Berita Ciamis, Asajabar.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Rohani Islam (Rohis) SMA/SMK se-Kabupaten Ciamis masa khidmat 2026-2027 resmi dilantik dalam kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, Rabu (24/6/2026).
Pembentukan kepengurusan Rohis tingkat kabupaten ini menjadi yang pertama di Kabupaten Ciamis dan diharapkan mampu menjadi wadah penguatan pemahaman agama, karakter, serta akhlak para pelajar jenjang SMA dan SMK.
Kepala Kemenag Kabupaten Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, mengatakan keberadaan Rohis di sekolah bukan hal baru. Namun, pembentukan organisasi Rohis di tingkat kabupaten merupakan langkah baru untuk memperkuat sinergi pembinaan keagamaan bagi pelajar.
“Alhamdulillah hari ini telah terbentuk Rohis tingkat Kabupaten Ciamis masa khidmat 2026-2027 untuk jenjang SMA dan SMK. Ini menjadi ikhtiar bersama dalam meningkatkan wawasan dan pemahaman agama Islam bagi para siswa,” ujarnya.
Menurut Asep, alokasi waktu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah yang hanya sekitar tiga jam per minggu dinilai masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pendalaman ilmu agama siswa. Karena itu, Rohis diharapkan dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk memperdalam pengetahuan agama melalui kegiatan yang dikelola oleh siswa dan untuk siswa.
Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, Rohis juga diharapkan mampu berkontribusi dalam pembentukan akhlak dan moral generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi remaja saat ini.
“Kami berharap Rohis dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah serta membangun kepedulian antar sesama siswa,” katanya.
Asep menambahkan, berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan Rohis dapat menjadi benteng bagi pelajar dari pengaruh pergaulan bebas maupun dampak negatif penggunaan teknologi yang tidak terarah.
“Kegiatan-kegiatan positif seperti Rohis dapat mengarahkan siswa untuk memanfaatkan waktu dengan hal-hal yang bermanfaat dan memperkuat pemahaman keagamaan mereka,” tambahnya.
Meski demikian, ia mengakui hingga saat ini belum tersedia alokasi anggaran khusus dari Kemenag untuk mendukung program Rohis tingkat kabupaten. Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak yang tidak mengikat.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Ciamis, H. Agus Abdulloh, menilai perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan secara positif oleh para pelajar, termasuk sebagai media dakwah dan pengembangan organisasi
“Digitalisasi adalah sebuah keniscayaan. Yang terpenting adalah bagaimana teknologi itu digunakan dengan bijak. Rohis harus mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah dan penguatan karakter siswa,” ujarnya.
Menurut Agus, Rohis tidak hanya menjadi wadah pembelajaran kepemimpinan, manajemen organisasi, dan pengembangan soft skill, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter pelajar yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.
Ia juga menekankan pentingnya peran guru Pendidikan Agama Islam dan orang tua dalam mengawal perkembangan moral remaja di tengah tantangan era digital dan lingkungan pergaulan yang semakin kompleks.
Dalam rapat kerja yang digelar usai pelantikan, pengurus Rohis masa khidmat 2026-2027 menyusun berbagai program kerja yang akan dijalankan selama satu tahun ke depan. Program tersebut diharapkan dapat mendukung visi organisasi sekaligus bersinergi dengan kegiatan OSIS dan sekolah.
“Program kerja yang baik harus direncanakan dengan matang agar dapat dilaksanakan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi siswa,” pungkas Agus.













