Berita Ciamis, Asajabar.com – SMP Negeri 1 Cimaragas kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Bina LKBB Paweja XV tingkat SMP/MTs se-Jawa Barat serta Juara 1 Caraka LKBB Paweja XV tingkat SMP/MTs se-Jawa Barat kategori Open. Ajang tersebut digelar di SMK LPT Ciamis, belum lama ini.
Kepala SMPN 1 Cimaragas, Yudi Nugraha, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) merupakan agenda rutin tahunan yang selalu diikuti sekolahnya.
“Alhamdulillah, SMPN 1 Cimaragas kembali meraih prestasi. Ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa pembinaan prestasi siswa, khususnya melalui ekstrakurikuler Paskibra, berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, prestasi tersebut tidak lepas dari kreativitas siswa serta kedisiplinan dan semangat latihan yang dilakukan secara konsisten. Bahkan sebelumnya, SMPN 1 Cimaragas juga telah menorehkan berbagai prestasi serupa di daerah lain seperti Tasikmalaya dan Banjar.
Yudi menambahkan, selain Paskibra, sekolahnya juga aktif membina berbagai ekstrakurikuler berprestasi lainnya, seperti bola voli, BKC, pencak silat, dan bulu tangkis. Untuk Paskibra sendiri, sekolah menurunkan dua tim, yakni Tim A yang terdiri dari siswa kelas VIII dan IX, serta Tim B sebagai regenerasi yang melibatkan siswa kelas VII dan VIII.
“Latihan dilakukan secara rutin melalui kegiatan ekstrakurikuler. Menjelang lomba, latihan menjadi lebih intensif, bahkan dilakukan setiap hari,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua siswa yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ekstrakurikuler, khususnya Paskibra dan bola voli.
“Prestasi ini tidak terlepas dari dukungan orang tua. Kami berharap capaian ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi,” tambahnya.
Sementara itu, Guru Pembina Ekstrakurikuler Paskibra SMPN 1 Cimaragas menjelaskan bahwa proses persiapan lomba telah dilakukan sejak enam bulan sebelumnya.
Sejak awal tahun pelajaran, para siswa sudah mulai menyusun formasi, meningkatkan latihan fisik, serta rutin berlatih baris-berbaris setiap hari sepulang sekolah.
“Memasuki satu hingga dua bulan menjelang lomba, latihan kami tingkatkan dengan tambahan sesi pada hari Sabtu dan Minggu,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sebelum bergabung dalam tim, para siswa harus melalui proses seleksi yang meliputi seleksi minat, fisik, serta kesiapan orang tua, mengingat intensitas latihan yang cukup menyita waktu.
“Tantangan terbesar saat ini adalah menjaga fokus dan kedisiplinan siswa, terutama di tengah penggunaan gawai. Namun alhamdulillah, kekompakan tim tetap terjaga dan orang tua juga sangat suportif,” katanya.
Ke depan, pihak pembina menargetkan peningkatan prestasi ke level yang lebih tinggi, dengan harapan dapat meraih kategori Madya hingga Utama pada ajang LKBB berikutnya.
Selain itu, para siswa juga akan dipersiapkan untuk tugas pengibaran bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI di Desa serta mengikuti kompetisi lain yang akan datang.
“Kami berharap mereka tetap kompak, disiplin, dan mampu meraih hasil yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya.











