BEM Unpad Audiensi dengan Kementerian ATR/BPN, Bahas 12 Isu Reforma Agraria

- Redaktur

Rabu, 11 Desember 2024 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensj BEM Unpad dengan Kementerian ATR/BPN.

Audiensj BEM Unpad dengan Kementerian ATR/BPN.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Harison Mocodompis, menerima audiensi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Padjadjaran (Unpad) pada Senin (9/12/2024).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas 12 isu penting yang dirumuskan dalam Konferensi Mahasiswa Hukum Nasional 2024. Hasil diskusi tersebut dituangkan dalam jurnal bertajuk “Polemik Reforma Agraria Menyoal Penataan Aset dan Akses, Bank Tanah, serta Reformasi dan Regulasi.”

Harison Mocodompis mengapresiasi masukan yang disampaikan oleh BEM Unpad, terutama terkait reforma agraria yang dianggap sangat relevan dengan tantangan agraria saat ini.

Ia menyebut mahasiswa memiliki peran penting sebagai penyambung lidah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi yang mungkin sulit diungkapkan langsung oleh publik.

“Masyarakat mungkin tidak bisa menyampaikan secara langsung, maka dari itu kita sebagai mulut rakyat harus bisa menyuarakan hal-hal yang tidak terungkap dengan baik,” ujar Harison dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Senada dengan Harison, Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Masyarakat (Kabag PHAL) Kementerian ATR/BPN, Risdianto Prabowo Samodro, menyatakan bahwa hasil audiensi ini akan menjadi pijakan penting dalam perumusan kebijakan.

“Apa yang telah disampaikan oleh teman-teman BEM Unpad akan kami jadikan bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan lebih lanjut di Kementerian ATR/BPN,” jelasnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara mahasiswa dan pemerintah dalam menyelesaikan masalah reforma agraria.

Diskusi mencakup isu-isu strategis seperti penataan aset dan akses, pengelolaan Bank Tanah, serta perbaikan regulasi terkait.

Isu-isu Strategis Reforma Agraria

Ke-12 isu yang menjadi fokus dalam jurnal BEM Unpad mencakup:

1. Pemerataan akses atas tanah adat masyarakat.

2. Pemerataan aset dan akses bagi petani.

Baca Juga :  MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

3. Penyusunan rencana penataan akses berdasarkan potensi wilayah.

4. Pelaksanaan percepatan reforma agraria melalui penataan aset.

5. Pengentasan kepemilikan tanah absentee dan kepemilikan tanah melebihi batas.

6. Perbaikan dan percepatan penyelesaian RUU Masyarakat Hukum Adat.

7. Penguatan perlindungan lahan pertanian dan pemberdayaan petani.

8. Rekomendasi kebijakan pemerataan dan penguatan akses.

9. Penguatan komunitas Masyarakat Hukum Adat.

10. Pengentasan kasus nomine agreement terkait kepemilikan tanah.

11. Pemberdayaan petani melalui distribusi pupuk dan penerapan smart farming.

12. Pembenahan Bank Tanah sebagai lembaga pelaksana pemerataan aset dan akses tanah.

Audiensi ini diharapkan mampu menjadi pendorong bagi terciptanya kebijakan yang lebih adil dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Pemerintah dan mahasiswa diharapkan terus menjalin komunikasi intensif untuk menyelesaikan persoalan agraria yang kompleks.

Berita Terkait

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat
Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026
Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis
Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat
KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana
Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh
Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya
Menteri Nusron Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Melalui KKN Tematik

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:36 WIB

Menteri Nusron Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Melalui KKN Tematik

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Berita Terbaru

error: Content is protected !!