KKRA Sadananya Ciamis Gandeng KPAID, Perkuat Peran Orang Tua Bentuk Karakter Anak

- Redaktur

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen hangat foto bersama dalam acara Seminar Parenting

Momen hangat foto bersama dalam acara Seminar Parenting "Menuju Sekolah Aman Berkarakter" yang digelar oleh KKRA Kecamatan Sadananya di Gedung Dakwah Sadananya, Senin (3/8/2026).

Berita Ciamis, Asajabar.com – Peran orang tua dinilai menjadi faktor utama dalam membentuk karakter anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Berangkat dari kondisi tersebut, Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kecamatan Sadananya menggelar Seminar Parenting bertema “Menuju Sekolah Aman Berkarakter” dengan menghadirkan narasumber dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 350 wali murid dari 10 Raudhatul Athfal (RA) se-Kecamatan Sadananya sebagai bagian dari penguatan sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Ketua KKRA Kecamatan Sadananya, Elis Fitriah Mukaromah, mengatakan seminar parenting digelar untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pendidikan keluarga sebagai fondasi pembentukan akidah dan karakter anak.

Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan membangun kolaborasi antara orang tua dan guru RA dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, sekaligus membekali orang tua dengan pengetahuan serta keterampilan dalam mengasuh anak agar terhindar dari kekerasan maupun perundungan.

“Semua lembaga RA di Kecamatan Sadananya ikut berpartisipasi. Ada 10 RA dengan sekitar 350 orang tua yang mengikuti seminar ini,” ujarnya.

Elis menilai pengaruh perkembangan teknologi terhadap anak usia dini sangat besar apabila tidak disertai pendampingan yang tepat dari keluarga.

“Kalau anak terlalu lama menggunakan gadget tanpa pengawasan, dampaknya bisa membuat anak lebih temperamental. Karena itu kami memberikan pemahaman terlebih dahulu kepada orang tua agar ada sinkronisasi antara pendidikan di rumah dan di sekolah,” katanya.

Baca Juga :  Ribuan ASN Kemenag Ciamis Bertolak ke Monas Ikuti Dzikir Kebangsaan

Ia menjelaskan, pendekatan penuh kasih sayang menjadi salah satu cara efektif menghadapi anak ketika mengalami tantrum. Orang tua dianjurkan memberikan pelukan, sentuhan, dan kalimat afirmasi positif agar anak tumbuh percaya diri serta memiliki karakter yang baik.

“Kami berharap setelah kegiatan ini orang tua lebih siap mendampingi anak, mampu mengurangi ketergantungan terhadap gadget, sehingga anak tumbuh lebih mandiri dan berkarakter,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemulihan KPAID Tasikmalaya, Dede Sundara, menegaskan keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga keterlibatan aktif keluarga.

“Tidak ada kurikulum yang bisa berhasil tanpa keterlibatan orang tua. Seminar ini menjadi bukti nyata untuk membangun sinergi antara sekolah dan keluarga, karena tanggung jawab pendidikan bukan hanya berada di sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendidikan anak melibatkan banyak unsur, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah hingga lingkungan digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurut Dede, teknologi tidak semestinya dipandang sebagai ancaman, melainkan sarana yang harus dimanfaatkan secara bijak.

“Teknologi bukan musuh. Semuanya kembali kepada bagaimana orang tua menggunakannya. Anak belajar dari apa yang dilakukan orang tuanya. Ketika orang tua bijak memanfaatkan teknologi, anak akan mencontohnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Porseni Ciamis, Siapkan Kontingen ke Jawa Barat

Ia juga mengingatkan bahwa pola asuh harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

“Tidak ada orang tua yang hebat. Yang ada adalah orang tua yang terus belajar. Karena setiap zaman memiliki tantangan pengasuhan yang berbeda,” katanya.

Ketua KKRA Kabupaten Ciamis, Hj. Lalis Lismaidah, mengapresiasi penyelenggaraan seminar tersebut. Menurutnya, Kecamatan Sadananya menjadi kecamatan pertama di Kabupaten Ciamis yang melaksanakan program parenting yang diinisiasi tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Ini menjadi langkah yang luar biasa. Dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis, baru Sadananya yang melaksanakan. Mudah-mudahan menjadi contoh bagi kecamatan lainnya,” ujarnya.

Lalis menilai seminar parenting menjadi kebutuhan bagi orang tua di tengah perubahan pola pengasuhan saat ini. Pasalnya, pendidikan karakter anak tidak cukup hanya dilakukan di sekolah, tetapi harus berlanjut di lingkungan keluarga.

“Anak hanya beberapa jam berada di sekolah, sedangkan sebagian besar waktunya bersama keluarga. Karena itu orang tua harus menjadi teladan agar pendidikan karakter berjalan selaras antara sekolah dan rumah,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar di seluruh kecamatan sehingga keberadaan RA semakin dikenal masyarakat sebagai lembaga pendidikan formal yang berperan penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

Berita Terkait

SMKN 1 Ciamis Tanamkan Karakter Pancawaluya Lewat Mata Cakap Pramuka
Ratusan Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Porseni Ciamis, Siapkan Kontingen ke Jawa Barat
MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru
MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru
MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif
Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama
MPLS SDN 7 Ciamis Dikemas Seru, Siswa Baru Belajar Sambil Bermain Sejak Hari Pertama
MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Ribuan ASN Kemenag Ciamis Bertolak ke Monas Ikuti Dzikir Kebangsaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:55 WIB

Aceh Miliki 18.520 Tanah Wakaf, Menteri Nusron Dorong Sinergi Organisasi Islam Percepat Sertipikasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:44 WIB

Menteri Nusron Tekankan Pelayanan Pertanahan Harus Cepat, Transparan, dan Berkepastian Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:22 WIB

Lindungi Tanah Adat dari Konflik, ATR/BPN Percepat Pengadministrasian 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:58 WIB

Masjid Salman Alfarisi Terima Sertipikat Wakaf dan Bantuan 

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:39 WIB

ATR/BPN Tuntaskan Penyiapan Lahan Huntap, Pembangunan 4.159 Rumah Korban Bencana Dipercepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:27 WIB

ATR/BPN Percepat Pemulihan Sertipikat Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:00 WIB

Nusron Dorong Digitalisasi Arsip Saat Tinjau Pemulihan Kantah Aceh Tamiang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!