Berita Ciamis, Asajabar.com – SMA Negeri 2 Ciamis kembali menggelar kegiatan Lomba Lintas Medan (L2M) ke-XVI tingkat se-Priangan Timur pada Sabtu (4/4/2026). Kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh Pramuka pangkalan sekolah tersebut bertujuan membentuk karakter peserta sekaligus melatih kemampuan organisasi siswa.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 2 Ciamis, Dadan Ramdan, S.Ag., M.Pd., melalui Pembina Pramuka, Aseptian Nugraha, mengatakan bahwa L2M merupakan agenda rutin yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Tahun ini, kegiatan tersebut kembali digelar sebagai bentuk kebangkitan aktivitas kepramukaan di lingkungan sekolah.
“L2M ini merupakan program kerja Pramuka yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Sempat terhenti karena pandemi, dan alhamdulillah sekarang bisa kembali dilaksanakan,” ujar Aseptian.
Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek perlombaan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, kemandirian, serta kemampuan manajerial siswa dalam menyelenggarakan kegiatan.
Selain itu, L2M juga menjadi ajang promosi sekolah kepada pelajar tingkat SMP dan MTs sederajat, sekaligus mendukung pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah Ciamis.
Untuk tahun ini, jumlah peserta mencapai puluhan regu dari berbagai daerah di Priangan Timur. Pada kategori penegak tercatat sebanyak 33 regu dengan masing-masing lima orang anggota, sedangkan kategori penggalang diikuti 16 regu. Peserta berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Banjarsari, Banjar, Sukadana, dan Panawangan.
Dalam perlombaan ini, panitia menyediakan berbagai kategori penilaian, mulai dari juara umum, juara utama, juara madya, juara purwa, hingga penghargaan khusus seperti juara yel-yel dan favorit.
Dari sisi keamanan, panitia telah menjalin kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk dukungan tim kesehatan, serta berkoordinasi dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) dalam manajemen risiko kegiatan.
“Standar keamanan sudah kami penuhi, termasuk koordinasi dengan PMI dan tim manajemen risiko dari Kwarcab,” jelasnya.
Adapun rute lintas medan yang dilalui peserta dimulai dari lingkungan sekolah menuju Cikuraja, dilanjutkan ke Nagrak, Pasir Peteuy, hingga Lapang Pawindan, kemudian kembali melalui wilayah perbatasan Pawindan dan Linggasari.
Aseptian mengakui, tantangan terbesar dalam pelaksanaan tahun ini adalah minimnya pengalaman panitia dari kalangan siswa, mengingat kegiatan sempat vakum beberapa tahun. Oleh karena itu, pembina memberikan pendampingan intensif dalam setiap tahapan persiapan.
Di sisi lain, kegiatan ini juga membuka ruang partisipasi bagi pelaku UMKM lokal untuk berjualan dan mendukung jalannya acara.
Ke depan, pihak sekolah berencana mengembangkan L2M ke tingkat yang lebih luas. Jika sebelumnya kegiatan ini pernah menjangkau tingkat Jawa Barat hingga Jawa Tengah, maka untuk tahap awal saat ini difokuskan di wilayah Priangan Timur sebelum kembali diperluas.
“Ke depan, mudah-mudahan bisa kembali ke tingkat Jawa Barat,” harapnya.
Sementara itu, prestasi Pramuka SMAN 2 Ciamis juga terus menunjukkan perkembangan, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Setiap tahunnya, anggota Pramuka berhasil meraih predikat Pramuka Garuda dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri, termasuk Institut Pertanian Bogor (IPB).













