Menteri ATR/BPN Usulkan Percepatan Digitalisasi 300 RDTR Tahun 2026

- Redaktur

Kamis, 25 September 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengusulkan percepatan digitalisasi 300 Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) pada tahun 2026. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Finalisasi Paket Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Gedung Ali Wardhana, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Nusron menegaskan, percepatan digitalisasi RDTR bertujuan untuk mempermudah perizinan berusaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan RDTR yang sudah terintegrasi ke sistem Online Single Submission (OSS), proses Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) bisa lebih cepat.

“Kalau 300 RDTR terpenuhi, Insyaallah urusan KKPR bisa teratasi. Dengan RDTR terintegrasi OSS, Service Level Agreement (SLA) perizinan bisa selesai dalam dua sampai tiga hari,” jelas Nusron.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Saat ini, Kementerian ATR/BPN menargetkan 2.000 RDTR terintegrasi OSS di seluruh Indonesia. Dari 646 RDTR yang ada, sebanyak 428 sudah terhubung ke OSS, sedangkan sisanya ditargetkan rampung bulan ini.

Nusron juga menguraikan perkembangan penyusunan RDTR lintas sektor. Hingga kini terdapat 47 RDTR dalam penyusunan, 34 RDTR sudah memperoleh Persetujuan Substansi, dan 2 RDTR dalam tahap penetapan daerah. Dengan demikian, terdapat tambahan 83 RDTR yang tengah berproses.

Untuk mendukung target tersebut, Kementerian ATR/BPN memperoleh pinjaman (loan) dari Bank Dunia melalui program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) guna menyelesaikan 500 RDTR hingga 2029.

Dalam penyusunan RDTR, kementerian juga bekerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG). Tahun 2025 ini BIG telah menyelesaikan peta dasar skala 1:5.000 di Pulau Kalimantan dan Jawa, setelah sebelumnya menuntaskan Pulau Sulawesi pada 2024. Selanjutnya, pemetaan akan dilakukan di Pulau Sumatra (2026), Maluku, NTB, dan NTT (2027), dan wilayah lainnya pada 2029.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Airlangga Hartarto menekankan pentingnya memprioritaskan penyusunan RDTR di wilayah pusat pertumbuhan ekonomi. “Misalnya di Sulawesi, wilayah Utara Jawa, dan Sumatra bagian timur seperti Kepulauan Riau karena menjadi perhatian para investor,” ujar Airlangga.

Rapat tersebut juga dihadiri Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, beserta jajaran, serta perwakilan dari sejumlah kementerian dan lembaga yang masuk dalam program Paket Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja.

Berita Terkait

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Ossy Dermawan Tekankan Nilai Kejujuran dan Etika bagi Profesi Penilai
Wamen Ossy: ATR/BPN Bantu Legalisasi Lahan untuk Program KPLP
Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik
Hadapi Tantangan Ekonomi, ATR/BPN Sesuaikan Perencanaan Anggaran 2027
BPN Imbau Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Secara Mandiri untuk Jamin Kepastian Hukum
Cegah Penipuan, Masyarakat Diimbau Verifikasi Identitas Petugas Ukur Tanah
239 MPP Layani Pertanahan, ATR/BPN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:21 WIB

Karaoke Kocok Berhadiah Meriahkan HUT ke-1 Komunitas Sehati Tasikmalaya

Kamis, 16 April 2026 - 22:36 WIB

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Kamis, 16 April 2026 - 21:13 WIB

Faujiana Fatah Terpilih Pimpin Hiswana Migas Priangan Timur

Kamis, 16 April 2026 - 12:19 WIB

Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gelar Pelepasan Calon Jamaah Haji Secara Seremonial

Sabtu, 11 April 2026 - 16:12 WIB

Inspektorat Kemenag Turun Langsung Bina Pengelolaan Keuangan Madrasah di Ciamis

Jumat, 10 April 2026 - 18:15 WIB

BAZNAS Ciamis Dorong Program Kencleng Terus Bertambah di Tingkat Desa

Kamis, 9 April 2026 - 15:32 WIB

RSUD Kawali Optimalkan Pelayanan di Tengah Keterbatasan Tenaga Perawat

Selasa, 7 April 2026 - 21:25 WIB

DPRD Ciamis Soroti Maraknya Keuangan Ilegal, Penyuluh Agama Didorong Jadi Garda Edukasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!