Pasca Beredar Video Siswa Ke Tempat Ibadah Agama Lain, Disdik Ciamis Panggil Guru dan Kepala Sekolah

- Redaktur

Senin, 30 Oktober 2023 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Dr. H. Asep Saeful Rahmat, S.IP,. M.Si.

Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Dr. H. Asep Saeful Rahmat, S.IP,. M.Si.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis telah melakukan tindakan terhadap sekolah yang melakukan aktivitas kunjungan ke tempat ibadah agama non muslim.

Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Dr. H. Asep Saeful Rahmat, S.IP,. M.Si mengaku bahwa pihaknya telah melakukan tindakan terhadap sekolah yang bersangkutan,” ujarnya, Senin (30/10/2023).

“Kami telah memanggil guru dan kepala sekolah yang bersangkutan untuk meminta konfirmasi terkait aktivitas peserta didiknya yang berkunjung ke tempat ibadah agama lain.

Ia menjelaskan, pemanggilan tersebut dilakukan secara resmi melalui berita acara dan mereka membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi hal yang serupa.

Menurut Asep, dengan adanya tindakan tersebut mereka tidak berpikir lebih jauh terhadap dampak yang ditimbulkan pasca kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

“Kami juga memberikan penjelasan bahwa hal-hal tersebut kurang bijak, padahal dapat dilakukan dengan pembelajaran melalui visual, karena melalui akun belajar id konten-konten visual itu sudah tersedia.

Semuanya ada di akun belajar id bagaimana terkait kerukunan beragama, video visualnya juga ada, poto-potonya ada, tinggal sama-sama belajar di kelas,” kata Asep.

Kesepakatan Hasil Audiensi Dengan Forum Ukhuwah Peduli Generasi Bangsa Ciamis.

Kadisdik Ciamis, H. Asep Saeful Rahmat membenarkan bahwa dari hasil audiensi tersebut pihaknya telah menghasilkan beberapa kesepakatan dengan Forum Ukhuwah Peduli Generasi Bangsa.

“Dari hasil audiensi tadi kami sepakat bahwa sebaiknya guru memahami psikologi anak, karena anak jenjang TK, SD dan SMP kondisi psikologisnya belum stabil,” ungkapnya.

Baca Juga :  MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru

Karena itu, untuk konten materi pembelajaran tertentu sebaiknya disikapi lebih bijak, tidak mesti konstektual, tapi bisa dilakukan melalui youtube atau menggunakan akun belajar siswa,” ucap Asep.

Menurut Asep, di website akun belajar itu ada konten pembelajaran terkait dengan kerukunan beragama dan kebhinekaan, tinggal klik, disitu peserta didik dapat belajar terkait kerukunan maupun toleransi beragama.

“Jadi dengan adanya website akun belajar itu, peserta dapat belajar bersama, jadi tidak mesti kontekstual datang ke lokasi-lokasi, mohon maaf misalnya ke tempat ibadah agama non muslim,” tegasnya. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!