Berita Kota Tasik, Asajabar.com – TAZA Tours & Travel yang berlokasi di Ruko Perum Bumi Parahyangan No. 14, Jalan Letjen Mashudi, Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, terus mengedepankan kualitas pelayanan dan pendampingan jemaah dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.
Divisi Operasional TAZA Tours & Travel, Aden, mengatakan pihaknya dapat memberangkatkan jemaah umrah hingga beberapa kali dalam satu bulan. Dalam satu keberangkatan, jumlah jemaah rata-rata mencapai satu bus atau sekitar 45 orang.
Menurut Aden, TAZA Tours & Travel memiliki pusat operasional di Tasikmalaya dan telah melayani perjalanan ibadah umrah serta haji khusus selama sekitar 11 tahun.
“Sehingga dari berangkat sampai pulang, full semua kita yang urus,” kata Aden dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, salah satu program yang banyak diminati jemaah adalah Paket Bahagia. Program tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat, namun tetap mengutamakan kenyamanan selama menjalankan ibadah.
Harga Paket Umroh Bahagia disebut berada di kisaran Rp27,9 juta. Paket tersebut mencakup sejumlah kebutuhan perjalanan, mulai dari tiket pesawat kelas ekonomi, visa, hotel, konsumsi, transportasi, hingga penginapan satu malam di Jakarta sebelum keberangkatan menuju Arab Saudi.
Penginapan di Jakarta disiapkan karena perjalanan dari Tasikmalaya menuju Jakarta memiliki waktu tempuh yang tidak selalu dapat dipastikan akibat kondisi lalu lintas.
“Transportasi dari sejak di Tasikmalaya pulang-pergi itu semua sudah di-cover,” ujar Aden.
Evaluasi Pelayanan dan Antisipasi Kendala
Untuk menjaga kualitas pelayanan, TAZA melakukan evaluasi melalui kuesioner yang diberikan kepada jemaah. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dalam pelayanan.
Aden mengatakan, koordinasi antara tim juga menjadi bagian penting dalam memastikan setiap persoalan yang muncul dapat segera ditangani.
Menurut dia, pihaknya telah memiliki rekanan untuk mendukung kebutuhan jemaah, baik dalam pengurusan akomodasi maupun pelayanan di Arab Saudi. TAZA juga menyiapkan sejumlah vendor penerbangan untuk menunjang pelayanan kepada jemaah.
Dalam menghadapi kemungkinan perubahan jadwal penerbangan atau kendala perjalanan, Aden menyebut pihaknya melakukan penyesuaian sesuai kondisi di lapangan.
Ia mencontohkan ketika terjadi penundaan penerbangan akibat erupsi, pihaknya melakukan pembelian tiket baru agar perjalanan jemaah tetap dapat dilanjutkan.
Sementara untuk kebutuhan kesehatan, jemaah disebut telah mendapatkan perlindungan asuransi selama perjalanan di Indonesia maupun Arab Saudi. TAZA juga memiliki tim yang dapat membantu ketika jemaah mengalami gangguan kesehatan.
Untuk keberangkatan dalam jumlah besar, terutama lebih dari 100 jemaah, perusahaan menyiapkan tim medis. Sementara untuk perjalanan haji khusus, TAZA menyediakan dokter khusus bagi jemaah.
Berangkatkan Ribuan Jemaah Setiap Tahun
Selama beroperasi, TAZA Tours & Travel mengklaim telah memberangkatkan sekitar 1.500 jemaah dalam satu tahun. Jemaah tersebut tidak hanya berasal dari Tasikmalaya, tetapi juga dari sejumlah daerah lain seperti Ciamis, Garut, Cianjur, Lampung hingga Lombok.
Aden mengatakan, persiapan jemaah sebelum keberangkatan dilakukan melalui kegiatan manasik dan briefing. Manasik dilaksanakan dua kali di Indonesia, sementara pemantapan dan briefing terus dilakukan menjelang setiap kegiatan selama berada di Tanah Suci.
Pendampingan juga diberikan kepada jemaah lanjut usia maupun jemaah yang membutuhkan bantuan khusus, termasuk pengguna kursi roda.
“Kita biasanya komunikasi di awal ketika jemaah itu memang pakai kursi roda atau apa, pelayanan khusus pasti kita sudah include-in,” katanya.
Untuk mengantisipasi jemaah terpisah dari rombongan, setiap jemaah dibekali identitas seperti syal, kartu identitas dan tas yang mencantumkan identitas kelompok.
Menurut Aden, penggunaan identitas tersebut membantu tim melakukan pelacakan apabila terdapat jemaah yang terpisah dari rombongan.
Direktur Imbau Masyarakat Cermat Memilih Travel
Direktur TAZA Tours & Travel, H. Parid, mengimbau masyarakat agar tidak hanya mempertimbangkan harga ketika memilih perusahaan perjalanan ibadah umrah.
Menurutnya, dua hal penting yang perlu diperhatikan calon jemaah adalah legalitas perusahaan dan rekam jejak atau track record.
“Masyarakat harus lebih cerdas dalam memilih travel, dalam memilih perusahaan atau pelayanan jasa yang bergerak di bidang haji umrah,” ujar H. Parid.
Ia mengatakan, selama sekitar 11 tahun beroperasi, TAZA telah memberangkatkan sekitar 20.000 jemaah.
H. Parid menambahkan, pihaknya berupaya agar jemaah dapat berkonsentrasi menjalankan ibadah tanpa terbebani urusan teknis selama berada di Tanah Suci.
Mulai dari pengelolaan koper, kunci kamar, kebutuhan kesehatan hingga kebutuhan pokok selama perjalanan, menurutnya, ditangani oleh tim pendamping.
“Sehingga fokusnya adalah jemaah bagaimana fokus selama di Tanah Suci, di Haramain, fokus ziarah ke Rasul, fokus umrah, fokus ibadah,” katanya.
Ia juga mengatakan bahwa hubungan antara TAZA dan jemaah tidak berhenti setelah perjalanan umrah selesai. Para jemaah yang pernah berangkat bersama disebut tetap menjalin komunikasi dan silaturahmi melalui grup alumni.
Jangan Tergiur Harga Murah
H. Parid mengingatkan calon jemaah agar berhati-hati terhadap penawaran paket umrah dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga pada umumnya.
Menurutnya, masyarakat perlu memastikan terlebih dahulu komponen apa saja yang termasuk dalam paket yang ditawarkan. Sebab, harga awal yang murah belum tentu mencakup seluruh kebutuhan selama perjalanan.
Pihak TAZA menyebut harga Paket Bahagia sebesar Rp27,9 juta telah mencakup berbagai kebutuhan perjalanan, sementara pengeluaran di luar paket hanya untuk kebutuhan pribadi jemaah, seperti belanja.
H. Parid juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa legalitas dan rekam jejak penyelenggara sebelum melakukan pembayaran.
“Jadi jangan tergiur harga murah,” ujarnya.
Ia menilai, pengalaman langsung dari jemaah yang pernah menggunakan layanan sebuah travel juga dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi calon jemaah.
“Kalau mau umrah ya dengarkan dari apa yang sudah melakukan. Itu insyaallah lebih valid,” katanya.
Dengan pengalaman operasional selama lebih dari satu dekade, TAZA Tours & Travel menyatakan akan terus mengutamakan pelayanan dan pendampingan agar jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah umrah dengan aman, nyaman dan tertib hingga kembali ke Tanah Air.













