

Pelepasan Kelas IX SMPN 8 Ciamis Berlangsung Haru, Simbol Payung Jadi Sorotan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:02 WIB

Fossma Tasikmalaya Buka Posko Pengaduan SPMB 2026, Siap Beri Pendampingan Gratis hingga Advokasi Hukum

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:42 WIB

Nesaba Cup Jadi Ajang Promosi dan Pembinaan Olahraga SMPN 1 Baregbeg Ciamis

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:21 WIB

SPMB Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis Dibuka, Konsultasi Calon Siswa Mulai Ramai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!