DPR dan Pemerintah Dorong Kebijakan Satu Peta untuk Percepatan Reforma Agraria

- Redaktur

Kamis, 25 September 2025 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Jakarta, Asajabar.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melaksanakan program Reforma Agraria sebagai upaya mewujudkan keadilan struktural dalam pengelolaan tanah masyarakat. Sejak dilantik, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid mengambil kebijakan menunda perpanjangan maupun pembaruan Hak Guna Usaha (HGU).

“Sudah 10 bulan menjabat, kami belum menandatangani satu pun perpanjangan dan pembaruan HGU,” tegas Menteri Nusron dalam audiensi bersama Komisi XIII DPR RI terkait Strategi Percepatan Reforma Agraria, di Jakarta, Rabu (24/09/2025).

Nusron menjelaskan, kebijakan itu dilakukan untuk memastikan hak masyarakat di sekitar kawasan HGU tetap terlindungi. Ia menyoroti adanya perbedaan persepsi dalam penyediaan plasma yang diatur dalam PP 18/2021 dan PP 26/2021. Menurutnya, aturan yang tumpang tindih ini berpotensi menimbulkan ketidakadilan bagi petani.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

“Kami ingin ada keadilan struktural dalam distribusi tanah. Masalah plasma ini menjadi sumber ketidakadilan karena petani tidak bisa mengakses tanah di sekitar HGU maupun HGB,” ujarnya.

Selain itu, penundaan juga dilakukan sembari menunggu hasil kerja Satuan Tugas Penetapan Kawasan Hutan (Satgas PKH). Nusron menekankan pentingnya kejelasan batas hutan dan non hutan agar kebijakan tidak menabrak aturan yang ada.

Menurutnya, akurasi peta yang digunakan saat ini masih rendah karena berbasis data satelit berskala 1:1.000.000. “Solusinya melalui One Map Policy dengan peta skala 1:5.000. Peta ini sudah tersedia di Pulau Sulawesi dan bisa dipertanggungjawabkan dengan akurasi tinggi,” jelasnya.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan DPR akan mendorong percepatan implementasi Kebijakan Satu Peta sekaligus pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria. “DPR juga akan membentuk Panitia Khusus Penyelesaian Konflik Agraria yang akan disahkan pada akhir penutupan paripurna sidang DPR RI pada 2 Oktober 2025,” ujarnya.

Rapat ini turut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, serta Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria Dewi Kartika bersama perwakilan petani. Menteri Nusron hadir didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan serta pejabat tinggi madya dan pratama Kementerian ATR/BPN.

Berita Terkait

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Ossy Dermawan Tekankan Nilai Kejujuran dan Etika bagi Profesi Penilai
Wamen Ossy: ATR/BPN Bantu Legalisasi Lahan untuk Program KPLP
Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik
Hadapi Tantangan Ekonomi, ATR/BPN Sesuaikan Perencanaan Anggaran 2027
BPN Imbau Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Secara Mandiri untuk Jamin Kepastian Hukum
Cegah Penipuan, Masyarakat Diimbau Verifikasi Identitas Petugas Ukur Tanah
239 MPP Layani Pertanahan, ATR/BPN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:21 WIB

Karaoke Kocok Berhadiah Meriahkan HUT ke-1 Komunitas Sehati Tasikmalaya

Kamis, 16 April 2026 - 22:36 WIB

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Kamis, 16 April 2026 - 21:13 WIB

Faujiana Fatah Terpilih Pimpin Hiswana Migas Priangan Timur

Kamis, 16 April 2026 - 12:19 WIB

Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gelar Pelepasan Calon Jamaah Haji Secara Seremonial

Sabtu, 11 April 2026 - 16:12 WIB

Inspektorat Kemenag Turun Langsung Bina Pengelolaan Keuangan Madrasah di Ciamis

Jumat, 10 April 2026 - 18:15 WIB

BAZNAS Ciamis Dorong Program Kencleng Terus Bertambah di Tingkat Desa

Kamis, 9 April 2026 - 15:32 WIB

RSUD Kawali Optimalkan Pelayanan di Tengah Keterbatasan Tenaga Perawat

Selasa, 7 April 2026 - 21:25 WIB

DPRD Ciamis Soroti Maraknya Keuangan Ilegal, Penyuluh Agama Didorong Jadi Garda Edukasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!