Kantah di DIY Lakukan Cleansing Arsip Pertanahan, STPN Turun Bantu Pemetaan

- Redaktur

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita DIY, Asajabar.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendorong transformasi layanan melalui pemutakhiran data pertanahan berbasis digital. Upaya tersebut kini diimplementasikan oleh sejumlah Kantor Pertanahan (Kantah) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya dalam penataan kembali data sertipikat lama.

Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi pertanahan yang lebih akurat dan terintegrasi dengan sistem spasial modern. Salah satunya dilaksanakan Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman yang tengah melakukan proses cleansing terhadap arsip pertanahan lama.

“Kami sedang menyiapkan program pemutakhiran data digital untuk sertipikat lama. Saat ini sudah dilakukan cleansing, yaitu pendataan surat ukur, gambar ukur, dan buku tanah lama,” ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman, Imam Nawawi, dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, pencatatan tanah sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan masih dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi saat itu. Seiring perkembangan teknologi, data tersebut perlu dilengkapi, termasuk pembubuhan titik koordinat dan pemetaan bidang tanah secara digital agar memiliki akurasi spasial yang lebih baik.

Baca Juga :  Negara Wajib Lindungi Rakyat, Nusron Wahid Tegaskan Peran Gotong Royong Hadapi Bencana

Menurut Imam, kebutuhan pemetaan berbasis koordinat menjadi penting di era modern karena pengelolaan pertanahan saat ini menuntut presisi data dan integrasi dengan sistem informasi geografis nasional.

Dalam mendukung pemutakhiran tersebut, Kementerian ATR/BPN juga menggandeng Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta melalui program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan–Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP). Para taruna akan melakukan pemetaan serta Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T), termasuk di wilayah Kabupaten Sleman.

Program KKN tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 9 Februari hingga 11 Juli 2026.

“Nantinya peserta KKN akan turun ke lapangan dengan bekal data hasil cleansing yang telah kami lakukan. Petugas Kantah juga akan mendampingi agar hasilnya optimal. Harapannya, data sertipikat lama yang terbit sejak 1960-an dapat terpetakan dengan baik,” kata Imam.

Proses serupa juga dilakukan di Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta. Meski tidak menjadi lokasi pelaksanaan KKNP-PTLP, Kantah Kota Yogyakarta tetap menjalankan strategi pemutakhiran data sertipikat lama secara mandiri.

Baca Juga :  Nusron Wahid Dikukuhkan sebagai Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana

Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Kantah Kota Yogyakarta, Amru Estu Cahyono, menjelaskan pihaknya melakukan inventarisasi terhadap bidang tanah yang belum terpetakan, termasuk menelusuri keberadaan Gambar Situasi (GS), Gambar Ukur (GU), serta keterkaitan dengan sertipikat di sekitarnya.

“Kami menginventarisasi data yang belum terpetakan. Dalam satu bidang tanah, kami telusuri apakah di sisi utara atau selatan terdapat GS atau GU, serta apakah di sampingnya ada sertipikat lain berikut kode dan nomor haknya. Dari situ akan diketahui posisi bidang secara pasti,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kantah Kota Yogyakarta akan terus melanjutkan proses tersebut hingga seluruh data lama dapat terintegrasi dalam sistem digital, sejalan dengan progres yang dilakukan kantor pertanahan lain di DIY.

Pemutakhiran data pertanahan ini diharapkan memperkuat basis data nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat secara lebih transparan, akurat, dan efisien.

Berita Terkait

DIY Targetkan Pemutakhiran 342.888 Bidang Tanah, Sultan Tekankan Kolaborasi
619 Taruna STPN Diterjunkan Perkuat Data Pertanahan Nasional
STPN Bentuk Karakter dan Disiplin Taruna Lewat Latsardis 2026 di Magelang
Eks Gedung Kedubes Inggris Akan Jadi Pusat Perkantoran Lembaga Keumatan
Negara Wajib Lindungi Rakyat, Nusron Wahid Tegaskan Peran Gotong Royong Hadapi Bencana
Nusron Wahid Dikukuhkan sebagai Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana
PELATARAN Jadi Solusi Warga Kabupaten Bandung Mengurus Pertanahan di Hari Libur
Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan Strategi Komunikasi Terbaik Tahun 2026

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:20 WIB

Jalan Berlubang di Sukadana Ciamis Sebabkan Kecelakaan, Ini Penjelasan DPUTRP

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:14 WIB

Timsel Tegaskan Proses Seleksi BAZNAS Ciamis Berjalan Profesional dan Objektif

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:41 WIB

Jalan Rusak di Sukadana Makan Korban, Pengawas Sekolah Alami Luka Serius

Senin, 9 Februari 2026 - 19:24 WIB

Ratusan Warga Desa Rancahan Gelar Aksi di Balai Desa, Tuntut Transparansi Pemerintahan

Senin, 9 Februari 2026 - 08:18 WIB

Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati Dengarkan Suara Masyarakat Desa di Ciamis

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:57 WIB

Kemenag Ciamis Teken Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Tahun 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:09 WIB

Raker 2026 Kemenag Ciamis Bahas Capaian Kinerja dan Arah Program Tahun Depan

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:09 WIB

Calon Pimpinan BAZNAS Ciamis Jalani Tes Makalah dan Presentasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!