Kemenag Apresiasi Kehadiran Puswada Sebagai Nadzir Wakaf Uang di Ciamis

- Redaktur

Rabu, 18 Juni 2025 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Puswada di Ponpes Darussalam Ciamis.

Peluncuran Puswada di Ponpes Darussalam Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis memberikan apresiasi atas peluncuran Pusat Wakaf Shadrul Mal Darussalam (Puswada), lembaga nadzir wakaf uang pertama di Ciamis.

Grand launching Puswada dilaksanakan di Gedung Nadhwatul Ummah, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Selasa (17/6/2025).

Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PJW) Kemenag Ciamis, H. Wahidin, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Ciamis, mengungkapkan kebanggaannya atas terbentuknya lembaga resmi nadzir wakaf uang di daerah tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi terbentuknya Puswada ini karena bisa menjadi sarana resmi penyaluran wakaf uang dari masyarakat. Ke depan, Puswada dapat menjadi solusi dalam menghimpun dan menyalurkan wakaf uang secara profesional,” ujar Wahidin.

Ia menegaskan bahwa baik Kemenag maupun BWI berperan sebagai pengawas terhadap lembaga nadzir wakaf uang. Setiap kegiatan Puswada, menurutnya, wajib diaudit dan dilaporkan secara berkala kepada BWI.

Baca Juga :  Guru PAI Harus Menjadi Ajengan di Sekolah di Tengah Gempuran Era Digital

“Karena BWI tidak dapat langsung menerima dana wakaf uang, maka harus ada lembaga nadzir resmi. Untuk saat ini, Puswada Darussalam menjadi yang pertama dan satu-satunya di Ciamis,” jelasnya.

Wahidin juga menjelaskan bahwa untuk dapat menjadi lembaga nadzir wakaf uang, harus ada minimal dua orang yang telah memiliki sertifikat nadzir wakaf uang dari otoritas berwenang. Saat ini, Pondok Pesantren Darussalam telah memiliki tiga orang bersertifikat, sehingga memenuhi persyaratan.

Lebih lanjut, Wahidin berharap Puswada dapat memfasilitasi masyarakat yang ingin menyalurkan wakaf dalam bentuk uang, tidak hanya melalui Baznas tetapi juga melalui jalur wakaf.

Ia mencontohkan, saat ini fokus wakaf di Darussalam diarahkan untuk pembangunan masjid. Ke depan, akan dikembangkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat serta pembangunan pendidikan seperti sekolah.

Baca Juga :  Pelepasan Kelas IX SMPN 8 Ciamis Berlangsung Haru, Simbol Payung Jadi Sorotan

Sistem penyaluran dana wakaf uang diatur melalui skema syariah yang aman. Dana wakaf uang yang dikumpulkan tidak langsung dikelola oleh lembaga, tetapi disimpan di Bank Syariah Indonesia (BSI). Selanjutnya, dana tersebut akan dialokasikan untuk kepentingan umat sesuai rencana program Puswada.

“Wakaf uang itu titipan. Dana tetap disimpan di bank syariah, bukan dikelola langsung oleh nadzir. Dari situ nanti dialokasikan untuk pembangunan, pemberdayaan, dan kemaslahatan masyarakat,” pungkas Wahidin.

Dengan berdirinya Puswada, Kabupaten Ciamis kini memiliki lembaga wakaf uang yang legal dan sesuai regulasi, di bawah pengawasan langsung BWI dan Kemenag.

Langkah ini diharapkan menjadi awal kemajuan dalam pengelolaan wakaf produktif di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen
BAZNAS Ciamis Kenalkan Layanan Infaq Bebas Pilih Program di JAZIRAH Ciamis Creative Expo 2026
Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat
Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter KJT 4 Alami Keterlambatan, Keluarga Menunggu Hingga Malam
Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:31 WIB

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:13 WIB

Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:20 WIB

130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:09 WIB

Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:41 WIB

ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:31 WIB

ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:05 WIB

Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!