Airnya Bisa Jernih Banget! Wisatawan Kaget Liat Pesona Curug Jami dari Gunung Sawal

- Redaktur

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciamis, Asajabar – Sebuah destinasi baru di kaki Gunung Sawal kembali mencuri perhatian wisatawan lokal. Namanya Curug Jami, air terjun setinggi kurang lebih 30 meter yang terletak di Desa Sukamaju, Kecamatan Cijeungjing (disebut warga dengan “Cehur Beti”), Kabupaten Ciamis. Meski baru dibuka, tempat ini langsung viral berkat kejernihan airnya yang bisa berubah sangat bening saat cuaca cerah.

Menariknya, kejutan terbesar bukan hanya pada air terjunnya, tetapi alur sungai eksotis yang mengalir dari kawasan bekas tambang timah—lokasi yang selama ini jarang diketahui publik.

Akses Mulus, Parkiran Luas, dan Suasana Pegunungan Sawal yang Masih Asri

Curug Jami dapat ditempuh sekitar puluhan menit dari jalur Ciamis–Bandung. Jalan menuju lokasi sudah full hotmix dan mulus, meski agak menanjak karena memasuki area pegunungan.

Setibanya di lokasi, pengunjung langsung disuguhi area parkir luas yang mampu menampung mobil dan motor. Fasilitas dasar seperti WC dan spot santai juga tersedia sehingga cukup nyaman untuk wisata keluarga.

Dari titik parkir, air terjun tampak berdiri megah dengan tebing alami setinggi sekitar 30 meter. “Walaupun hujan semalaman, debitnya besar tapi tetap terlihat indah,” ujar salah satu pengunjung yang sempat merekam suasana dari atas.

Sungai dari Bekas Tambang Timah, Kini Jadi Spot Berenang Favorit

Keunikan Curug Jami bukan hanya pada air terjun, tetapi juga aliran sungainya. Sungai ini mengalir dari area yang dikenal masyarakat sebagai Lubang Timah, bekas tambang timah pada masa lalu.

Kini, alirannya justru menjadi daya tarik wisata yang jarang dimiliki curug lain di Ciamis.

Untuk menuju sungai, pengunjung berjalan kaki sekitar lima menit melewati persawahan dengan latar Pegunungan Sawal. Jalur tanahnya cukup baik, meski licin setelah diguyur hujan.

Terdapat beberapa spot sungai yang jernih dan dangkal, cocok untuk berenang. Pada hari cerah, airnya bisa sangat bening hingga dasar batu terlihat jelas.

Namun saat hujan deras seperti semalaman sebelum liputan ini, air cenderung keruh dan arusnya meningkat.

Salah satu area yang paling favorit adalah spot aliran kecil yang sering digunakan wisatawan untuk berenang, berendam, atau sekadar “liwat”—bermain air dan duduk santai di aliran dangkal.

Viral karena Baru Dibuka: Banyak yang Camping dan Healing

Meski masih dalam tahap pembangunan dan pembersihan area, Curug Jami sudah ramai oleh wisatawan.

Beberapa pengunjung bahkan memilih berkemah di sekitar aliran sungai. Suasana yang sejuk, gemericik air, serta udara dingin khas pegunungan, memberikan suasana healing yang jarang ditemukan di lokasi wisata lain.

Terdapat pula wisatawan yang membuat bendungan kecil dari batu untuk melatih konsentrasi atau sekadar bermain air. Hal kecil sederhana, tetapi justru memperkuat kesan natural dan masih alaminya tempat ini.

Potensi Besar sebagai Wisata Alam Unggulan Ciamis

Meski baru dibuka, Curug Jami berpeluang menjadi destinasi unggulan di Ciamis. Akses yang sudah bagus, panorama tebing tinggi, sungai jernih, area camping, hingga kesan alami pegunungan Sawal menjadi kombinasi yang menarik.

Apalagi ketika musim kemarau, air Curug Jami dikenal sangat jernih, bahkan kaca bening, sehingga banyak wisatawan terkesima saat pertama kali melihatnya.

Dengan pengelolaan yang semakin matang, tempat ini diprediksi bakal menjadi magnet wisata baru bagi warga Ciamis dan sekitarnya. *at

Berita Terkait

Menjelang Tahun Baru 2024, Dishub dan BNN Ciamis Gencarkan Pemeriksaan Angkutan Umum
Dishub Ciamis Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Nataru
Wisata Edukasi Bumi Pakarangan Ciamis Siap Dibuka Mei 2024
Ciamis Siap Sambut 1 Juta Wisatawan di Akhir Tahun 2023
Situs Dalem Dungkut Ranggayunan, Jejak Sejarah dan Kepercayaan di Ciamis
Tiga Tempat Wisata Alam di Ciamis yang Wajib Dikunjungi

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 14:58 WIB

Capaian PTSL 2025 Capai 100 Persen, ATR/BPN Catat 97,4 Juta Bidang Tanah Bersertipikat

Senin, 19 Januari 2026 - 14:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Targetkan Percepatan Pendaftaran 6 Juta Bidang Tanah

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:54 WIB

Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:38 WIB

Tingkatkan Layanan Pertanahan, Nusron Wahid Dorong Sinkronisasi Loket dan Back Office

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:04 WIB

Sekjen ATR/BPN Dorong Evaluasi Menyeluruh dan Bedah DIPA

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:52 WIB

Wamen Ossy Dorong Kekompakan dan Transformasi Digital BPN

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:42 WIB

Kementerian ATR/BPN Susun Strategi Peningkatan Kompetensi SDM

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:33 WIB

ATR/BPN Terbitkan HGU dan HGB 328 Ribu Hektare untuk Kawasan Swasembada Papua

Berita Terbaru

Nasional

Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:54 WIB

error: Content is protected !!