https://www.zeverix.comsmm indonesiakencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiakencang77https://indobooster.com/page/contoh-pengisian-target-di-smm-panel-indoboosterkencang77situs slot gacorMahjong Ways 2 PG Soft SlotSlot Gacor Mahjong Ways 2 ViralKetika Mahjong Ways 2 Tren JudiMahjong Ways 2 ke Pinjol BerbahayaHukum Mahjong Ways 2 Starlight MUIGame Anak Jadi Ajang Judi Online80 Ribu Anak Terpapar Judi OnlineCiri Game Mengandung Judi OnlineModus Spin Hadiah Top Up Judi AnakFenomena Slot Gacor Mitos Faktaslot88slot777slot gacorGame Digital Mirip Kasino dan TaruhanWaspadai Transaksi Top Up Game AnakFenomena Lucky Spin di Game MobileDari Koin Virtual Menjadi Uang NyataSistem Reward dan Pembelian Game DigitalBahaya Chasing Losses dalam Permainan DigitalPsikologi Near-Miss dalam Permainan DigitalMemahami RTP dalam Permainan Taruhan DigitalMitos Jam Gacor dan Algoritma GameFenomena Konten Maxwin di Media SosialWaspadai Promosi Game Berhadiah dari InfluencerKonten Taruhan Digital di Media SosialRisiko Deposit Kecil yang Terus BerulangPenyalahgunaan E-Wallet untuk Judi OnlineSiklus Taruhan Digital dan Jeratan UtangWaspadai Transaksi Game Digital pada AnakMemahami Loot Box Gacha dan Lucky DrawRisiko Situs Game Tiruan dan PalsuFenomena Game Penghasil Uang di InternetLiterasi Keluarga Menghadapi Permainan Digital 2026
https://www.zeverix.comsmm indonesiakencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiakencang77https://indobooster.com/page/contoh-pengisian-target-di-smm-panel-indoboosterkencang77situs slot gacorMahjong Ways 2 PG Soft SlotSlot Gacor Mahjong Ways 2 ViralKetika Mahjong Ways 2 Tren JudiMahjong Ways 2 ke Pinjol BerbahayaHukum Mahjong Ways 2 Starlight MUIGame Anak Jadi Ajang Judi Online80 Ribu Anak Terpapar Judi OnlineCiri Game Mengandung Judi OnlineModus Spin Hadiah Top Up Judi AnakFenomena Slot Gacor Mitos Faktaslot88slot777slot gacorGame Digital Mirip Kasino dan TaruhanWaspadai Transaksi Top Up Game AnakFenomena Lucky Spin di Game MobileDari Koin Virtual Menjadi Uang NyataSistem Reward dan Pembelian Game DigitalBahaya Chasing Losses dalam Permainan DigitalPsikologi Near-Miss dalam Permainan DigitalMemahami RTP dalam Permainan Taruhan DigitalMitos Jam Gacor dan Algoritma GameFenomena Konten Maxwin di Media SosialWaspadai Promosi Game Berhadiah dari InfluencerKonten Taruhan Digital di Media SosialRisiko Deposit Kecil yang Terus BerulangPenyalahgunaan E-Wallet untuk Judi OnlineSiklus Taruhan Digital dan Jeratan UtangWaspadai Transaksi Game Digital pada AnakMemahami Loot Box Gacha dan Lucky DrawRisiko Situs Game Tiruan dan PalsuFenomena Game Penghasil Uang di InternetLiterasi Keluarga Menghadapi Permainan Digital 2026

Rocky Gerung Soroti Luasnya Persoalan Pertanahan, dari Hukum hingga Ekologi

- Redaktur

Selasa, 8 September 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Sleman, asajabar.com – Akademisi dan filsuf Indonesia Rocky Gerung menilai pengelolaan pertanahan tidak dapat dipahami hanya dari aspek teknis dan administrasi. Menurutnya, persoalan tanah berkaitan erat dengan berbagai disiplin ilmu, mulai dari hukum, politik, ekonomi, ekologi hingga psikologi.

Hal itu disampaikan Rocky saat menjadi narasumber dalam Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (4/9/2026).

Menurut Rocky, luasnya persoalan pertanahan membuat para taruna dan taruni Politeknik Agraria STPN memiliki ruang belajar yang sangat beragam. Mereka tidak hanya dituntut memahami administrasi pertanahan, tetapi juga berbagai aspek yang berkaitan dengan tanah dan kehidupan masyarakat.

“Jadi, teman-teman yang belajar di sini sebenarnya belajar semua ilmu. Ilmu tentang psikologi, ilmu tentang administrasi, ilmu tentang hukum tata negara, ilmu tentang politik, ilmu tentang global security, ilmu tentang ekologi, ilmu tentang kematian, ilmu tentang cacing. Jadi ini kampus yang paling lengkap sebetulnya,” ujar Rocky.

Ia kemudian membandingkan pembelajaran di Politeknik Agraria STPN dengan sejumlah institusi pendidikan lain. Menurutnya, mahasiswa di institusi tertentu umumnya lebih fokus pada disiplin ilmu yang spesifik, sedangkan taruna dan taruni di Politeknik Agraria STPN harus memahami berbagai perspektif karena tanah bersinggungan dengan banyak aspek kehidupan.

Baca Juga :  ATR/BPN Fokuskan Program 2027 pada Ketahanan Pangan, Sertipikasi Tanah hingga Penataan Ruang

“Kalau Anda ada di Akmil, Anda cuma belajar tentang cara mempertahankan negara. Kalau Anda ada di UI, Fakultas Ekonomi, Anda hanya diajarkan tentang supply demand dari tanah. Kalau di Fakultas Teknik, ITB, Anda cuma diajarkan untuk melihat struktur tanah secara geologi. Anda ada di IPB, Anda cuma diajarkan cara memupuk tanah,” tuturnya.

“ Anda ada di sini, Anda belajar semua hal, kendati kurikulumnya tidak ada, tapi otomatis Anda mesti ambil risiko belajar semua hal,” lanjut Rocky.

Menurut Rocky, pemahaman mengenai pertanahan dapat dimulai dengan melihat makna tanah bagi negara, masyarakat, maupun pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadapnya.

“Keinginan kita untuk kuliah di institut ini adalah untuk memahami tanah itu sebetulnya apa maknanya bagi negara, karena Anda akan mengurus tanah negara, tapi lebih penting melihat kapan dan dengan siapa atau oleh siapa perebutan makna itu diselesaikan,” katanya.

Rocky menjelaskan, pemaknaan terhadap tanah dapat berbeda antara negara, masyarakat adat, dan korporasi. Bagi negara, penguasaan tanah diwujudkan melalui hukum dan regulasi. Sementara bagi masyarakat adat, tanah memiliki keterkaitan dengan leluhur serta kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun.

Adapun bagi korporasi, tanah dapat dipandang sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi.

Baca Juga :  Ossy Dermawan Tekankan Sinergi Lintas Sektor dalam Penyusunan RUU Reforma Agraria

Menurut dia, pemaknaan terhadap tanah juga dapat berubah seiring dengan perubahan kepentingan dan fungsi suatu wilayah. Tanah yang sebelumnya memiliki nilai adat, misalnya, dapat berubah menjadi tanah negara dan kemudian menjadi komoditas ketika muncul kepentingan pembangunan.

“Jadi kita tahu bahwa soal tanah ini adalah soal yang menyebabkan seluruh masalah ini timbul,” ujar Rocky.

Ia menilai persoalan pertanahan memiliki konsekuensi jangka panjang. Karena itu, calon insan pertanahan perlu memiliki keberanian untuk memahami persoalan tanah secara menyeluruh dan tidak hanya berorientasi pada aspek teknis.

“Kita berupaya untuk menghindari pertanyaan karena menganggap kesalahan itu selalu bisa dimaafkan, tapi kesalahan dalam mengolah tanah tidak mungkin dimaafkan karena dia akan permanen,” pungkasnya.

Kuliah umum bertema “Tanah, Negara, dan Rakyat: Memaknai Kembali Transformasi Pelayanan Pertanahan dalam Perspektif Kebangsaan” tersebut turut dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

Kegiatan itu juga diikuti Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, seluruh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi beserta jajaran, serta lebih dari 500 taruna dan taruni Politeknik Agraria STPN.

Berita Terkait

Rocky Gerung Ungkap Tiga Konsep dalam Memaknai Tanah
Nusron Wahid Dorong Kampus Jadi Ruang Pertukaran Gagasan
Tina Wiryawati Dukung Pengesahan RUU Perampasan Aset bagi Koruptor
Sertipikasi Tanah MBR Jadi Langkah Awal Program Tiga Juta Rumah di Banjar
Sertipikasi Tanah MBR Jadi Langkah Awal Program Tiga Juta Rumah di Banjar
Urus Tanah Warisan Jadi Lebih Mudah, Warga Cipinang Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal
Ossy Dermawan Tekankan Sinergi Lintas Sektor dalam Penyusunan RUU Reforma Agraria
Sekjen ATR/BPN Tekankan Kolaborasi Jajaran untuk Sukseskan Transformasi ATR/BPN

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:37 WIB

Sembahyang Jing He Ping di Ciamis, Doakan Leluhur Sambil Berbagi Sembako

Kamis, 3 September 2026 - 17:54 WIB

Kemarau Panjang, 90 Persen Kolam Budidaya Ikan di Ciamis Terdampak Kekeringan

Kamis, 3 September 2026 - 16:50 WIB

Belanja Hemat di Tengah Kemarau, Warga Baregbeg Serbu Gerakan Pangan Murah

Rabu, 2 September 2026 - 18:00 WIB

Pembinaan Anugerah Masjid Ramah II Ciamis Bidik Perubahan Cara Takmir Melayani Umat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:20 WIB

BAZNAS Ciamis Resmikan Kampung Zakat ke-15

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Kemenag Apresiasi Kontingen Ciamis Juara Umum Porseni Jabar, Potensi Madrasah Makin Diperhitungkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Pramuka Garuda Dapat Prioritas, Kwarcab Kota Tasikmalaya Gandeng Sejumlah Kampus

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Penasihat IPHI Ciamis Dorong Pembentukan UPZ untuk Optimalkan ZIS Jamaah Haji

Berita Terbaru

Nasional

Rocky Gerung Ungkap Tiga Konsep dalam Memaknai Tanah

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:01 WIB

Nasional

Nusron Wahid Dorong Kampus Jadi Ruang Pertukaran Gagasan

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:39 WIB

error: Content is protected !!