Pagu Indikatif 2026 untuk ATR/BPN Capai Rp7,78 Triliun, Menteri Nusron Ajukan Tambahan Rp3,63 Triliun

- Redaktur

Senin, 14 Juli 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Jakarta, Asajabar.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp7,78 triliun untuk Tahun Anggaran 2026. Penetapan ini tertuang dalam Surat Edaran Bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyatakan bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan akurasi dan akuntabilitas pelayanan pertanahan, dengan mengedepankan manajemen risiko.

“Dana yang disetujui ini akan kami gunakan dengan penuh tanggung jawab agar pelayanan kita semakin akurat, prudent, dan akuntabel,” kata Menteri Nusron dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI di Gedung MPR/DPR, Jakarta.

Baca Juga :  Pemilik Ruko Perlu Tahu, Status HGB Dapat Diubah Menjadi Hak Milik

Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk tiga program utama, yaitu: dukungan manajemen, pengelolaan dan pelayanan pertanahan, serta penyelenggaraan penataan ruang.

Dalam rapat tersebut, Menteri Nusron juga mengajukan tambahan pagu anggaran sebesar Rp3,63 triliun untuk tahun 2026. Tambahan itu diajukan untuk mendukung percepatan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), penyelenggaraan penataan ruang, serta belanja pegawai baru, baik untuk CPNS maupun PPPK.

“Kami mohon dukungan terutama terkait penambahan anggaran, agar percepatan PTSL bisa lebih masif dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Nusron.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Capaian serapan anggaran Kementerian ATR/BPN pada tahun 2024 tercatat mencapai 99,04%, menunjukkan efektivitas penggunaan anggaran yang tinggi. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan tambahan anggaran dari Kementerian ATR/BPN.

“Saya pribadi mendukung tambahan Rp3,63 triliun karena melihat Pak Menteri ini progresif. Kalau tidak kita dukung, maka beliau tidak bisa bergerak,” ucap Dede Yusuf dalam rapat.

Rapat kerja ini turut dihadiri oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama dari Kementerian ATR/BPN.

Berita Terkait

Pemilik Ruko Perlu Tahu, Status HGB Dapat Diubah Menjadi Hak Milik
Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Ossy Dermawan Tekankan Nilai Kejujuran dan Etika bagi Profesi Penilai
Wamen Ossy: ATR/BPN Bantu Legalisasi Lahan untuk Program KPLP
Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik
Hadapi Tantangan Ekonomi, ATR/BPN Sesuaikan Perencanaan Anggaran 2027
BPN Imbau Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Secara Mandiri untuk Jamin Kepastian Hukum
Cegah Penipuan, Masyarakat Diimbau Verifikasi Identitas Petugas Ukur Tanah

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:38 WIB

Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat Resmi Diluncurkan, ATR/BPN Jamin Legalitas Tanah

Sabtu, 18 April 2026 - 17:21 WIB

Karaoke Kocok Berhadiah Meriahkan HUT ke-1 Komunitas Sehati Tasikmalaya

Kamis, 16 April 2026 - 22:36 WIB

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Kamis, 16 April 2026 - 12:19 WIB

Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gelar Pelepasan Calon Jamaah Haji Secara Seremonial

Kamis, 16 April 2026 - 11:21 WIB

Target PAD Parkir Rp2,65 Miliar, UPTD Parkir Kota Tasikmalaya Tancap Gas

Sabtu, 11 April 2026 - 16:12 WIB

Inspektorat Kemenag Turun Langsung Bina Pengelolaan Keuangan Madrasah di Ciamis

Jumat, 10 April 2026 - 18:15 WIB

BAZNAS Ciamis Dorong Program Kencleng Terus Bertambah di Tingkat Desa

Kamis, 9 April 2026 - 15:32 WIB

RSUD Kawali Optimalkan Pelayanan di Tengah Keterbatasan Tenaga Perawat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!