Penyuluh Agama di Ciamis Diberi Pelatihan Literasi Keuangan: Antisipasi Pinjol Hingga Investasi Bodong

- Redaktur

Selasa, 7 April 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan literasi keuangan oleh OJK kepada Penyuluh Agama Islam di Kemenag Ciamis, Selasa (7/4).

Pelatihan literasi keuangan oleh OJK kepada Penyuluh Agama Islam di Kemenag Ciamis, Selasa (7/4).

CIAMIS, ASAJABAR.COM– Maraknya pinjaman online ilegal, judi daring, praktik “bank emok”, hingga investasi bodong menjadi perhatian serius. Sebagai langkah antisipasi, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pelatihan *Training of Trainers* (ToT) untuk meningkatkan kapasitas edukasi keuangan bagi para penyuluh agama.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Ciamis, Selasa (7/4/2026) itu diikuti sekitar 160 peserta yang terdiri dari penyuluh agama dan tenaga pendukung. Pelatihan ini dinilai strategis untuk memperluas pemahaman literasi keuangan di kalangan masyarakat.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Ciamis, Dr. H. Mohamad Aip Maftuh, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan penyuluh dalam menyampaikan edukasi pengelolaan keuangan yang tepat.

“Penyuluh diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pengelolaan ekonomi yang sesuai aturan dan rasional,” ujarnya.

Baca Juga :  BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi

Menurut Aip, literasi keuangan memiliki peran penting dalam menjawab berbagai persoalan ekonomi masyarakat. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia yang fokus pada edukasi, pendekatan yang belum menyeluruh, serta perlunya peningkatan kapasitas penyuluh secara berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan para penyuluh memiliki pemahaman yang lebih komprehensif sebelum menyampaikan materi kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia pun menekankan pentingnya literasi keuangan dalam menjaga ketahanan keluarga. Menurutnya, persoalan ekonomi kerap menjadi pemicu konflik rumah tangga hingga berujung pada perceraian.

“Dengan pemahaman keuangan yang baik, diharapkan kualitas kehidupan keluarga meningkat dan tercipta keluarga yang harmonis,” katanya.

Sementara itu, Asisten Manager OJK Tasikmalaya, Andriani Alfiah Kurnia, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong peningkatan literasi keuangan melalui berbagai kolaborasi, termasuk dengan Kemenag. Ia menilai penyuluh agama memiliki peran efektif dalam menjangkau masyarakat luas karena satu orang penyuluh dapat membina banyak kelompok sekaligus.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi dari OJK, Bank BJB Kantor Pusat, serta Permodalan Nasional Madani (PNM). Materi yang disampaikan meliputi pengenalan lembaga keuangan, kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, hingga berbagai modus penipuan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait produk dan layanan perbankan serta pembiayaan non-bank.

OJK menyoroti masih adanya kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Meskipun masyarakat telah banyak memanfaatkan layanan keuangan, pemahaman terhadap manfaat dan risiko dinilai masih perlu ditingkatkan.

Di tengah derasnya arus informasi digital, edukasi secara langsung seperti pelatihan ini dinilai penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar.

Melalui program ToT tersebut, OJK berharap para penyuluh mampu menyebarluaskan pengetahuan literasi keuangan secara lebih luas, sehingga dapat memperkuat perlindungan konsumen sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Ciamis. (Red)

Berita Terkait

BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja
Anwar Solahudin Dorong BAZNAS Ciamis Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Zakat

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:49 WIB

Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:36 WIB

FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!