Berita Ciamis, Asajabar.com – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis memasuki tahap akhir. Dari total 478 pendaftar, sebanyak 384 calon siswa dinyatakan diterima dan menjalani proses daftar ulang yang dilaksanakan selama dua hari.
Ketua Panitia SPMB Sekolah Maung, Jaen, mengatakan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berjalan sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Mulai dari pendaftaran, verifikasi, rapat dewan guru, pengumuman hingga daftar ulang dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Menurut Jaen, sebanyak 94 peserta belum berhasil lolos seleksi karena kuota yang tersedia telah
terpenuhi berdasarkan hasil pemeringkatan pada masing-masing jalur penerimaan.
Ia menjelaskan, kuota pada beberapa jalur prestasi tidak terpenuhi sehingga dialihkan ke jalur nilai rapor. Jalur potensi akademik yang menyediakan kuota 38 siswa hanya diikuti delapan pendaftar, sedangkan jalur kompetensi akademik dan kejuaraan dengan kuota 77 siswa hanya diikuti lima pendaftar.
“Karena kuota di beberapa jalur tidak terisi, maka dialihkan ke jalur rapor. Kuota jalur rapor yang awalnya 192 siswa bertambah menjadi 294 siswa,” katanya.
Sementara itu, pada jalur nonakademik, jumlah pendaftar mencapai 87 orang dengan kuota yang tersedia sebanyak 70 siswa. Seleksi dilakukan berdasarkan peringkat prestasi yang dimiliki peserta.
Jaen menuturkan, pelaksanaan daftar ulang berlangsung lancar. Pada hari pertama, Selasa (9/6/2026), sekitar 94 persen siswa yang diterima telah melakukan registrasi ulang. Sedangkan sisanya menyelesaikan proses tersebut pada hari kedua, Rabu (10/6/2026) yang menjadi hari terakhir daftar ulang.
“Hingga pagi tadi masih tersisa sekitar 23 siswa yang belum daftar ulang, namun secara keseluruhan proses berjalan baik,” tuturnya.
Usai tahapan daftar ulang selesai, pihak sekolah masih menunggu regulasi lanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait agenda menjelang dimulainya tahun ajaran baru, termasuk pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Menurutnya, hingga saat ini belum ada petunjuk resmi mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa jeda sebelum masuk sekolah.
“Kami masih menunggu arahan dari provinsi terkait tahapan berikutnya. Untuk MPLS dan kegiatan lainnya belum ada ketentuan yang pasti,” ungkapnya.
Meski sempat ada sejumlah pertanyaan dan konsultasi dari calon siswa maupun orang tua, Jaen memastikan pelaksanaan SPMB di Sekolah Maung ini berlangsung aman dan kondusif. Panitia juga terus memberikan pelayanan dan penjelasan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi terkait proses penerimaan.













