Berita Ciamis, Asajabar.com – Setelah vakum sejak 2019, ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah Tsanawiyah (MTs) tingkat Kabupaten Ciamis kembali digelar pada Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.300 peserta, terdiri atas atlet, ofisial, wasit, juri, dan panitia.
Ketua Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Ciamis, H. Dadang Mulyana, mengatakan penyelenggaraan Porseni merupakan tindak lanjut petunjuk teknis dari PGM Provinsi Jawa Barat sekaligus menjawab harapan madrasah yang telah lama menginginkan kembali digelarnya ajang kompetisi bagi para siswa.
“Alhamdulillah tahun ini Porseni tingkat MTs Kabupaten Ciamis dapat kembali dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menjaring siswa-siswi terbaik yang nantinya akan menjadi wakil Kabupaten Ciamis pada Porseni tingkat Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Menurut Dadang, sebanyak 17 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) mengirimkan kontingen dengan total sekitar 980 peserta. Jika ditambah ofisial, wasit, juri, dan panitia, jumlah yang terlibat diperkirakan mencapai lebih dari 1.300 orang.
Ia menjelaskan, seluruh MTs, baik negeri maupun swasta, dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Sebelum mengikuti tingkat kabupaten, peserta terlebih dahulu melalui proses seleksi di tingkat KKM masing-masing.
Dalam Porseni tahun ini dipertandingkan 10 cabang lomba, meliputi Musabaqah Hifzil Quran (MHQ), kaligrafi, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Arab, pidato Bahasa Inggris, solo vokal, bulu tangkis, tenis meja, bola voli, dan futsal.
Dadang berharap para juara mampu mengharumkan nama Kabupaten Ciamis pada ajang tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Kami memiliki target mempertahankan tradisi prestasi. Dulu Kabupaten Ciamis pernah meraih prestasi hingga tingkat nasional dan beberapa kali menjadi juara di tingkat provinsi, seperti cabang tenis meja dan solo vokal. Mudah-mudahan tahun ini prestasi itu bisa kembali diraih,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, menyebut kembalinya penyelenggaraan Porseni menjadi kabar yang menggembirakan bagi seluruh madrasah setelah enam tahun tidak dilaksanakan.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat dinantikan. Sejak 2019 Porseni di semua jenjang madrasah tidak pernah digelar. Alhamdulillah tahun ini dapat kembali dilaksanakan dan mudah-mudahan menjadi awal yang baik sehingga bisa terus berlanjut setiap tahun,” katanya.
Ia berharap para peserta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan. Menurutnya, kemenangan merupakan tujuan setiap peserta, namun sikap sportif dan kebersamaan tetap harus menjadi prioritas.
“Kepada yang meraih juara jangan berpuas diri, terus tingkatkan kemampuan. Bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati, tetap berlatih karena kesempatan masih terbuka pada masa mendatang,” ujarnya.
Asep menambahkan, para juara tingkat Kabupaten Ciamis akan dipersiapkan secara intensif untuk mewakili daerah pada Porseni MTs tingkat Provinsi Jawa Barat.
Ia juga mengingatkan dewan juri, wasit, dan seluruh perangkat pertandingan agar menjalankan tugas secara profesional, adil, dan tidak memihak.
“Saya meminta seluruh dewan juri dan wasit menjaga integritas serta sportivitas. Penilaian harus objektif tanpa kepentingan pribadi maupun golongan, sehingga benar-benar menghasilkan wakil terbaik Kabupaten Ciamis untuk bersaing di tingkat provinsi,” tegasnya.













