Disnakan Ciamis Rancang Pengembangan Budidaya Ikan Lele dan Gurame untuk Penuhi Kebutuhan Pasar

- Redaktur

Senin, 17 Maret 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolam pembiakan ikan nila di Balai Benih Ikan (BBI) Sukamaju Ciamis.

Kolam pembiakan ikan nila di Balai Benih Ikan (BBI) Sukamaju Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis saat ini tengah merancang program pengembangan budidaya ikan lele dan gurame.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan dan memenuhi kebutuhan pasar lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor perikanan.

Kepala Bidang Pemanfaatan dan Pengendalian Sumber Daya Perikanan Disnakan Ciamis, drh. Yanti Herayani, melalui staf perikanannya, Hendra Gunawan, mengungkapkan bahwa pada tahun ini, telah dilakukan pengadaan induk ikan lele untuk pembenihan yang rencananya akan dikembangkan di Balai Benih Ikan (BBI).

“Kami masih dalam tahap awal untuk pengembangan budidaya ikan lele ini. Tahun ini, kami akan melihat terlebih dahulu berapa jumlah anakan yang bisa dihasilkan dari induk-induk tersebut. Setelah itu, kami akan menetapkan target produksi budidaya ikan lele,” ujar Hendra Gunawan, Senin (17/3/2025).

Baca Juga :  Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis

Hendra juga menambahkan bahwa pengadaan induk ikan gurame Soang juga telah dimulai, meski perhitungan target produksi masih belum dilakukan. Untuk saat ini, Disnakan Ciamis memiliki tiga lokasi BBI yang diusahakan untuk pengembangan ikan nila, gurame, dan lele.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan bibit ikan di Kabupaten Ciamis, Disnakan pada tahun ini memproduksi lebih dari 5 juta larva ikan nila. Produksi ini bertujuan untuk mencukupi permintaan ikan nila dari masyarakat setempat.

“Produksi larva ikan nila ini diharapkan dapat meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan dari masyarakat,” tambah Hendra. Ia juga memperkirakan bahwa produksi ikan nila pada tahun ini diperkirakan tidak akan melebihi 11.000 ton.

Kelompok budidaya ikan nila di Ciamis sudah mulai menerapkan teknologi budidaya modern, seperti penggunaan kincir air dan sistem bioflok. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi ikan nila secara signifikan.

Baca Juga :  Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim

Sebagai langkah untuk mendukung peningkatan produksi, Disnakan Ciamis telah menyerahkan bantuan berupa 5 unit kincir air kepada kelompok budidaya ikan nila di Kampung Nila. Harapannya, bantuan ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ikan nila di wilayah tersebut.

Dari 5 juta larva ikan nila yang diproduksi, sekitar 30 persen di antaranya akan dijual, dan hasil penjualannya akan disetorkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara itu, 70 persen sisanya akan disalurkan sebagai hibah kepada masyarakat atau kelompok budidaya ikan.

Dengan adanya pengembangan budidaya ikan lele dan gurame, serta peningkatan produksi ikan nila, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kabupaten Ciamis dan memperkuat sektor perikanan di daerah tersebut. (TONY)

Berita Terkait

Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja
Anwar Solahudin Dorong BAZNAS Ciamis Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Zakat
Ijang Faisal Sebut BAZNAS Ciamis Masuk Kategori Terbaik di Jawa Barat
Usai Dilantik, Lili Miftah Siapkan Strategi Baru Pengelolaan Zakat di Ciamis

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:56 WIB

Ikut Gerakan “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy Tekankan Kolaborasi Jaga Kelestarian Sungai

Senin, 29 Juni 2026 - 19:29 WIB

Ingin Pisahkan Sebagian Tanah? Berikut Ketentuan, Dokumen, dan Estimasi Biayanya

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:27 WIB

ATR/BPN Dukung Pengembangan Bandara Nasional dengan Integrasi Data Spasial dan Percepatan Perizinan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:14 WIB

Kementerian ATR/BPN: Kepastian Hak Tanah Ditentukan oleh Batas Bidang, Bukan Sekadar Luas

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:56 WIB

Wamen Ossy: Sertipikasi Aset Pemprov DKI Jakarta Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Pertanahan

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:47 WIB

Kementerian ATR/BPN Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov DKI Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:52 WIB

Nusron Wahid Dorong Percepatan Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah untuk Jaga Ketahanan Pangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:42 WIB

Awalnya Ragu Urus Tanah, Pensiunan PNS Ini Akui Layanan BPN Kini Lebih Mudah dan Transparan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!