Berita Ciamis, Asajabar.com – Sebanyak 960 Pramuka Penggalang dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs mengikuti Lomba Tingkat II (LT II) Penggalang yang diselenggarakan Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Ciamis.
Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan karakter, pengembangan keterampilan kepramukaan, sekaligus seleksi regu terbaik untuk mewakili Kwarran Ciamis pada Lomba Tingkat III (LT III) tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Ciamis.
Ketua Panitia LT II, Saripudin, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka Penggalang, menggali bakat peserta, mempererat silaturahmi antar pangkalan se-Kecamatan Ciamis, serta menjaring regu terbaik yang akan berlaga di tingkat kabupaten.
“LT II bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi wadah untuk mengukur hasil pembinaan ekstrakurikuler Pramuka yang selama ini dilaksanakan di masing-masing pangkalan. Semua keterampilan yang dipelajari akan dipraktikkan dalam kegiatan ini,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Saripudin menjelaskan, peserta terdiri atas 480 Pramuka putra dan 480 Pramuka putri. Selain itu, kegiatan juga melibatkan 120 pendamping regu serta sekitar 50 panitia dan dewan juri. Seluruh peserta berasal dari lebih dari 50 pangkalan SD/MI dan SMP/MTs di wilayah Kecamatan Ciamis.
Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi karena LT II menjadi ajang bagi setiap pangkalan untuk menunjukkan hasil pembinaan kepramukaan yang telah dilakukan.
Berbagai materi perlombaan dipertandingkan, mulai dari teknik kepramukaan, mendirikan tenda, pionering, peta perjalanan, hasta karya, hingga sejumlah keterampilan lainnya yang menjadi kompetensi dasar Pramuka Penggalang.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia menerapkan sistem silang juri. Juri dari jenjang SMP/MTs melakukan penilaian pada peserta SD/MI, sementara juri SD/MI menilai peserta SMP/MTs.
“Dengan sistem silang juri, kami berharap penilaian berlangsung lebih objektif dan hasilnya benar-benar mencerminkan kemampuan peserta,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi, LT II juga diarahkan untuk membentuk karakter Pramuka Penggalang yang bertanggung jawab, berani, terampil, serta memiliki moral yang baik melalui pengamalan kode kehormatan Pramuka.
Meski demikian, Saripudin mengakui tantangan terbesar dalam penyelenggaraan kegiatan berasal dari aspek pendanaan.
“Kalau teknis pelaksanaan relatif sudah memiliki pedoman, sehingga lebih mudah. Yang menjadi tantangan justru pembiayaan karena sering kali kebutuhan riil di lapangan lebih besar dari perencanaan awal,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Ciamis, Kiki Kohara, menegaskan bahwa regu yang akan dipilih untuk mewakili Kecamatan Ciamis pada LT III adalah regu dengan nilai terbaik dan memiliki kesiapan mengikuti kompetisi di tingkat kabupaten.
“Yang kami pilih tentu regu dengan predikat terbaik karena mereka akan membawa nama Kwarran Ciamis pada LT III tingkat Kwarcab,” katanya.
Namun demikian, menurut Kiki, semangat utama penyelenggaraan LT II bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi seluruh peserta.
“Kami ingin anak-anak tetap merasa gembira mengikuti kegiatan ini. Walaupun bentuknya perlombaan, jangan sampai mereka merasa tertekan. Justru kami ingin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap Gerakan Pramuka melalui suasana yang menyenangkan,” ujarnya.
Ia mengatakan komunikasi dengan seluruh pangkalan selama ini dilakukan melalui grup WhatsApp Kwarran Ciamis yang menjadi sarana penyampaian informasi kegiatan kepramukaan. Ke depan, pihaknya berharap media informasi dapat dikembangkan melalui platform lain agar jangkauan komunikasi semakin luas.
Kiki juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Ikuti semua ketentuan dengan baik, tetap semangat dan percaya diri. Siapa pun yang menjadi juara adalah hasil usaha dan ketentuan Allah SWT. Yang terpenting, terus berlatih dan mencintai kegiatan kepramukaan,” tuturnya.
Ia menambahkan, regu yang nantinya terpilih akan mendapatkan pembinaan lanjutan sebagai persiapan menghadapi LT III tingkat Kabupaten Ciamis. Sementara bagi peserta yang belum meraih juara, diharapkan tetap aktif berlatih di pangkalannya masing-masing.
“Juara bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah peserta memperoleh pengalaman, karakter yang baik, dan semakin mencintai kegiatan Pramuka,” pungkasnya.













