DPUPRP Ciamis Bangun Infrastruktur SPAM dan Sanitasi di 32 Desa Stunting, Ini Manfaatnya

- Redaktur

Selasa, 12 Desember 2023 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan TPS3R di Desa Ciparigi, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis.

Pembangunan TPS3R di Desa Ciparigi, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Sebanyak 32 desa yang berstatus stunting di Kabupaten Ciamis mendapatkan bantuan penyediaan air minum dan sanitasi dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Bidang Keciptakaryaan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2023 dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 20,3 miliar.

Kepala Bidang Keciptakaryaan DPUPRP Ciamis, Hikmat Talkanda mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting di Kabupaten Ciamis,” ujarnya kepada Asajabar.com, Selasa (12/12/2023).

“Kami berharap dengan adanya program SPAM dan sanitasi ini, masyarakat dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidupnya.

Menurut Hikmat, kegiatan SPAM meliputi pembangunan 15 paket pekerjaan yang tersebar di 15 desa, dengan masing-masing desa mendapatkan 100 sambungan rumah (SR).

Baca Juga :  Pentas PAI SD Ciamis Jadi Barometer Keberhasilan Pendidikan Agama

Jumlah total SR yang terpasang di Kabupaten Ciamis mencapai 1.500 unit dengan anggaran Rp 13 miliar,” kata dia.

Sementara itu, kegiatan sanitasi meliputi pembangunan 17 paket pekerjaan yang tersebar di 17 desa, dengan masing-masing desa mendapatkan 50 SR berupa septic tank.

Jumlah total SR berupa septic tank yang terpasang di Kabupaten Ciamis mencapai 850 unit.

Selain itu, juga dibangun satu bangunan tempat pengelolaan sampah reuse reduce recycle (TPS3R) di Desa Ciparigi, Kecamatan Sukadana, serta pengadaan satu unit truk tinja dengan anggaran sebesar Rp 7,3 miliar.

Baca Juga :  MTsN 1 Ciamis Gelar KOSS+, Ratusan Siswa SD/MI Ikuti Ajang Kompetisi

Hikmat menambahkan, bahwa kegiatan sanitasi ini dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang dibentuk oleh pemerintah desa.

Hal ini dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat setempat dan membuka lapangan kerja bagi mereka.

“Kami berharap infrastruktur yang terbangun dapat dikelola dengan baik oleh kelompok pengelola yang telah kami bina.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan air minum dan sanitasi secara bijak.

“Mudah-mudahan tahun 2024 Kabupaten Ciamis mendapatkan kepercayaan lagi untuk mengelola kegiatan yang sama agar target penanganan stunting yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dapat tercapai sesuai yang direncanakan,” tuturnya. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026
Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga
PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat
Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat
Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat
Bapenda Kota Tasikmalaya Targetkan Pajak Daerah Rp235,4 Miliar pada 2026
Jelang Iduladha, Edukasi Kurban ASUH Digencarkan di Ciamis

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 22:19 WIB

Masyarakat Diminta Pahami Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 18 Mei 2026 - 21:58 WIB

KAN Sitapa Nilai Sertipikat Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Aset Nagari

Senin, 18 Mei 2026 - 21:48 WIB

Rakor ATR/BPN dan Kepala Daerah Kalsel Bahas LP2B hingga Legalitas Sawit

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:25 WIB

Pemda se-Sulut Dilibatkan dalam Program Pencegahan Korupsi dan Penguatan Tata Kelola Pertanahan

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:55 WIB

Inovasi LARIS MANIS Permudah Layanan Pertanahan di Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:38 WIB

Aceh Jadi Provinsi Pertama Terapkan Integrasi Data Spasial dengan ATR/BPN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:19 WIB

Sulawesi Utara Jadi Pilot Project Penguatan Pelayanan Pertanahan dan Pencegahan Korupsi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:08 WIB

Wamen Ossy Dorong Reformasi Struktur Kantah agar Lebih Adaptif terhadap Dinamika Wilayah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!