Kalahkan Persaingan di Tingkat Provinsi, Dua Siswa Ciamis Melaju ke OMI Nasional 2026

- Redaktur

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Penmad Kemenag Ciamis, H. Jajang Jamaludin.

Kasi Penmad Kemenag Ciamis, H. Jajang Jamaludin.

BERITA CIAMIS, ASAJABAR – Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi di bidang pendidikan madrasah. Dua siswa asal Ciamis berhasil meraih juara pertama dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Jawa Barat dan berhak mewakili Jawa Barat pada kompetisi tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 November 2026.

Kedua siswa tersebut adalah Muhammad Faqih Abdussyukur, murid MAN 1 Ciamis, yang meraih Juara 1 bidang Ekonomi jenjang MA/SMA, serta Narashya Elshanum Almahyra, murid MIS Andalan Cijantung, yang meraih Juara 1 bidang Matematika jenjang MI/SD.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Ciamis sekaligus menunjukkan kemampuan peserta didik madrasah dalam bersaing di bidang akademik pada tingkat provinsi.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis sekaligus Ketua Komite OMI Kabupaten Ciamis, Jajang Jamaludin, menyampaikan apresiasi atas capaian kedua siswa tersebut.

Menurut Jajang, Kabupaten Ciamis secara konsisten mengirimkan peserta didik untuk berkompetisi di tingkat nasional. Namun, tahun ini menjadi pencapaian tersendiri karena Ciamis berhasil meloloskan dua siswa dari jenjang pendidikan yang berbeda.

“Alhamdulillah, tradisi keikutsertaan Kabupaten Ciamis dalam OMI tingkat nasional terus terjaga. Tahun ini, Ciamis mengirimkan dua siswa terbaiknya untuk mewakili Jawa Barat di tingkat nasional,” ujar Jajang.

Ia menjelaskan, pengumuman peserta yang lolos ke tingkat nasional dirilis pada 10 Oktober 2026 melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Persaingan Ketat, Madrasah dan Sekolah Memiliki Peluang yang Sama

Jajang menilai, pelaksanaan OMI memberikan kesempatan bagi peserta didik dari madrasah maupun sekolah di bawah naungan dinas pendidikan untuk menunjukkan kemampuan akademiknya.

Berdasarkan hasil yang diterima dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, sebanyak 17 peserta didik akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional. Dari jumlah tersebut, enam peserta berasal dari madrasah, sedangkan 11 lainnya berasal dari sekolah.

Menurutnya, komposisi tersebut menunjukkan bahwa OMI menjadi ajang kompetisi yang terbuka bagi seluruh peserta didik, baik yang menempuh pendidikan di madrasah maupun sekolah umum.

Meski demikian, Ciamis belum berhasil meloloskan peserta didik dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) ke tingkat nasional pada tahun ini.

Baca Juga :  Ketua MUI Ciamis Pimpin Salat Istisqa, Ajak Masyarakat Berdoa Memohon Hujan

Jajang menyebut ketatnya persaingan menjadi salah satu hal yang perlu dievaluasi. Ke depan, pihaknya akan mendorong pemerataan pembinaan di seluruh madrasah agar semakin banyak peserta didik Ciamis yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

“Kami akan mengevaluasi langkah-langkah pembinaan yang telah dilakukan. Metode pembinaan yang diterapkan di MAN 1 Ciamis dan MIS Andalan Cijantung diharapkan dapat dibagikan kepada madrasah lainnya,” katanya.

Pembinaan Intensif Selama Satu Bulan

Untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional, Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Ciamis telah berkoordinasi dengan kepala madrasah dan guru pembimbing kedua siswa tersebut.

Pembinaan intensif direncanakan berlangsung selama satu bulan dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk lebih memusatkan perhatian pada persiapan kompetisi.

Selama masa persiapan, kedua siswa mendapatkan dispensasi dari pembelajaran reguler agar dapat mengikuti program pendalaman materi sesuai bidang lomba masing-masing.

Jajang menegaskan, proses pembinaan perlu dilakukan secara optimal dengan tetap memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan peserta didik.

“Kami menginstruksikan pihak madrasah dan guru pembimbing untuk meningkatkan intensitas pembinaan, tetapi kesehatan dan kondisi fisik peserta didik juga harus tetap diperhatikan. Kami berharap mereka dapat mengikuti kompetisi nasional dengan kondisi yang prima,” ujarnya.

Selain pembinaan, Kemenag Ciamis juga berencana memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta didik yang telah mengharumkan nama madrasah dan Kabupaten Ciamis.

Matematika dan Ekonomi Menjadi Bidang Unggulan

Jajang mengungkapkan, Matematika pada jenjang MI serta Ekonomi dan Geografi pada jenjang MA merupakan bidang yang selama ini berpotensi menjadi andalan peserta didik Kabupaten Ciamis dalam kompetisi OMI.

Keberhasilan Narashya Elshanum Almahyra di bidang Matematika dan Muhammad Faqih Abdussyukur di bidang Ekonomi diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan akademik.

Menurut Jajang, pengalaman madrasah dalam membina peserta didik berprestasi dapat menjadi bahan pembelajaran untuk mengembangkan pola pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

Ia berharap, keberhasilan kedua siswa tersebut dapat menjadi pemicu bagi madrasah lainnya untuk mengoptimalkan potensi peserta didik sesuai dengan bidang keunggulan masing-masing.

Baca Juga :  RA Generasi Rabbani Ciamis Edukasi Orang Tua soal Pola Asuh

Optimistis Raih Hasil Terbaik di Tingkat Nasional

Jajang menyampaikan optimismenya terhadap peluang kedua siswa tersebut untuk meraih prestasi di tingkat nasional. Ia menilai motivasi peserta didik, dukungan guru pembimbing, serta persiapan yang terarah menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan.

Ia juga menuturkan bahwa MIS Andalan Cijantung sebelumnya mendapat undangan khusus saat pembukaan OMI setelah menunjukkan hasil terbaik pada tahapan seleksi dari tingkat kabupaten menuju tingkat provinsi. Hal tersebut diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi peserta didik dan tenaga pendidik dalam mempersiapkan kompetisi berikutnya.

Di sisi lain, Jajang menilai keberhasilan dalam ajang OMI dapat memberikan dampak positif terhadap kepercayaan masyarakat kepada lembaga pendidikan madrasah.

Prestasi akademik yang diraih peserta didik dinilai mampu meningkatkan antusiasme orang tua untuk menyekolahkan anaknya di madrasah sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap madrasah sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi berprestasi.

Kemenag Dorong Pengembangan Potensi di Setiap Madrasah

Lebih lanjut, Jajang menegaskan bahwa Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Ciamis berkomitmen mendorong setiap madrasah untuk mengembangkan potensi peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Menurutnya, setiap madrasah memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda. Karena itu, kepala madrasah, guru, dan pengawas madrasah diharapkan mampu mengidentifikasi serta mengembangkan potensi tersebut melalui pembinaan yang berkelanjutan.

“Kami meyakini setiap madrasah memiliki potensi masing-masing. Ada yang unggul di bidang akademik dan ada pula yang memiliki potensi di bidang nonakademik. Potensi tersebut harus terus didorong, didukung, dan dikembangkan agar menjadi keunggulan setiap madrasah,” ungkapnya.

Menutup keterangannya, Jajang menyampaikan ucapan selamat kepada kedua siswa yang akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional. Ia berharap kepala madrasah dan guru pembimbing dapat memberikan pendampingan terbaik agar para peserta mampu menunjukkan kemampuan maksimal.

“Atas nama pribadi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, saya mengucapkan selamat kepada para siswa yang akan mewakili Provinsi Jawa Barat di OMI tingkat nasional. Mudah-mudahan para kepala madrasah, guru pembimbing, dan peserta didik dapat memaksimalkan persiapan serta meraih hasil terbaik,” pungkasnya.

Berita Terkait

RA Generasi Rabbani Ciamis Edukasi Orang Tua soal Pola Asuh
33 Peserta Wakili Ciamis di OMI Tingkat Jawa Barat, Bidik Tiket ke Nasional
Membangun Ekosistem Tata Kelola Zakat yang Terintegrasi dan Berkelanjutan
10.000 Anak Ikuti Peragaan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Ciamis
SMAN 2 Ciamis Gelar Aksi Bersih-Bersih Peringati World Cleanup Day
Siswa Sekolah MAUNG Ciamis Banjir Prestasi, Sekolah Ungkap Tantangan Pengembangan Bakat dan Kompetisi
OMI 2026 Tingkat Kabupaten Ciamis Diikuti 1.263 Peserta, 11 Siswa Sekolah Umum Turut Berlomba
TAMADA 2026 UI Darussalam Diikuti 538 Mahasiswa, 157 di Antaranya Penerima Beasiswa dari Aceh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Data PUS Ciamis Capai 181.542 Pasangan, Angka Infertilitas Tak Bisa Dihitung Langsung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Disnakkan Ciamis Anggarkan Ratusan Juta untuk Obat, Jasmed hingga Penanganan Zoonosis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Kucing Mati Akibat Skabies Akut, Disnakkan Ciamis Ingatkan Bahaya Zoonosis pada Manusia

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemkot Tasikmalaya Sebut Kemiskinan Jadi Faktor Utama Tingginya Kasus Stunting

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:34 WIB

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Pendaftaran JKN bagi Relawan SPPG Kota Tasikmalaya

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:57 WIB

DKP3 Kampanyekan Gerakan Minum Susu di MTsN 3 Kota Tasikmalaya

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:02 WIB

RSUD Ciamis Maksimalkan Layanan IGD dan Tim Medis Selama Libur Lebaran

Senin, 26 Januari 2026 - 14:24 WIB

Balita di Indramayu Dirawat Usai Alami Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi Paket MBG

Berita Terbaru

RA Generasi Rabbani Ciamis Gelar Seminar Parenting.

Pendidikan

RA Generasi Rabbani Ciamis Edukasi Orang Tua soal Pola Asuh

Sabtu, 10 Okt 2026 - 17:13 WIB

error: Content is protected !!