KKRA Baregbeg Dorong Orang Tua dan Guru Bersinergi Membentuk Anak Berkarakter

- Redaktur

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Parenting KKRA Kecamatan Baregbeg, Sabtu (29/8/2026).

Seminar Parenting KKRA Kecamatan Baregbeg, Sabtu (29/8/2026).

Berita Ciamis, Asajabar.com – Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kecamatan Baregbeg menggelar Seminar Parenting bagi orang tua se-Kecamatan Baregbeg di Gedung Dakwah Islam Baregbeg, Sabtu (29/8/2026).

Seminar tersebut mengusung tema menuju RA aman, berkarakter, serta sekolah yang ramah akhlak dan moral. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Divisi Pemulihan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tasikmalaya, Dede Sundara, sebagai narasumber.

Kegiatan parenting tersebut menjadi ruang pembelajaran bersama bagi orang tua dan tenaga pendidik dalam membangun pola pendidikan yang selaras antara lingkungan sekolah dan keluarga.

Ketua KKRA Kecamatan Baregbeg, Mamah Mustaqimah, mengatakan kegiatan parenting digelar untuk menyatukan pola pendidikan yang diterapkan guru di sekolah dengan pembinaan yang dilakukan orang tua di rumah.

Menurutnya, proses pembelajaran di RA berlangsung dalam waktu terbatas, sehingga pendidikan karakter tidak akan maksimal apabila tidak dilanjutkan di lingkungan keluarga.

“Kalau di sekolah guru mengajar dengan penuh cinta, tetapi di rumah tidak seperti itu, tentu tidak sinergis. Karena itu, kegiatan seperti ini dibentuk agar pendidikan di sekolah dan di rumah bisa berjalan bersama,” ujarnya.

Ia menyebut latar belakang sosial, pendidikan, dan ekonomi orang tua yang beragam menjadi salah satu tantangan dalam menyamakan pola pengasuhan.

Untuk menjaga kesinambungan program, orang tua tidak hanya mengikuti seminar, tetapi juga diberikan buku atau rapor sebagai sarana pemantauan penerapan materi parenting di rumah. Catatan tersebut kemudian dilaporkan kepada guru secara berkala selama tiga bulan.

“Setelah tiga bulan akan dikumpulkan kembali dan dilakukan follow up. Jadi kegiatan ini tidak berhenti hari ini, tetapi berkelanjutan,” katanya.

Mamah berharap materi yang diperoleh dalam seminar dapat langsung diterapkan oleh orang tua dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terjadi perubahan positif baik pada orang tua maupun anak.

Baca Juga :  RA Generasi Rabbani Ciamis Edukasi Orang Tua soal Pola Asuh

“Harapannya mereka mempraktikkannya kepada anak-anak sesuai yang mereka pahami. Kalau lupa, mereka bisa membuka kembali bukunya. Mudah-mudahan ibu, ayah, dan anaknya berubah menjadi lebih baik dan anak-anak menjadi saleh,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KKRA Kabupaten Ciamis, Hj. Lalis Lismaidah, menilai pembentukan karakter anak harus dilakukan secara bersama-sama antara sekolah dan keluarga.

Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, termasuk mencegah perundungan serta membangun interaksi sosial yang baik antaranak.

“Di sekolah tidak ada pembullyan. Anak-anak harus saling menyapa dan bersosialisasi dengan baik. Selain itu, ketauhidan kepada Allah harus ditanamkan sehingga setiap perilaku anak dikaitkan dengan nilai-nilai keagamaan,” katanya.

Menurut Lalis, guru juga perlu mengubah pola pikir bahwa proses pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga pendidik. Orang tua harus dilibatkan sebagai bagian penting dalam proses pembentukan karakter anak.

Ia menilai kegiatan parenting seperti yang dilaksanakan di Baregbeg dapat menjadi sarana belajar bersama dengan menghadirkan materi yang mudah diakses orang tua.

“Yang belajar bukan hanya gurunya, tetapi orang tuanya juga harus belajar. Kalau melalui psikolog terkadang biayanya cukup mahal,” ujarnya.

Lalis juga menyoroti pentingnya keteladanan tenaga pendidik. Menurutnya, nilai-nilai akhlak dan moral yang diajarkan kepada anak harus tercermin dalam perilaku guru sehari-hari.

“Guru harus menjadi teladan yang baik, menjadi uswatun hasanah. Dari tindakan, perilaku, dan ucapan, guru harus menunjukkan nilai yang baik dan positif,” katanya.

Ia menambahkan, lembaga pendidikan juga memiliki tanggung jawab untuk mendorong orang tua memperbaiki pola pengasuhan dan memberikan contoh yang baik di rumah.

Baca Juga :  Kalahkan Persaingan di Tingkat Provinsi, Dua Siswa Ciamis Melaju ke OMI Nasional 2026

Pengawas RA Kemenag Ciamis, H. Koyo, mengapresiasi pelaksanaan seminar parenting tersebut. Menurutnya, pertemuan antara orang tua dan seluruh unsur pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun karakter anak.

“Ketika membentuk karakter anak, semua unsur yang berkepentingan harus bersama-sama, mulai dari orang tua, lembaga pendidikan, hingga institusi Kementerian Agama,” ujarnya.

Ia mengatakan RA di Kecamatan Baregbeg menunjukkan kesiapan dalam membangun lingkungan pendidikan yang ramah anak. Hal itu terlihat dari keterlibatan komite, yayasan, tenaga pendidik, hingga orang tua.

Menurut H. Koyo, pembentukan karakter juga menjadi bagian dari proses evaluasi dan supervisi yang dilakukan secara berkala. Penilaian tidak hanya menyangkut tenaga pendidik, tetapi juga kondisi lingkungan yang mendukung proses pembelajaran dan pembimbingan anak.

“Kegiatan parenting merupakan salah satu indikator respons dari pihak orang tua. Pelaksanaannya berjalan lancar dan menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anak,” katanya.

Ia menambahkan, pengawas RA terus menjalankan supervisi akademik dan manajerial sesuai tugas dan fungsi. Dari sisi kualifikasi tenaga pendidik, kondisi RA di Kecamatan Baregbeg dinilai semakin baik karena hampir seluruh tenaga pendidik telah memiliki kualifikasi pendidikan S1.

H. Koyo menilai komunikasi antara lembaga pendidikan dan orang tua perlu dilakukan secara rutin. Sebab, keberhasilan pembentukan karakter anak tidak hanya bergantung pada guru, tetapi juga keluarga dan lingkungan.

“Parenting ini menyatukan visi dan misi lembaga, institusi, serta orang tua. Dengan begitu, pelaksanaannya bisa berjalan satu arah dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya.

Berita Terkait

Kalahkan Persaingan di Tingkat Provinsi, Dua Siswa Ciamis Melaju ke OMI Nasional 2026
RA Generasi Rabbani Ciamis Edukasi Orang Tua soal Pola Asuh
33 Peserta Wakili Ciamis di OMI Tingkat Jawa Barat, Bidik Tiket ke Nasional
Membangun Ekosistem Tata Kelola Zakat yang Terintegrasi dan Berkelanjutan
10.000 Anak Ikuti Peragaan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Ciamis
SMAN 2 Ciamis Gelar Aksi Bersih-Bersih Peringati World Cleanup Day
Siswa Sekolah MAUNG Ciamis Banjir Prestasi, Sekolah Ungkap Tantangan Pengembangan Bakat dan Kompetisi
OMI 2026 Tingkat Kabupaten Ciamis Diikuti 1.263 Peserta, 11 Siswa Sekolah Umum Turut Berlomba

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Anggaran PMT Lokal di Ciamis Capai Rp5,42 Miliar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Disnakkan Ciamis Anggarkan Ratusan Juta untuk Obat, Jasmed hingga Penanganan Zoonosis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Kucing Mati Akibat Skabies Akut, Disnakkan Ciamis Ingatkan Bahaya Zoonosis pada Manusia

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemkot Tasikmalaya Sebut Kemiskinan Jadi Faktor Utama Tingginya Kasus Stunting

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:34 WIB

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Pendaftaran JKN bagi Relawan SPPG Kota Tasikmalaya

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:57 WIB

DKP3 Kampanyekan Gerakan Minum Susu di MTsN 3 Kota Tasikmalaya

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:02 WIB

RSUD Ciamis Maksimalkan Layanan IGD dan Tim Medis Selama Libur Lebaran

Senin, 26 Januari 2026 - 14:24 WIB

Balita di Indramayu Dirawat Usai Alami Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi Paket MBG

Berita Terbaru

RA Generasi Rabbani Ciamis Gelar Seminar Parenting.

Pendidikan

RA Generasi Rabbani Ciamis Edukasi Orang Tua soal Pola Asuh

Sabtu, 10 Okt 2026 - 17:13 WIB

error: Content is protected !!