Berita Ciamis, Asajabar.com – MTsN 15 Ciamis menggelar acara graduation atau pelepasan siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan berlangsung penuh haru dan makna, sekaligus menjadi momen penghargaan bagi seorang guru yang telah memasuki masa purna bakti.
Kepala MTsN 15 Ciamis, Ook Muharawati melalui Ketua Panitia Graduation, Cecep Rahmat Aziz, mengatakan sebanyak 210 siswa mengikuti kegiatan pelepasan tahun ini.
Menurut Cecep, tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi MTsN 15 Ciamis karena berhasil mencatatkan prestasi akademik yang membanggakan.
Berdasarkan data yang dihimpun di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, MTsN 15 Ciamis meraih capaian tertinggi dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Alhamdulillah, untuk nilai TKA Bahasa Indonesia mencapai 100 dan rata-rata Matematika sekitar 90. Sementara untuk Ujian Madrasah rata-ratanya mencapai 95,” ujarnya.
Ia menjelaskan, capaian tersebut menempatkan MTsN 15 Ciamis sebagai madrasah dengan perolehan nilai tertinggi di antara madrasah negeri yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Ciamis.
“Ketika melihat data dari berbagai sekolah, ternyata nilai tertinggi berada di MTsN 15 Ciamis. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar madrasah,” katanya.
Meski digelar secara sederhana, acara graduation tetap berlangsung khidmat dan penuh makna. Menurut Cecep, pihak sekolah sengaja mengemas kegiatan secara sederhana dengan mempertimbangkan berbagai kebijakan serta kondisi pembiayaan.
“Yang terpenting bagi kami adalah bisa melepas siswa secara langsung dan memberikan penghargaan atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di madrasah,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, MTsN 15 Ciamis juga memberikan penghargaan atau kadeudeuh kepada seorang guru yang telah memasuki masa purna bakti, yakni Hj Euis Maspupah.
Cecep menjelaskan, Haji Euis Maspupah merupakan salah satu sosok yang memiliki perjalanan panjang bersama madrasah tersebut. Sejak awal berdirinya madrasah pada tahun 1993, saat masih bernama MTs Miftahussalam sebelum berstatus negeri, beliau telah mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik.
“Beliau mulai bertugas sejak awal berdirinya madrasah dan telah memberikan pengabdian yang luar biasa. Karena itu, sekolah bersama para guru memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi beliau,” ungkapnya.
Selain melepas siswa dan memberikan penghargaan kepada guru purna bakti, pihak madrasah juga menyampaikan sejumlah pesan kepada para lulusan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah menjaga pelaksanaan ibadah salat, menjaga aurat, serta menjaga nama baik almamater setelah melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Kami berharap para lulusan tetap mengamalkan nilai-nilai yang telah diajarkan di madrasah, terutama dalam menjaga ibadah salat, menjaga aurat, serta menjaga nama baik MTsN 15 Ciamis di mana pun mereka berada,” pungkasnya













