DPRKPLH Ciamis Beri Edukasi Tentang Pemanfaatan Sampah Organik di Event Ciamis Creative Festival

- Redaktur

Kamis, 1 Juni 2023 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengelola Bank Sampah Induk Ciamis, Sri Devi tengah menunjukan Eco Enzym.

Pengelola Bank Sampah Induk Ciamis, Sri Devi tengah menunjukan Eco Enzym.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Untuk memberikan edukasi pada masyarakat bahwa sampah dapat diolah, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis pamerkan sejumlah produk inovasi dari sampah organik.

Produk inovasi dari sampah tersebut mereka pamerkan di event Ciamis Creative Festival (CCF) 2023 yang berlangsung di Islamic Center Ciamis.

Sekretaris DPRKPLH melalui Pengelola Bank Sampah Induk Ciamis, Sri Devi mengatakan, produk dari sampah yang dipamerkan di stand DPRKPLH tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi pada masyarakat,” ujarnya, Rabu (31/5/2023).

“Kita berikan edukasi pada masyarakat bahwa sampah organik maupun anorganik dapat kita manfaatkan menjadi nilai ekonomis,” ungkapnya.

Menurutnya, tumpukan sampah organik bisa menjadi salah satu solusi budidaya maggot atau larva lalat tentara hitam (black soldier fly/ BSF).

“Maggot tersebut nantinya dapat dijadikan sebagai pakan alternatif untuk hewan ternak seperti unggas, ikan dan lainnya.

Baca Juga :  MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

Selain dapat menjadi solusi budidaya maggot, sampah organik juga bisa diolah menjadi Eco Enzyme.

“Eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi sampah organik seperti buah dan sayuran,” kata Sri.

Sri mengatakan, fermentasi limbah organik dapur tersebut mempunyai banyak manfaat untuk alam dan manusia.

“Fermentasinya memang cukup lama yakni 3 bulan, kemudian untuk membuat eco enzyme tersebut buah dan sayurannya tidak boleh busuk maupun berulat.

Lalu buah dan sayur yang akan di fermentasi menjadi eco enzym itu harus di campur dengan gula merah secukupnya.

Sri menjelaskan, eco enzym sangat banyak manfaatnya, yakni dapat digunakan untuk mencuci piring dan membersihkan kerak yang membandel.

Selanjutnya dari sisi kesehatan, eco enzym dapat digunakan untuk merawat luka bakar dan luka akibat diabetes serta dapat merawat kesehatan kulit lainnya.

Baca Juga :  Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Sri mengingatkan bahwa eco enzym tidak disarankan untuk diminum, namun jika sebatas berkumur-kumur untuk menghilangkan bau mulut atau mengatasi sakit gigi dan gusi itu diperbolehkan.

Selain dapat di gunakan untuk keperluan yang telah di sebutkan diatas, eco enzym juga dapat menjadi solusi pengganti pupuk kimia.

“Iya eco enzym dapat dijadikan sebagai pupuk organik cair, dan itu sangat baik untuk merangsang pertumbuhan tanaman.

Untuk dosis pemakaiannya yakni 1 liter eco enzym dicampur dengan air 1.000 liter. Lalu dapat digunakan untuk menjadi pupuk cair.

Sri menuturkan, eco enzym tersedia di Bank Sampah Ciamis, jadi bagi siapa saja yang membutuhkan bisa datang ke Bank Sampah Ciamis.

“Kemudian jika masyarakat yang ingin mengetahui cara pembuatannya, pengelola Bank Sampah Ciamis akan memberikannya edukasi. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!