DP2KBP3A Catat Ribuan Angka Keluarga Berisiko Stunting di Ciamis, Ini Upaya Untuk Menurunkannya

- Redaktur

Senin, 4 September 2023 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Ciamis, Dr. Dian Budiana, M.Si.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Ciamis, Dr. Dian Budiana, M.Si.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) mencatat angka keluarga berisiko stunting di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Keluarga yang berisiko stunting tersebut tersebar di 27 Kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis,” ujar Kepala DP2KBP3A Kabupaten Ciamis, Dr. Dian Budiana, M.Si, Senin (4/9/2023).

“Jumlah keluarga yang berisiko tersebut sebanyak 33.736,” ungkap Dian.

Menurut Dian, DP2KBP3A Ciamis juga mencatat angka berisiko dari kalangan balita dengan jumlah 68.330.

Kemudian risiko stunting dari balita pendek sebanyak 1.872 dan balita sangat pendek sebanyak 462.

Baca Juga :  BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi

Dian menjelaskan, data yang dipaparkan diatas tersebut berasal dari data sasaran yang dilaporkan melalui SIGA hasil verval tahun 2022.

Sementara data saran yang dilaporkan melalui Aplikasi Elektronik Siap Nikah & Siap Hamil (Elsimil) periode Juli-Agustus 2023 sebagai berikut :

1. Calon Pengantin sebanyak 1.327
2. Pasangan usia subur sebanyak 421
3. Ibu hamil sebanyak 5.499
4. Pasca persalinan sebanyak 2.958
5. Balita dua tahun sebanyak 3.234
5. Jumlah Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebanyak 948
6. Jumlah anggota TPK sebanyak 2.867

Upaya DP2KBP3A Ciamis Menurunkan Angka Stunting.

Baca Juga :  KKRA Ciamis Perkuat Kompetensi Guru RA Hadapi Implementasi Kurikulum Baru

Salah Satu Upaya DP2KBP3A Ciamis Menurunkan Angka Stunting melalui Program Percepatan Penurunan Angka Stunting Bagi Kader BKB Pengasuh 1000 Hari Pertama Kehidupan.

Ia mengaku bahwa pihaknya terus berupaya menekan angka stunting di Kabupaten Ciamis.

Salah satu inovasi DP2KBP3A Ciamis melalui pelaksanaan program Gerabah atau Gerakan Bersama Cegah Stunting Masyarakat Ciamis (Manis).

Menurutnya, dalam upaya menangani permasalahan stunting, perlu adanya upaya preventif yang harus dimaksimalkan.

“Salah satunya dengan memberikan edukasi pra nikah kepada para calon pengantin yang akan berkeluarga,” ucap dia. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja
Anwar Solahudin Dorong BAZNAS Ciamis Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Zakat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:07 WIB

PJS Mantapkan Langkah Menuju Organisasi Konstituen Dewan Pers

Senin, 6 Juli 2026 - 20:29 WIB

Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Ambil Alih Lahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!