438 Guru RA Ikuti Workshop Kurikulum Berbasis Cinta di Ciamis

- Redaktur

Jumat, 25 Juli 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum Madrasah dan Sosialisasi Pembelajaran Terintegrasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta Tahun Ajaran 2025/2026.

Workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum Madrasah dan Sosialisasi Pembelajaran Terintegrasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta Tahun Ajaran 2025/2026.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Sebanyak 438 guru Raudhatul Athfal (RA) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) mengikuti Workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum Madrasah dan Sosialisasi Pembelajaran Terintegrasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta Tahun Ajaran 2025/2026.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Ciamis dan berlangsung di MAN Darussalam Ciamis, Jumat (25/7/2025).

Ketua Pelaksana Workshop, E. Zenal Mutaqin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas tim pengembang kurikulum di setiap RA serta menyelaraskan panduan dokumen Kurikulum Berbasis Cinta yang baru saja diluncurkan oleh Kementerian Agama RI pada Kamis malam (24/7).

“Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan baru dalam dunia pendidikan yang menanamkan nilai cinta, kebersamaan, dan tanggung jawab ekologis sejak usia dini,” jelas Zenal.

Meskipun sudah diluncurkan, Zenal mengakui implementasi kurikulum ini belum berjalan penuh di tingkat RA.

Baca Juga :  PKS Ciamis Tebar Ratusan Ikan, Warga Antusias Ikuti Mancing Gratis

Ia menyebut bahwa proses adopsi akan dilakukan secara bertahap seiring pemahaman para guru terhadap substansi kurikulum.

“Kurikulum ini masih dalam tahap pengenalan. Kami belum menerapkannya secara menyeluruh. Namun, semangatnya sejalan dengan nilai-nilai yang selama ini sudah diterapkan di RA,” katanya.

Sementara itu, Ketua KKRA Ciamis, Lalis Lismaidah, menambahkan bahwa tantangan utama dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta adalah aspek moderasi beragama, terutama dalam konteks toleransi antarumat beragama.

“Nilai cinta dalam kurikulum ini mendorong peserta didik dan guru untuk lebih terbuka dan toleran terhadap keberagaman, termasuk kunjungan atau gotong-royong lintas agama. Namun, ini tidak mudah karena sebagian guru masih memiliki kekhawatiran dalam menjalin interaksi lintas keyakinan,” ungkap Lalis.

Ia menyebutkan bahwa adanya anjuran untuk mengenalkan tempat ibadah agama lain kepada anak-anak bisa memicu kebingungan atau penolakan, terutama bagi guru atau orang tua yang memiliki pandangan keagamaan yang sangat kuat.

Baca Juga :  14.711 Siswa SD di Ciamis Ikuti TKA, Digelar Empat Gelombang

“Kami menyadari bahwa akidah setiap agama berbeda, namun kami berharap para guru dapat memahami bahwa pendidikan cinta ini bertujuan menanamkan semangat saling menghargai sejak dini, tanpa harus mengaburkan keyakinan masing-masing,” ujarnya.

Menurut Lalis, pelaksanaan kurikulum ini harus disesuaikan dengan konteks lokal dan kondisi psikologis peserta didik. Ia berharap guru-guru RA dapat menjadi agen transformasi nilai cinta dan toleransi yang seimbang dengan ajaran agama.

Workshop ini menjadi langkah awal penting dalam penyelarasan visi pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga afektif dan spiritual. Para peserta antusias mengikuti materi yang diberikan, baik terkait dokumen kurikulum maupun strategi penerapan pembelajaran berbasis cinta dan deep learning.

Berita Terkait

14.711 Siswa SD di Ciamis Ikuti TKA, Digelar Empat Gelombang
Dua Siswa SMAN 1 Ciamis Lolos ke FLS3N Tingkat Jabar, Siap Bersaing di Provinsi
Kemenag Ciamis Pastikan Pelaksanaan TKA Minim Kendala Teknis
Ribuan Guru RA Ciamis Ikuti Workshop Kompetensi, Usung Semangat Mendidik dengan Hati
Komisariat 02 Ciamis Siapkan Wakil Terbaik Menuju Tingkat Kabupaten
Gali Potensi Siswa, Komisariat 05 Ciamis Gelar Empat Ajang Sekaligus
Dua Hari, SMPN 2 Ciamis Suguhkan Gelar Karya Berbasis Budaya Nusantara
PMB MAN 3 Cijantung Dibuka, Sekolah Berbasis Pesantren Pilihan Tepat Menimba Ilmu

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:20 WIB

Aksi Aliansi Ormas di Pendopo Indramayu Minta Klarifikasi Pernyataan Staf Khusus Bupati

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:37 WIB

Ratusan Warga Hadiri Syukuran Kemenangan Kuwu Rancahan Terpilih

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:28 WIB

Pleno Pilwu Babakan Jaya Tetapkan Masirin sebagai Pemenang dengan Selisih 665 Suara

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:56 WIB

Golkar Ciamis Rayakan HUT ke-61, Perkuat Komitmen Kebersamaan dan Sinergi dengan Pemerintah

Minggu, 7 September 2025 - 11:01 WIB

Estafet Kepemimpinan PKS Ciamis Resmi Beralih ke Didi Sukardi

Minggu, 8 Juni 2025 - 08:07 WIB

PKS Tetapkan Struktur Baru, Ini Respons Miranti Mayangsari

Sabtu, 19 April 2025 - 11:23 WIB

DPD PKS Ciamis Gelar Musyawarah Cabang Serentak, Lantik Pengurus DPC 2025–2028

Jumat, 10 Januari 2025 - 07:43 WIB

KPU Ciamis Tetapkan Herdiat Sunarya Sebagai Bupati Terpilih

Berita Terbaru

Keterbatasan Perangkat, SDN 7 Ciamis manfaatkan lab komputer SMPN 2.

Pendidikan

14.711 Siswa SD di Ciamis Ikuti TKA, Digelar Empat Gelombang

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:50 WIB

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Ciamis, H. Jajang Jamaludin.

Pendidikan

Kemenag Ciamis Pastikan Pelaksanaan TKA Minim Kendala Teknis

Senin, 27 Apr 2026 - 17:04 WIB

error: Content is protected !!